In Memoriam Of Micu (II).. :'(

Hmmm, sepertinya saya punya piaraan kog berakhir dengan sad ending terus gini ya? oke deh, saya ceritain dulu the happy part-nya deh.. Biar ada ‘sejarah’nya yang baik-baik gitu..

Baby Hamster

Baby Micu (tapi ini bukan yang Jenis Syria, ga tau jenis apa tapi kata yang jual sih ini jenis Tiger)

Beberapa bulan terakhir ini saya piara hamster (baca : Memorian Of Micu part I).. Setelah beberapa hamster ilang (eh, nggak dink.. cuman dua kog.. ^^v) akhirnya hamster saya pun beranak.. :D

Dua jenis hamster saya sama-sama beranak 6 ekor dalam tenggat waktu yang tidak jauh berbeda.. Nah, seterusnya di sini saya akan cerita yang jenis Syria..

Dia beranak 6.. Tapi yang tersisa hanya 3, karena dimakan emaknya.. Huhuhu.. Ini karena di kandangnya ada rumah-rumahan & dia ngumpetin anaknya di situ jadi tidak terpantau.. :(

Oke, 3 yang tersisa tumbuh dengan baik sampai berbulu.. Emaknya warna hitam-putih, Bapaknya warna Coklat-Putih, saya bertanya-tanya penasaran kira-kira warna anaknya nanti bakalan apa aja ya?? Ternyata 2 hitam-putih seperti emaknya dan satu lagi coklat-putih kayak bapaknya.. Gak pariatip banget ya.. -_-”

Baby Micu Coklat, tidur di tanganku.. :)

Nah, berhubung Bapaknya (yang coklat-putih) hilang, maka otomatis saya mengistimewakan si anak yang coklat-putih tadi karena warnanya beda siy.. Micu coklat ini punya hobi yang unik, yaitu gigit-gigit resleting bantal.. Hihihihi.. Kadang-kadang sampai pantatnya monyol-monyol(?) gitu pas gigit-gigit, lucu banget pokoknya..

Saya suka gemes dengan Micu coklat ini, jadi dia sering saya pegang-pegang & saya poto-poto.. Matanya lentik.. Cantik pokoknya (awalnya saya kira betina, tapi ternyata jantan).. Lihat aja tu, banyak banget foto dia. Tapi mungkin inilah awal dari sakitnya Micu.. :(

Micu coklat & Micu item-putih tidur..

Nah, suatu saat saya akan berangkat ke kampus.. Saya ‘berpamitan’ pada si Micu coklat & saya pegang dia.. Tiba-tiba saya mendengar sesuatu yang tidak biasa, nafasnya rada berat & seperti bersin-bersin juga..

Kamu kenapa Cu?? Duh… :(

Sampai-sampai rencana keberangkatan saya ke kampus tertunda.. Saya bingung & tidak tau harus diapain, karena ini pertama kalinya ada kejadian Micu seperti ini.. Kata Ibu “dia flu mungkin?” tapi saya pikir masa’ iya sih bisa flu? Dilanjutkan dengan percakapan “Dikasi obat flu ya?” kata Ibu, yang saya jawab “jangaaaaan, nanti kalo malah mati gimanaaa??”..

icu Coklat dan saudara-saudaranya..

Karena tidak tau kenapa dan harus ngapain, maka saya lepas Micu di kamar dan dia langsung ke sudut ruang di belakang meja belajar.. Saya lihat dia seperti merasa comfort di situ jadi saya tinggal ke kampus.. Waktu itu saya ingat, hari Senin..

Malamnya, dia tidur di kamar saya, masih di tempat yang sama di pojok ruangan.. Saya beri tissue yang banyak supaya tidak kedinginan.. Dan sepertinya dia senang.. Tapi ternyata, dia bersin-bersin semakin parah, saya sampai terbangun saat tidur malam itu, gak tega rasanya dengerin dia seperti itu.. :'(

Besoknya, dia diberi minum obat flu oleh Ibu.. Tiga kali sehari, dengan dosis yang dikira-kira sendiri.. Tapi sampai malam tidak ada perubahan.. Kemudian Ibu mengingatkan saya “coba kamu cari di internet, sebenernya dia kenapa”..

Oh iya! Kenapa gak kepikiran ya?? Bodoh banget aku…

Micu Coklat dan saudara-saudara (tampak atas)

Akhirnya saya cari di internet dan ternyata memang benar dia terkena flu.. Tanda-tandanya adalah : bersin-bersin, nafas berat, mata tertutup sebelah, hidung basah, dan suka menyendiri di sudut kandang.. Semuanya tepat! :'(

Kemudian saya cari penangannya.. Katanya disuruh memisahkan dengan hamster lain supaya tidak ketularan.. Lalu ditaruh di dekat lampu supaya hangat & diberi serbuk kayu & kuaci yang banyak.. Dengan begitu keadaannya akan membaik.. Oke! I’ll do it! Tapi dua hari tidak kunjung ada perubahan.. Saya kembali mencari alternatif penangannya di internet..

Salah satu sumber mengatakan agar diberi antibiotik “erythrocin”, bisa menyembuhkan flu yang parah.. Dan harus antibiotik itu karena hamster sensitif terhadap antibiotik, kalau bukan itu bisa-bisa nanti mati.. Tapi sayang sekali tidak disebutkan seberapa dosisnya juga apakah harus disertai obat flu atau jangan, sementara di kota saya, saya tidak tau apakah ada dokter hewan atau tidak.. :'(

Micu tidur lucu banget! :D

Akhirnya siang itu juga saya mencari obat tersebut di apotek dekat rumah.. Namun, ternyata tidak ada, adanya “erythromicin”.. Saya ragu.. Akhirnya saya coba cari di apotek lain, hingga tiga apotek besar dan semuanya sama..

Tapi ada setitik cerah di apotek terakhir, apotekernya bilang kalau di obat erythromicin itu isinya ya erythrocin.. Yasudah, akhirnya saya beli 5 kapsul..

Bingung dengan dosisnya, akhirnya saya putuskan satu kapsul untuk 1 hari alias 3 kali minum.. Cara meminumkannya adalah dengan disuapi paksa (^^v), menggunakan dot minumnya.. Berhubung satu hari terakhir Micu-Coklat tidak mau makan (sudah saya coba berbagai makanan mulai dari toge, oyong, kuaci), maka obat tersebut diminumkan bersama dengan susu dan madu..

Saya masih ingat, saya beli obat tersebut pada Sabtu malam.. Metode seperti itu berjalan 2 hari.. Dan tidak ada kemajuan.. Badannya menjadi kurus kering karena tidak mau makan.. Sedih banget ngeliatnya.. :'(

Tidur yang aneh..

Hingga pada hari ketiga, waktu itu saya sedang berada di kampus tiba-tiba dapat SMS dari Ibuk yang isinya kira-kira begini :

Alhamdulillahmicu dah mau makan toge n ceme (oyong, red). Ni baru megang ceme.

Betapa senangnya saya waktu itu, sampai-sampai SMS tersebut saya tunjukkan ke teman-teman sambil setengah teriak “Micu dah mau makan! Micu dah mau makan!”.. Mungkin dalam hati teman-teman saya bingung ‘kenapa sih ni anak?‘ hehehehe..

Tapi keadaan bahagia itu tidak berlangsung lama.. Hari Kamis malam, Micu Coklat kembali ‘melemah’.. Hanya tiduran saja.. Padahal sebelumnya begitu dilepas, dia akan lari kemana-mana (meskipun larinya tidak secepat Micu normal)..

Micu Coklat - dua hari awal sakit :'(

Hari itu, Ibu yang biasanya meminumkan obat (saya terus terang tidak tega melakukan pekerjaan itu, hanya melihat Ibu meminumkan obat padanya saja saya menangis.. Saya biasanya yang menyiapkan alat dan bahan, serta mencuci dot-nya setiap kali habis digunakan..) sudah tidak tega meminumkannya..

Tiap kali diberi obat, dia meronta-ronta & menampik dot dengan tangannya, tapi hari itu dia sudah ‘pasrah’, mungkin sudah tidak punya tenaga untuk melawan.. Ibu jadi tidak tega meminumkan obat, takut malah menyakiti & membuat dia menderita.. :'( :'(

Akhirnya, hari Jumat Ibu hanya memberi obat paginya.. Saya ingat pagi itu saya di SMS oleh Adik menanyakan keberadaan dot minum.. Waktu itu posisi saya sedang di kampus, teman saya pada hari sebelumnya ‘memesan’ Micu yang jenis satunya (karena induknya beranak lagi, jadi saya punya banyaaaak) jadi hari itu saya mengantar sepasang Micu jenis Tiger untuk teman saya itu..

Kondisi Micu Coklat ketika sakit.. :'(

Sedikit intermezo, sebenarnya awalnya saya hampir menangis waktu menyerahkan sepasang Micu itu (Micu jantan itu kesayangan Bapak & Adik, karena gendut sekali, hehe), di rumah waktu akan saya bawa sebelumnya saya minta keluarga untuk say goodbye dulu pada sepasang Micu itu.. Udah kayak bagian dari keluarga deh pokoknya..

Tapi waktu perjalanan pulang dari kampus, saya sudah ikhlas.. Dan entah kenapa, saya berkata pada diri saya sendiri saat itu “kamu bisa mengikhlaskan sepasang Micu Abu-abu itu, kamu juga harus bisa mengikhlaskan Micu coklat bila nanti memang sudah tidak bisa tertolong“..

Entah kenapa, rasanya seperti firasat.. Terlebih lagi mengingat kenyataan kondisi terakhir Micu Coklat yang sudah semakin parah.. Dan benar saja.. Ketika saya sampai di rumah (waktu itu Ashar), saya diberitahu Bapak jika Micu Coklat sudah mati, baru saja.. :'( :'(

You've Been So Much Nice for Me All Your Life.. :'(

Duh, sedih rasanya.. Dan saya pun langsung menangis, mengingat semua hal yang telah saya lalui bersamanya(?).. Bagaimana pun juga, dia adalah favorit saya.. Namun, semua ini pasti yang terbaik.. Jika terus di sini, dia pasti akan semakin menderita.. Kemarin (17/6) tepat seminggu kepergian Micu Coklat, dan hingga hari ini saya masih menangis jika melihat foto-fotonya.. Bisa Anda bayangkan betapa berat bagi saya menulis ini, untuk mengenangnya.. :'(

Selamat tinggal Micu Coklat.. Semoga kamu mendapat yang terbaik di sana.. You’ve shown me how it feels to have a favourite.. I love you very much.. :'( :'(

Advertisements

2 thoughts on “In Memoriam Of Micu (II).. :'(

  1. Pingback: Statistik Micu « Novsabatini's Blog

  2. Pingback: In Memoriam Of Uba.. « Novsabatini's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s