Mudik #3 : Semenanjung Buatan Pantai Boom..

Pagi Hari di Boom

Sebenarnya waktu perjalanan berangkat, hal ini sempat masih menjadi perdebatan antara saya dan Bapak saya, yaitu apakah tahun ini merupakan mudik pakai mobil pribadi untuk ketiga kalinya atau sudah keempat kalinya?? Hmmm, hehe rada gak penting sih ya.. Tapi berhubung saya adalah sopir-nya, Bapak manut saya ya.. ^0^

Tahun ini kami mudik H-1, yang juga merupakan hari ketiga dimulainya libur lebaran.. Keuntungan buat kami karena jalan relatif lancar, berhubung puncak arus mudik terjadi Hari Jumat-nya (hari pertama libur lebaran adalah hari Sabtu).. Tapi hal ini membuat saya sedikit deg-deg ser juga, karena jalanan lurus & sepi dihias dengan matahari cerah, pemandangan indah, dan angin berhembus lembut (?) menjadikan saya terlena alias liyer-liyer mengantuk,, apalagi malamnya kurang tidur gara-gara nonton GUMIHO (gubrak!) hehe maklum kalo udah ngumpul & menginap di rumah teman suka lupa daratan.. Namun saya tetap bertahan hingga akhir, karena saya sedang membawa dan bertanggung jawab pada nyawa orang-orang yang sangat saya cintai.. :’)

Awalnya kami berencana di Tuban hanya waktu Hari Raya yaitu tanggal 1 dan 2 syawal (tapi memang terlaksana dink).. Hanya, kegiatan yang sedianya ingin dilaksanakan (silaturahmi, red) sedikit berantakan.. Hal ini dikarenakan ke-BinekaTunggalIka-an kita yang sangat kental.. Saya dan saudara-saudara merayakan lebaran berbeda-beda (ada yang tanggal 30 Agustus, ada yang tanggal 31 Agustus)..

Saya sendiri waktu itu lebaran tanggal 30 Agustus (karena udah nawaitu dari rumah juga tanggal 30 lebaran, hehe) Pakde dan Om saya juga tanggal 30.. Sementara nenek saya dan salah satu Om saya tanggal 31 mengikuti pemerintah..

Jadilah, hari pertama itu belum begitu terasa lebarannya.. Hanya di rumah saja, karena masyarakat di Tuban sebagian besar baru merayakan lebaran esok hari, jadi kalo mau pergi-pergi rasanya gak enak sama yang masih puasa..

Wisata Boom Tuban

Nah keesokan harinya, pada waktu masyarakat menunaikan sholat Idul Fitri, saya sekeluarga pergi ke salah satu tempat wisata di Tuban, yaitu Boom.. Boom ini merupakan semenanjung buatan.. Untuk masuk ke sana tiketnya rata-rata Rp 1.500,00 (lihat foto). Namun karena masih pagi & masih sepi (kami sekeluarga ke sana pukul 5.30 pagi), jadi setelah Ibu saya lobi-lobi dikit akhirnya kami berempat masuk dengan hanya membayar 5.000 rupiah.. Heheheeee..

Tempat tersebut lumayan bersih dan rapi.. Yang agak disayangkan, justru laut & pantainya yang relatif banyak sampah (terutama di pantai sekitar pemukiman penduduk yang mepet laut).. Meskipun hal ini tidak secara langsung mempengaruhi tempat wisata Boom, tapi tetap saja ‘mengganggu’ pemandangan.. -_-” misalkan lautnya bersih, tentunya air lautnya akan lebih jernih & mempercantik pemandangan.. hmmm we wish..

Pancuran (judulnya jelek banget ik)

Terlepas dari kedaan laut, pagi hari di sana cukup menyenangkan.. Mungkin akan lebih menyenangkan lagi apabila kami berhasil datang lebih pagi ke tempat itu, pada saat langit masih gelap (maklum, ada insiden kebablasan di jalan searah)..

Saya sendiri memang suka tempat dimana saya bisa memandang langit yang luas.. Dan tempat ini pas sekali untuk itu, berasa di tengah laut, tapi kaki masih berpijak di daratan dan pemandangan di ‘daratan’nya juga bagus.. (hehe ngomong apa sih Phex?)

Berikut foto-foto selama di sana:

di ujung semenanjung..

Bagus bukan, suasana pagi hari di sana?? Karena tidak berhasil mendapat moment langit fajar yang kemerah-merahan, maka sorenya karena penasaran saya ke sana lagi bersama Adek.. Ternyata harga tiket sudah berubah menjadi Rp 2.000,00 per orang.. hmmm, cepet amat berubahnya.. -_-”

Senja di Tepi Pantai

Plus parkir motor yang saya menyerahkan Rp 2.000,00 tidak mendapat kembalian.. Hufff.. Sabar.. Padahal pagi harinya kami ke sana dengan mobil, waktu parkir hanya membayar Rp 1.000,00 lho.. :-o

Suasana sore di sana cukup ramai (waktu itu menjelang magrib), tidak seperti tadi pagi dimana hanya kami berempat dan sekitar 3 orang pengunjung lain.. Sebagian lampu sudah menyala, dan tak berapa lama kemudian adzan magrib berkumandang di masjid besar kota Tuban (lokasi Boom hanya beberapa langkah dari masjid besar, bisa dibilang hampir berhadapan, hanya tinggal menyeberang jalan)..

Oiya, sore hari di depan tempat wisata Boom ini terdapat pasar sore yang cukup ramai dikunjungi masyarakat.. Beraneka macam barang dijual mulai dari baju, sandal, kacamata, mainan anak-anak, dll.. Saya ingat beberapa tahun yang lalu (ketika saya masih SD) saya diajak Ibu ke pasar sore dan waktu itu dibelikan sepatu sandal berwarna coklat.. Selain pasar sore ini, di depan masjid besar kota Tuban (yang merupakan alun-alun kota) selalu ramai pada sore hingga malam hari, biasanya banyak yang berjualan serupa di pasar sore ini, namun suasananya saya nilai lebih bagus di alun-alun karena berhiaskan rumput dan lampu taman dengan pemandangan masjid yang megah.. :)

Senja di Laut

Saya dan adik saya kemarin tidak sempat mampir melihat-lihat pasar sore tersebut lebih lanjut, karena akan ada acara keluarga.. Jadi tidak bisa bercerita di kisaran berapa harga barang-barang di sana.. :(

Satu hal yang paling saya sayangkan dari kunjungan kedua saya di Boom, yaitu tujuan utama saya sedikit tidak terpuaskan karena menurut saya langit senja hari itu yang kurang luar biasa (saya pernah dapat langit senja yang menurut saya luar biasa di depan klenteng Tuban yang sama-sma terletak di tepi pantai Laut Jawa – see MudikYuuk!)..

At all, mau datang pagi atau sore, sama-sama bagusnya kog.. Semua sudah saya berikan ilustrasinya, kalau datang pagi masih sepi (tapi mungkin juga masih ngantuk hehe) kalau datang sore sudah banyak orang (tapi mepet waktu magrib).. Sama-sama bagusnya buat mengambil foto..

In the end, itulah pengalaman saya mudik lebaran kemarin ke Tuban.. Sengaja saya share karena mungkin masih sedikit yang tau tentang Tuban.. Harapan saya, semoga tulisan ini bisa bermanfaat menjadi panduan wisata Anda.. ^^

Advertisements

One thought on “Mudik #3 : Semenanjung Buatan Pantai Boom..

  1. Pingback: Mudik #4 : Cemara di Tepi Pantai.. « Novsabatini's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s