I Love My Father..

Kemarin, Ayah.. Mengantarkan dan menungguimu di ruangan itu.. Sudah lama rasanya tak melakukan itu..

Hari telah larut ketika urusan “memastikan keadaan baik-baik saja” usai.. Dan karena kita bertolak dari tempat yang tak sama, maka kita terpaksa tak bisa berada pada roda yang sama..

Beriringan kita, pulang ke rumah dimana Ibu telah menanti kita.. Ayah di depan, bukan karena tak mengkhawatirkan aku akan tertinggal melainkan sebagai pemimpin atas aku.. Menunjukkan arah dan kecepatan yang diperbolehkan.. Dengan melihat engkau baik-baik saja, membuatku tenang, karena aku lebih mengkhawatirkanmu daripada diriku sendirj..

Ku buntuti engkau dengan sabar, belokan demi belokan hingga jalan menjadi semakin gelap.. Lantas ku sorotkan lampu yang ada padaku jauh menyinari jalan yang akan Engkau tempuh di depan sana.. Agar mudah dan terang jalan untuk engkau..

Ingin rasanya aku menjagamu di sepanjang hidupmu seperti kita menempuh perjalanan pulang ini.. Semoga aku bisa menjadi penerang jalan yang mempermudah jalanmu menuju ke tempat-tempat yang lebih baik hingga sampai di tujuan yang terbaik..

I Love You, Ayah! :-)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s