Eternal Sunshine On (My) Spotless Mind

Ada sebuah film yang menarik untuk ditonton.. Suatu ketika setelah menontonnya saya pernah mendiskusikannya dengan salah seorang teman..

Judul film itu sendiri cukup panjang : Eternal Sunshine On The Spotless Mind.. Entahlah, sepertinya ini film fiksi ilmiah.. Ini yang senantiasa kami diskusikan, apakah memang benar bisa terjadi ataukah sekedar imajinasi manusia akan sebuah teknologi yang mampu menyembuhkan luka di hati, layaknya doraemon yang mengandaikan alat-alat pemutar waktu telah akan ada di abad 21..

Sedikit cerita, film ini berkisah mengenai seseorang yang patah hati, kemudian menemukan semacam klinik rahasia.. Sebuah klinik yang tidak biasa, karena orang-orang di klinik ini bisa menyembuhkan luka yang tak kasat mata..

Bagaimana caranya menyembuhkan patah hati??

Dalam film ini diceritakan, dengan menghapus entitas orang tersebut dari memori kita..

Pertama-tama si subyek diharuskan mengumpulkan semua benda yang memiliki kenangan dengan entitas tersebut.. Kemudian, perekam otak akan menangkap kejadian-kejadian bersama entitas saat satu per satu benda tersebut diperlihatkan.. Dari sinilah kemudian memori dipetakan melalui komputerisasi..

Pada suatu malam, subyek akan dibius agar tidur dengan nyenyak sepanjang malam.. Saat itulah para teknisi dari klinik bekerja : menghapus entitas tersebut dari peta memori si subyek.. Sedemikian hingga ketika terbangun di pagi harinya, subyek tak lagi mengenali entitas tersebut.. Bersih.. Memulai segala sesuatunya dengan baru.. Spotless!

image

Entah karena terinspirasi film ini atau karena kejadian tertentu yang baru saja saya alami, semalam saya mengalami kejadian yang sedikit banyak mirip ini..

Saya memimpikan sebuah entitas yang sangat berarti dalam hidup saya, yang saya sama sekali tak berniat sedikit pun menghapusnya dari memori saya.. Dalam mimpi, saya kembali ke masa lalu bersama entitas tersebut, melakukan aktivitas, dan mengambil gambar..

Namun yang terjadi, dalam mimpi saya entitas itu sama sekali tak mengenali saya.. Bahkan ketika saya lewat di depannya, ekspresi wajahnya sama sekali datar dan tak berubah.. Dan saat saya mencoba mengambil gambarnya, entitas tersebut hilang dari cetakan..

Sungguh, ketika di mimpi pun saya merasa aneh sekali.. Rasa kehilangan menyeruak.. Saya bangun tidur dengan linglung.. Hambar.. Seperti tak ada lagi gairah, bahkan ketika mengalami kejadian menyenangkan pun rasa senang ini tak lagi sama..

Entitas tersebut seakan menghapus dirinya sendiri dari memori saya.. Dan saya tak bisa melakukan apa pun..

Dan masa-masa yang sebelumnya hanya bisa dibayangkan dalam angan-angan pun, semuanya kini telah terlewati.. Terkadang ingin kembali ke masa lalu.. Merasakan lagi kenangan-kenangan yang dulu-dulu..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s