Ke Ragunan Nyoook..

Kapankah terakhir kali Anda ke kebun binatang?

Kampus saya tepat bersebelahan dengan kebun binatang, hanya terpisah sebuah jalan kecil saja.. Namun seingat saya, tak pernah sekalipun semasa kuliah saya mengunjungi kebun binatang tersebut.. Terakhir kali ke kebun binatang adalah saat perayaan kelulusan sekolah menengah yang memang agak absurd, berdua sahabat saya.. Yak, hanya kami berdua yang saat itu mengunjungi kebun binatang segede itu, mengingat hari itu bukan akhir pekan..

Perantauan di Jakarta bersama suami ini, kebetulan kami bertempat tinggal tak jauh dari kebun binatang.. Bahkan, sebelumnya kami sempat kos amat sangat dekat hanya berjarak 500 meter untuk sampai di depan pintu utara kebun binatang tersebut..

Libur tempo hari, suami mengajak saya mengunjungi teman-teman di Ragunan.. Berhubung paginya coblosan, hari itu Ragunan baru buka jam 12, padahal kami berangkat dari rumah jam 11.. Jadilah kami keliling dulu naik motor melihat-lihat suasana jalanan ibukota yang relatif sepi.. Mall dan public space lainnya juga masih tutup untuk menghormati pemungutan suara.. Banyak polisi berjaga dimana-mana..

Sekitar pukul 12 kami kembali ke Ragunan.. Keramaian kota sepertinya berpindah ke sekitar situ, butuh waktu lumayan lama untuk mendapat tiket parkir yang kami tebus seharga Rp 3.500,- itu.. Namun ruang parkir masih cukup luas sehingga tidak kebingungan seperti biasanya saat kami memasuki area parkir mall..

image

Tiket masuk Ragunan Rp 4.500,- untuk dewasa dan seribu lebih murah untuk anak.. Ragunan memiliki banyak pintu masuk, kami masuk melalui pintu Utara I.. Pertama kali saya jumpai adalah arena Binturong, hewan sejenis rakun.. Tapi sayang hewan itu tidur di atas pohon dengan damai, kalau mata tidak jeli area itu seperti tak berpenghuni karena sepenglihatan saya hanya ada seekor binturong..

Karena kali pertama ke sana, kami bingung harus kemana.. Meskipun di setiap perempatan ada petunjuk jalan, tapi kami rasa kurang representatif.. Peta besar Ragunan hanya ada di spot-spot tertentu seperti di depan beberapa pintu masuk.. Maka kami asal berbelok saja..

image

Beberapa area memungut biaya tambahan untuk bisa masuk, salah satunya area Gorila.. Primata dikelompokkan lagi ke dalam satu habitat besar di Primata Centre.. Tidak dikerangkeng, namun dikaca.. Lebih mudah untuk difoto tentunya.. Tiket masuknya Rp 6.000,- per orang..

Ragunan sangat besar.. Tapi suasana dan fasilitasnya cukup baik.. Mushola ada, kantin ada, kanopi-kanopi dimana-mana.. Danau, air mancur, taman, perahu bebek juga ada.. Banyak tempat yang bisa dijadikan tempat untuk menggelar tikar piknik dan berleha-leha menikmati sejuknya oksigen di bawah pohon.. Tempat duduk dan tempat sampah ada dimana-mana, meskipun beberapa sampah masih berserakan di sana-sini, mengingat saat liburan sekolah seperti kemarin angka kunjungan naik berlipat-lipat menjadi beberapa puluh ribu orang.. Kami sudah kehabisan energi pada pukul 16.00, sebelum sempat melihat semua koleksi binatangnya.. Beberapa yang tidak sempat saya kunjungi adalah jerapah, buaya, kuda nil, burung onta, dan kuda.. Semoga lain kali ada kesempatan mengunjungi Ragunan bersama teman-teman atau saudara-saudara, jadi bisa berfoto rame-rame..

Oleh-oleh dari Ragunan:

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Advertisements

2 thoughts on “Ke Ragunan Nyoook..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s