Jadi, Kapan Donk..?

Kapan adalah sebuah pertanyaan yang sulit dijawab, apalagi bila jawabannya masih tanda tanya besar yang berada di masa depan.. Tapi, disadari atau tidak, seiring bertambahnya usia kita akan sering mendapat pertanyaan ini, atau malah kita yang menjadi si penanya (yang tidak tahu diri, #eh)..

Kapan nih lulus kuliah?
Kerja dimana? Oh, belum ya.. Kapan donk dapet kerja?
Loh kok masih jomblo aja, kapan punya gandengan?
Aduh udah digandeng 2 tahun, kapan nih undangan nikahnya?
Kapan nyusul punya baby?
Loh kok baru 1, kapan si kakak punya adek?
*dan seabrek kapan-kapan lainnya*

Saya heran, kok hobi banget ya nanya-nanya seperti itu.. Bukan cuma kerabat, tetangga, teman, saudara, bahkan kadang orang tua.. Mungkin itu hanyalah pertanyaan basa-basi yang sudah dianggap lumrah, namun untuk menjawabnya kadang sambil bercucuran keringat dingin dan air mata.. (wew lebay)

 

image

Memang, secara tidak sadar saya pernah berada di posisi penanya (yang tidak tahu diri itu tadi loh).. Bukan maksud saya untuk sengaja membandingkan, tapi terkadang hanya formalitas “oh, kalau udah kuliah 4 tahun berarti udah skripsi nih 》》》nanyain tentang kelulusan” dan detik berikutnya jika si penjawab cerdas berkilah dengan jawaban lucu suasana akan jadi cair dan akrab, meskipun mungkin dalam hati yang ditanya menangis.. Namun jika yang ditanya bereaksi sebaliknya maka eng ing eeeeeng, perbincangan pun menjadi awkward.. Dalam hati, aduh salah nanya ya tadi..

Saat ini, saya sedang terganjal pada pertanyaan nomor lima, kapan punya baby? Jelas saya tidak tahu jawabannya, secara anak adalah anugerah dan titipan dari Alloh, jadi kehendak-Nya lah akan diberikan kapan dan ke siapa.. Dari sini, saya banyak sekali belajar bahwa kehidupan orang lain ternyata tidak selalu semulus kehidupan kita..  Beberapa orang tidak terlalu beruntung untuk selalu mendapatkan apa saja yang mereka mau..

Alhamdulillah sepanjang hidup saya selalu lancar dan sempurna.. Lulus tepat waktu, sempat merasakan bekerja (meskipun ditolak perusahaan berkali-kali), punya pacar (meskipun baru di bangku kuliah), dan menikah tepat waktu.. Namun rupanya, kesempurnaan yang diberikan Alloh membuat saya kurang paham apa arti bersyukur.. Maka ujian ini datang..

Ujian datang bukan hanya membawa masalah, namun sebaliknya memberi seabrek-abrek pelajaran bagi saya.. Mengenai kesabaran, keikhlasan, rasa syukur, sekaligus membuat saya kembali berkaca tentang apa saja yang sudah saya lakukan, termasuk di antara mengenai pertanyaan “kapan?”.. Hasil akhirnya tentu saja, bukan hanya mendapatkan baby melainkan lebih dari itu, tentang doa yang tak putus, tentang kesabaran yang semakin panjang, tentang ikhlas terhadap apapun yang terjadi nanti, tentang bangkit lagi setelah putus asa, tentang menerima pasangan apa adanya dan berjuang bersama, bahkan tentang public speaking bagaimana cara menjawab apabila pertanyaan lainnya datang suatu saat nanti..

Jual tas kerja lucu

Saya bersyukur, sempat mengalami ujian ini.. Karena ujian Alloh tidak akan melampaui kemampuan hamba-Nya, insya Alloh bersama ujian yang berat maka kita terpilih menjadi hamba yang hebat.. Di balik kesempurnaan yang terlihat dari kehidupan seseorang, mungkin ada kesedihan dan masalah yang menyita pikiran.. Di balik kesusahan yang terlihat menimpa seseorang, ada rasa syukur dan bahagia di dalam hatinya.. Kita tidak pernah tau apa yang benar-benar dipikirkan dan dirasakan orang lain, jika kita tidak menjadi orang tersebut..

Untuk siapa pun yang tersakiti dengan pertanyaan dan perkataan saya baik yang saya sadari maupun yang tidak, melalui kesempatan ini saya minta maaf.. Untuk siapa pun yang saat ini tengah berjuang demi masa depan yang lebih baik, yang tengah berjuang untuk menjadi seseorang yang lebih baik, kamu nggak sendirian!

Semangat berjuang ya! :-)

[Nov Sabatini]

Yuk, baca juga tulisan saya yang lain :

1. Referensi tempat belanja oke di Jakarta

2. Karokean pakai aplikasi yuk, hasil rekaman kita bisa didownload kadi mp3 loh!

3. Resep mushroom sautee jamurnya pakai jamur kancing karena ngga ada jamur champignon

Advertisements

2 thoughts on “Jadi, Kapan Donk..?

  1. allaaah….pertanyaan simple itu mah! gampang jawabnya. ga usah dipikirin, hehehhe. Semangat terus, nopeeeeex!!!!!!!!!!!!

    *pernah mengalami.

  2. Pingback: Kotak-Kotak.. | Novsabatini's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s