Style Me Up.. (ahs mbuh, bingung dijuduli apa?!)

Dulu, saya adalah orang yang cenderung cuek.. Dan tomboy.. Kata teman-teman, saya casual banget, kuliah hampir selalu pakai jeans cutbray dengan kaos polo, sepatu warrior.. Sistem pemilihan pakaian saya sangat random, baru bingung pakai baju apa saat selesai mandi..

Pax.. Aku telat jemput deh kayaknya ntar.. Ini masih di depan lemari sedari lima menit yang lalu.. Enaknya pake baju apa ya?

Teman saya yang satu ini pasti hafal dengan isi pesan di atas.. Tidak jarang saat hari-hari tertentu, saya bahkan datang ke kampus pakai kaos warna biru hanya digenapi oleh kardigan hitam, parahnya kerudung warna hijau.. Saya tidak menyadari ada yang salah pada penampilan saya sebelum salah seorang teman (kebetulan cowo) bilang kalau warna pakaian saya tabrakan alias ga match.. Dan hal ini tidak terhapus seiring kelulusan saya menjadi seorang tukang insinyur, karena suatu kali di kantor saya pernah tidak berani keluar seharian setelah dibilang teman saya “baju biru kok krudungnya ijo!” (Padahal baju dan kerudungnya beda dengan kejadian pertama)..

Suatu kondangan pada masa kerja.. Make Up by: teman yang saya jemput..

Suatu kondangan pada masa kerja.. Make Up by: teman yang saya jemput..

Lain hari, teman saya bilang kalau dia jadi laper setelah lihat saya(?).. Katanya “Noph kamu hari ini kayak anggur” karena saya pakai kerudung ungu-ungu-gemes dengan baju putih gambar buah kecil-kecil.. Setelah tau bahwa baju itu adalah daster saya semasa kecil yang saya modif jadi baju karena saya suka motif buahnya, teman-teman jadi heboh.. Sebenarnya baju kekinian saya tidak kurang-kurang jumlahnya, malah saking banyak saya jadi bingung mau pakai yang mana, hingga akhirnya saya cari baju lama untuk dipakai kembali.. Kurang kerjaan banget, emang.. Herannya, ada yang malah ngefans sama gaya busana saya(?) >> asiiiik, ada yang lebih aneh daripada saya! ^_^

Setelah punya pacar dulu, mulai saya memperhatikan penampilan.. Itu pun setelah dibilang pacar kalo celana saya kegombrongan.. hehe.. Tapi perlahan perubahan saya juga dirasa beberapa teman.. Celana jadi lebih pensil.. Baju jadi lebih berenda dan beraksen.. Meskipun kadang masih kurang match antara atas dengan bawah, tetep..

Sebelum pakai kerudung, lebih parah lagi.. Jalan ke mall hanya pakai kaos oblong dan celana kolor 3/4 plus sandal jepit.. Sebelum saya kerja, saya jarang lho bawa tas, bahkan jarang bawa dompet.. Ribet.. Biasanya saya taruh kantong, ponsel, uang, SIM, dan STNK, udah itu doank.. (bahkan waktu pacaran, yang bawa tissue malah pacar saya, hehe)

Suatu saat akan ada cowo yang merubah kamu yang tomboy jadi feminin..

 

Jual tas kerja lucu

Meskipun kata saya sudah mendingan, tapi kata si Om baju saya kurang dewasa.. Mmm.. Memang sih, kaos saya masih banyak yang gambar panda.. Dan masih suka yang warna warni.. Akhirnya sedikit demi sedikit dilatih si Om untuk mix and match.. Dibelikan tas cewe, sepatu yang jempol kakinya ga keliatan, baju yang feminim, kerudung yang ga kombor dan ga cekak.. Awalnya saya merasa gemes, merasa selama ini saya nyaman-nyaman saja, tau-tau harus belajar sesuatu yang saya merasa ga berbakat.. Sempat risih juga, kuliah aja pakai sepatu yang jempolnya nongol, lebih sejuk soalnya..

Namun entah kenapa, malam ini setelah dua tahun jadi istri orang, saya baru sadar.. Sebenarnya ini bukan kali pertama saya diajak kondangan oleh si Om, dan saya yakin sebanyak itulah saya tidak menyadari penampilan saya yang enggak banget.. Mbak-mbak lainnya tampak cantik dan anggun, baju yang dipakai sederhana tapi mempesona.. Sepatu tinggi sepertinya juga tidak menyulitkan mereka untuk jalan ke sana kemari.. Lengkap dengan riasan yang nggak menor tapi rasanya pas.. Mereka-mereka adalah wanita-wanita yang pandai bersolek, yang mungkin tiap harinya memang biasa bersolek..

Pertama kalinya saya merasa “Ya, ada yang nggak pas dengan saya”! Saya bukan lagi remaja, yang suka berwarna-warni, yang nggak dandan, atau pun yang dandan menor, juga tidak lagi datang membawa diri sendiri.. Saya sekarang sudah menjadi istri orang, yang dari saya akan mencerminkan baik buruknya si Om.. Untuk pertama kalinya saya minder..

jual sepatu cantik korea

Sepertinya saya harus mulai menambah koleksi tas, sepatu, rok, baju, kerudung, aksesoris, dan alat make up! *ending-nya kode*

[Nov Sabatini]

Yuk, baca artikel saya yang lain :

1. Referensi Tempat Belanja Oke di Jakarta

2. Resep Mushroom Sautee

3. Ketika Mendadak Kondangan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s