Tujuan Akhir..

Semua yang hidup memiliki tujuan.. Kambing dan sapi, mencari dedaunan dan rerumputan untuk bisa makan, bermigrasi di alam liar demi dapat meneguk air, berlari dan berkelahi untuk menyelamatkan diri, berkembang biak agar tetap ada sapi dan kambing di bumi.. Mereka berjuang, bahkan tanpa imbalan, dan hanya melakukan hal yang sama setiap hari dan setiap sapi..

Tanaman terus tumbuh, berfotosintesa dengan susah payah, menggali lebih dalam agar akar dapat mengambil air, batang dan ranting menjulang lebih tinggi agar dapat meraih cahaya matahari.. Berbunga, dan berbuah..

Semua yang hidup memiliki tujuan-tujuan kecil sebagai loncatan pada fase kehidupan berikutnya.. Makan agar tetap hidup, sekolah agar bisa mencari kerja pintar, bekerja agar punya uang untuk memenuhi kebutuhan, menikah untuk melanjutkan keturunan.. Satu tujuan tercapai sebagai pijakan bagi tujuan berikutnya yang lebih tinggi.. Semua demikian, menjadi satu loop yang dianggap wajar dan otomatis..

jual perabot rumah home decor lucu

Di balik rentetan tujuan-tujuan tersebut, mungkin tidak kita sadari, pada akhirnya akan mengarah pada satu tujuan yang besar : mati! Ada yang makan dan hidup sehat, ada yang makan namun jatuh sakit.. Ada yang sekolah dan menjadi pintar, ada yang sekolah tapi tetap tertinggal.. Ada yang bekerja dan cukup memenuhi kebutuhannya, ada yang bekerja namun tetap terpaksa harus berhutang.. Ada yang menikah lalu punya keturunan, ada yang menikah namun tidak mendapat keturunan.. Semua ada peluangnya, dan semua kemungkinan bisa terjadi.. Namun kematian adalah pasti..

Semua yang bernyawa pasti akan merasakan mati! (QS. Ali Imran; 185)

Mungkin beberapa orang merencanakan menu makan malam mereka, bahkan ada yang merencanakan selama seminggu atau sebulan.. Kebanyakan orang pernah merencanakan sekolah impiannya atau pekerjaan yang menjadi cita-citanya, dan belajar dengan keras saat ujian masuk.. Dan hampir semua orang merencanakan pernikahan mereka, enam bulan atau bahkan satu-dua tahun sebelumnya.. Tapi tidak merencanakan bagaimana nanti saat mati..

Jujur, mendengar kata mati saja memang menakutkan.. Tapi suka atau tidak, kita sedang menuju padanya, atau tujuan itu yang mendatangi kita.. Beberapa orang ingin dikenang selepas mati, dengan karya-karya yang merupakan tujuan-tujuannya dulu semasa hidup.. Beberapa ingin meninggalkan harta pada anak-anaknya.. Beberapa ingin dimakamkan di Taman Pemakaman Eksklusif.. Beberapa mungkin ingin diliput media.. Beberapa hanya ingin anak-anaknya mau mendoakannya kelak.. Beberapa hanya ingin mati saja dengan pikiran kosong..

Harimau mati meninggalkan belang.. Manusia mati meninggalkan nama..

Ya, tak akan ada sisanya kecuali apa yang semasa hidup telah kita lakukan.. Jika semasa hidup berbuat yang buruk, niscaya setelah mati akan dicaci.. Jika semasa hidul berbuat baik, niscaya setelah mati akan dikenang kebaikannya dan didoakan yang baik pula..

Bersamaan dengan tujuan-tujuan kecil kita, akan selalu ada kesempatan untuk menabung bagi tujuan akhir nanti.. Mencukupkan makanan bagi diri sendiri dan berbagi pada yang membutuhkan.. Belajar di sekolah dengan baik dan benar, serta memahami, mengamalkan, dan berbagi ilmu yang baik yang didapat dari setiap sekolah yang kita datangi.. Bekerja dengan jujur dan niat yang benar, membahagiakan orang sekitar dengan uang yang kita dapat dengan keringat kita.. Mencari pasangan yang baik, meluruskan niat, saling menjaga dan mengingatkan dalam kebaikan.. Semua ada nilainya, yang tidak bisa kita petik saat ini, melainkan akan kita panen kelak saat musimnya tiba..

Mati adalah tujuan akhir hidup kita.. Layaknya tujuan-tujuan lain, kita perlu mempersiapkan diri agar punya bekal setelah mati nanti.. Jadilah seseorang yang bermanfaat bagi kehidupan dan orang-orang sekitar, dengan niat yang ikhlas mengharap ridho Alloh.. Dengan cara apapun.. Tidak harus menjadi kaya untuk bisa sedekah, tidak harus insinyur agar bisa berbagi ilmu.. Semua akan ada nilainya, bahkan untuk sesuatu yang menurut kita sepele sekalipun.. Seperti tanaman yang berbunga dan berbuah agar dapat dimanfaatkan oleh makhkuk lain, seperti kambing yang tumbuh untuk dapat dipotong dan dimakan dagingnya, seperti sapi yang beranak pinak agar dapat diperah susunya..

[Nov Sabatini]

Innalillahi wa inna illaihi roji'un..

Innalillahi wa inna illaihi roji’un..

Tribute to : jamaah yang meninggal dalam pakaian ihram di Saudi, dalam rangkaian ibadah Haji 2015.. *semoga amal ibadahnya diterima Alloh, dosa semasa hidup diampuni, dan semoga kami kelak dapat berakhir sama indahnya seperti kalian.. Amiin..*

Yuk, baca artikel saya yang lain juga :

1. Pengobatan Alternatif Haji Sugeng Cilodong

2. Sebuah Catatan

3. Tetapkan Tujuan, Bangkitkan Semangat Baru! 

Advertisements

One thought on “Tujuan Akhir..

  1. Pingback: Di Balik Dinding.. | Novsabatini's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s