Pengalaman Pertama : Perpanjang Sim Online Tapi Gagal.. T_T

Judulnya miris amat yak..

Cerita ini berawal dari beberapa bulan silam.. Di penghujung tahun yang baru saja berlalu, tepatnya bulan November, SIM C saya habis masa berlakunya.. Rencana memang mau pulang ke Solo, berhubung anak rantau ini sudah lama tak pulang-pulang (terakhir pulang waktu mudik lebaran).. Tapi apa daya, rencana tinggal rencana, karena kesibukan belum bisa ditunda..

Kegiatan demi kegiatan berjalan, kesibukan mengisi hari-hari (bahasa saya mendayu-dayu banget efek tengah malam nih), dan lama-lama saya lupa akan kasus kadaluwarsa SIM tersebut.. Iya sih, mentang-mentang di Jakarta ini punya sopir pribadi jadi jarang bawa motor sendiri.. Hihihi..

Minggu kemarin kebetulan di grup whats*pp keluarga saya sedang ramai karena Adek ulang taun.. Nah kebetulan membahas perpanjangan SIM karena ternyata SIM A dan C Adek juga habis masa berlakunya.. Teringatlah saya akan SIM saya sendiri, karena sudah lumayan lama dari masa habisnya, maka cepat-cepat keesokan harinya (Sabtu, 16/01) kami menjambangi SIM Online..

Keliatan nggak?

Keliatan nggak?

Malam sebelumnya si Om sudah terlebih dahulu googling tentang syarat, lokasi, dll.. Saya disuruh cari tau sendiri sebenarnya, tapi dasar males, pengin pasrah bongkokan aja.. Huahaha.. Dari hasil googling didapatlah info bahwa SIM Keliling terdekat biasanya nongkrong di TMP Kalibata..

Kami berangkat pukul 8 dari Ragunan, langsung meluncur dari kandang nomer 7 (?) Sampai Kalibata jam 8.45 SIM Keliling parkir di seberang TMP, di sekitar warung kaki lima..

Bujug Busyeeet! Antreannya.. Naudzubillah..

Maklum, libur kerja kali ya, jadi para pekerja berjamaah nongkrongin SIM Keliling.. Tapi setelah diamati lebih dekat, ternyata antrean yang bujug busyet tadi adalah antrean Samsat (perpanjang STNK).. Untuk SIM meskipun antrean juga lumayan, tapi masih bisa diperjuangkan lah.. Setelah nanya-nanya antrean mulai dari sebelah mana, dapat jawaban lumayan mengejutkan..

SIM Kelilingnya udah mau keliling ke tempat lain, sehingga tidak menerima antrean lagi di lokasi tersebut!

Lumayan banyak juga yang kecewa, tapi kita diinfo untuk mencoba SIM Keliling yang ada di jalan Dewi Sartika.. Berangkatlah kami ke sana.. Hanya 15 menit perjalanan pakai motor (karena masih pagi jadi jalanan relatif sepi).. SIM Keliling parkir di Astra, seberang Rumah Sakit Harapan Bunda (ngarang banget, padahal lupa namanya apa hihihihi, jarang lewat situ soalnya)..

Mending ke sini aja, bisa duduk.. ^^

Mending ke sini aja, bisa duduk.. ^^

Antrean lebih tertib, disediakan kursi.. Karena teratur jadi terlihat tidak terlalu banyak yang mengantre.. Setelah ikut antre, menyerahkan fotokopi KTP dan SIM asli yang kadaluwarsa, ternyata..

Waduh, Mbak.. Kotanya belum masuk wilayah SIM Online, ga bisa ini.. Harus perpanjang di kampung..

Wakwaw……… -_-

Kenapa ya, saya sering mengakhiri sebuah cerita dengan ending yang zonk seperti ini.. Tapi begitulah adanya.. Kami cari tau lokasi SIM Keliling, syarat daftar perpanjang SIM Online, tapi lupa mencari tau mana saja daerah yang sudah bisa online.. Tiwas dandan ayu-ayu nggo foto sim..

Tulisannya Keliatan?

Tulisannya Keliatan?

Nb : kalau lupa fotokopi, ada yang menyediakan fotokopi printer di lokasi.. Untuk biaya perpanjang sim atau lainnya, saya kurang tau karena belum sampai bayar sudah ditolak duluan.. *nasib*

[Nov Sabatini]

jual perabot rumah home decor lucu

 

Yuk baca artikel saya yang lain :

1. Pengalaman sidang tilang Jakarta Selatan

2. Review tempat belanja di Jakarta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s