Jalan-Jalan ke Sea World..

Akhirnya setelah tiga tahun di Jakarta, libur panjang Natal kemarin jadi juga saya ke Ancol.. Horeee..! Dari rumah sebenarnya si Om sudah awang-awangen secara kami dari ujung Selatan hendak menuju ujung Utara naik motor.. Tapi ternyata, Senin 26 Desember kemarin jalanan sepi bingits.. Kami berangkat jam 8 lewat, sampai Ancol kira-kira jam setengah 10..

Tiket Masuk Ancol

Tiket Masuk Ancol

Di gerbang Ancol, dikenakan tiket masuk Rp 25.000,- per orang, itu pun jika jalan kaki.. Anak di bawah dua tahun tidak dikenakan biaya.. Untuk yang membawa motor, motornya dikenakan biaya parkir Rp 15.000,- sedangkan untuk mobil Rp 25.000,- sekali masuk.. Dari pintu gerbang Ancol menuju Sea World masih lumayan jauh.. Sempat kesasar sih, as always, kompleks Ancol ini luas banget tapi sejuk karena banyak pohon.. Sedikit mengingatkan suasana di kampus UNS atau UNILA.. Memang tempat yang enak buat refreshing..

jual baju bayi lucu

Singkat cerita sampailah di Sea World, loket depan masih tutup, jadilah kami antre di loket dalam.. Terdapat sekitar 4 line antrean loket di sana dan antrenya naudzubillaaah sudah panjang sodara-sodara! Padahal masih sekitar jam 10-an.. Sea World sendiri buka mulai jam 9 pagi hingga jam 18 petang.. Harga tiket Sea World Rp 110.000,- per orang, untuk tiket bundling Rp 200.000,- tapi saya tidak bertanya lebih jauh sih karena yang antre si Om, sepertinya sih bundling dengan tiket Ocean Dream Samudra..

Nenek Kura-kura

Nenek Kura-kura

Setelah perjuangan panjang mengantre tiket akhirnya kami masuk Sea World.. Masuk ke dalam, tangan akan distempel sebagai tanda masuk.. Arena ini sebenarnya lebih cocok untuk yang membawa anak-anak.. Kami berdua (lebih tepatnya saya, sih) di dalam sana hanya melongo sambil ngeces memandangi ikan-ikan yang berenang-renang di dalam akuarium, keknya kalo digoreng enak hahaha.. Tapi memang, kebanyakan ikan yang saya lihat di sana belum pernah saya lihat di tempat lain kecuali di Channel Nat Geo Wild..Koleksi terbaru di Sea World adalah ubur-ubur.. Si Om lumayan girang mendapat obyek menarik untuk difoto, saya pingin juga difoto tapi sayangnya lumayan gelap dan jika difoto dengan si ikan di akuarium agak backlight..

Pegang Bintang Laut

Pegang Bintang Laut

Selain lihat ikan di akuarium, ada beberapa kolam khusus yang memang didesain agar pengunjung bisa celup-celup di situ, seperti memegang bintang laut atau kura-kura.. Juga ada mini theatre di sana, kami berdua masuk dan duduk di barisan paling depan bareng anak-anak kecil.. Film-nya tentang penyu laut, animasinya semacam Shaun the Sheep, tanpa narasi.. Oh, ada opening tentang environtmental awareness gitu, semacam campaign untuk peduli lingkungan, hanya saja teks-nya dalam bahasa asing sehingga untuk anak-anak mungkin susah dipahami.. Selain itu ada juga atraksi memberi makan ikan yang dilakukan oleh Abang Penyelam, tapi depan akuarium utama tersebut sudah penuh sesak keduluan anak kecil jadi kami skip..

jual topi bayi anak lucu

 

Nah, bagian favorit saya tentu saja adalah underwater tunnel alias terowongan bawah akuarium utama.. Berasa ikut menyelam di bawah laut gitu.. Tapi sayangnya penuh sesak oleh orang, berjubel.. Memang sih, ada AC-nya yang mengalir dari bawah, selain itu juga ada conveyor seperti untuk mengangkut koper di bandara, bedanya kali ini yang diangkut adalah orang, hehehe.. Kami memilih berdiri di conveyor saja agar lebih cepat keluar.. Meskipun demikian, sekeluarnya dari tunnel, si Om tetap merasa pusing kekurangan oksigen.. Bahahahaha.. Pingin lihat lumba-lumba juga sebenarnya, tapi terpisah di Dolphin Bay ya keknya.. Entah ada atraksi atau apa di arena itu, juga entah ada anjing laut dkk atau tidak.. Hiks..

Tepat saat adzan Dzuhur kami selesai berkeliling, pintu keluar Sea World langsung menuju ke bagian penjualan souvenir bahahahaha ngiler deh.. Banyak boneka ikan dan hewan laut yang sebelumnya kami lihat di dalam akuarium.. Selain toko souvenir, di sana terdapat juga kantin.. Tapi saya memang membawa bekal dari rumah, jadi kami keluar bangunan untuk sholat kemudian buka bekal di bawah pohon bersama banyak orang lainnya.. Asik loh..

Jika selepas makan dan sholat masih ingin lihat ikan lagi, kita masih bisa masuk bahkan sampai Sea World tutup jam 18 petang.. Cukup dengan menunjukkan stempel yang sebelumnya diberikan petugas pada tangan kita saat pertama kali masuk tadi.. Kami berdua memutuskan untuk pulang saja karena kebetulan cuaca tidak terlalu panas.. Lalu lintas masih sama, lancar jaya.. Asik banget Jakarta kalau ga macet..

Yuk, main ke artikel saya yang lain :
1. Cek sini untuk review tempat belanja asik di Jakarta
2. Hayo, sudah follow dandanbareng.com belum? Mau ada kuis berhadiah lipstick lho!
3. Taun baru yang belum punya kalender, ada kalender unyu di sini!

Advertisements

One thought on “Jalan-Jalan ke Sea World..

  1. Pingback: Jalan-jalan ke Pasar Mayestik.. | Novsabatini's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s