City Tour : Solo Surakarta

Kadang saya lupa kalau punya blog (*plakk!). Terakhir posting kapan tau, haha. Padahal bahan banyak, sampai akhirnya kadaluwarsa.

Jual Gelang Kopi Asli Kopi Bracelet

Jual Gelang Kopi Asli Kopi Bracelet

Seminggu sebelum Ramadhan kemarin, saya kedatangan tamu dari jauh. Jarang-jarang lho ini. Oiya, sudah setahun ini saya menetap di Solo. Setelah mengitari segelintir kota, akhirnya kembali ke kampung halaman.

Jadi, tamu saya ini adalah teman nyanyi saya di smule. Dua dari Bandung dan satu dari Surabaya. Sebelumnya, kami sudah sering bertemu sewaktu saya masih tinggal di Jakarta. Kali ini, mereka harus jauh-jauh plesir ke Solo untuk bisa bertemu dengan saya (*sok penting bet gueh, padahal mereka niatnya liburan, hahaha).

City Tour Solo

Lobby Hotel Pop Solo

Mereka berada di Solo selama tiga hari tiga malam. Kami mulai menyusun jadwal liburan beberapa hari sebelumnya.

Orang Solo kalau liburan kemana?

Ternyata saya pun bingung, karena mural di dinding fly over atau underpass pun sudah cukup menjadi spot foto liburan kekinian ala kids jaman now di Solo. Kalau kids jaman old, lebih memilih liburan di Bandara Adi Sumarmo sore-sore, lihat pesawat yang take off dan landing sembari momong anak dan jajan cilok. Iya, seremeh itu kebahagiaan orang-orang Solo. Tapi masa iya yang jauh-jauh dari Bandung dan Surabaya cuma saya ajak liat pesawat dan foto di tembok fly over Manahan?

City Tour Solo

Selat Lies

Coba browsing ternyata mayoritas tempat liburan yang lumayan kece letaknya justru di luar Solo. Meskipun masih satu eks-karisidenan Surakarta, misalnya Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, Boyolali, dll.

Awalnya saya hendak mengajak mereka naik ke Gunung Lawu di Karanganyar. Ini semacam puncak bagi orang-orang Solo, kalau weekend ramai, tempat wisata alamnya pun lumayan banyak. Namun mereka ngga mau, karena perjalanan naik Lawu pun lumayan memakan waktu. Kalau mau ke sana, harus seharian biar puas, sekalian ke beberapa lokasi, sementara waktu mereka berada di Solo cukup terbatas sehingga kami memutuskan untuk city tour saja.

City Tour Solo

Cemokot

Saya memberikan beberapa opsi tempat yang bisa dikunjungi. Mereka pun request beberapa tempat yang ingin dikunjungi, hasil mendengar cerita orang-orang dan browsing tempat-tempat legend di Solo. Setelah menyepakati tempatnya, saya selaku tour guide dadakan, menyusun jadwalnya. Hasilnya adalah sebagai berikut.

City Tour Solo

Cemokot

JUMAT

1. Jam 3.30 jemput M ke stasiun ✅

2. Pulang, sholat subuh & mandi ✅

3. Tidur sebentar kemudian sarapan ✅

4. Jalan-jalan di Balekambang sambil tunggu waktu check in jam 12.00 ⏩ gagal karena tidur & setrikanya lama

5. Makan di angkringan 🔄

6. Nungguin Mbak Tia & Anin datang 🔄

7. Acara bebas 🔄

⏩ Nomor 5-7 berantakan karena nomer 4 gagal. Akhirnya jadi sesi curhat dan gosip. Hahaha.

City Tour Solo

Kiri ke kanan : Anin, Mbak Tia, M, Nop

SABTU

1. Jam 8 jemput ke POP hotel trus sarapan di Selat Lies ✅

2. Mampir ke Serabi Notosuman

3. Mampir ke Kue Moho di lawang gapit kulon ✅

4. Belanja oleh-oleh ke Pasar Klewer ✅

5. Makan siang & sholat di Cemokot

6. Jalan-jalan Pasar Triwindu ✅ (hampir gagal karena mepet sama jam tutup, dadakan soalnya)

7. Balik hotel mandi & sholat ✅

8. Ke Pasar Malam Ngarsopuro ✅

9. Makan malam ke Shi Jack depan Benteng Vastenburg ✅

9. Ke Jagung Naga Widuran ⏩ gagal karena antreannya panjang banget

10. Kalau masih laper ntar ke angkringan depan balaikota ⏩ udah kenyang ternyata

City Tour Solo

Car Free Day Solo depan Sriwedari

MINGGU

1. Ke CFD jam 6 ⏩ hampir gagal karena baru bangun jam 7

2. Sarapan Soto Rempah

3. Balik hotel, mandi ✅

4. Bablas ke Solo baru, makan siang Bebek Faiz

5. Balik utara dikit, ke Keraton ⏩ gagal masuk karena ternyata tutupnya jam 15.00 dan kita telat setengah jam, akhirnya cuma foto-foto di luar aja ✅

6. Putar balik ke De Tjolomadoe (dadakan) ✅

7. Balik hotel mandi & sholat ✅

8. Beli oleh-oleh makanan di Mesran ✅

9. Ngopi di Sekutu Kopi sambil nunggu jam 8 karena mau ketemu orang di RS Muwardi ⏩ tadinya dari Mesran mau bablas kuliner malam di Solo Baru

10. Makan malam di Nasi Liwet ⏩ maunya di Nasi Liwet Yu Sani Solo Baru tapi kejauhan jadi di Nasi Liwet Bu Sarmi Benteng Vaastenburg ✅

City Tour Solo

Keraton Solo

SENIN

1. Gudeg Ceker Bu Kasno abis subuhan ⏩ jadinya jam 6 sih ini

2. Anter M ke stasiun kereta jam 7 pagi ✅

3. Jalan-jalan di Balekambang (bisa di skip, langsung ke nomer 4) ⏩ skip

4. Tentative kalo nomer 3 udah bosen nanti makan Lotek Bu Warni & jalan-jalan ke UNS ⏩ skip

Abis anter M akhirnya balik hotel buat packing. Sekalian sholat trus check out jam 13.00

5. Makan siang Tengkleng Mbak Diah ✅

6. Nge-mall di The Park

7. Mampir lagi ke Mesran & Notosuman beli oleh-oleh makanan ✅

8. Ke rumahnya Pak Slamet asli yg punya Bebek Slamet ⏩ skip

9. Ambil oleh-oleh Roiz Kroket

10. Anter Mbak Tia & Anin ke stasiun, kereta jam 17.30 ✅

City Tour Solo

De Tjolomadoe

Note :

Jadwal dibuat sesesuai mungkin dengan kapasitas perut (karena sebagian besar wisata kuliner) dan kedekatan jarak antar obyek wisata.

Pemilihan Hotel berdasarkan budget dan kedekatan dengan rumah saya supaya jemputnya ngga kejauhan.

Saya sempat menawarkan City Tour pakai Bus Werkudara yang double decker namun ditolak oleh teman-teman karena (1) Hanya beroperasi di akhir pekan (2) Tiketnya harus pesan dulu sebelum Hari-H (sebenarnya bisa on the spot, tapi konon sering kehabisan) (3) Memakan waktu lebih dari setengah hari karena bus berhenti di spot-spot wisata seperti rumah dinas walikota, kampung batik, museum Batik Danar Hadi, dll.

Kesan & Pesan :

Orang luar Solo kalau udah main ke Solo yang pertama pasti senang dengan harga makanan. Bebek Goreng empat porsi (plus tempe dan sayur) ngga nyampe seratus ribu. Itu pun enak. Makanan di Solo rata-rata enak (khususnya yang kami kunjungi kemarin, karena memang legend). Tapi untuk orang Solo sendiri, harga murah tersebut sebanding dengan penghasilan yang tidak sebanyak di ibukota.

City Tour Solo

De Tjolomadoe

Yang kedua, karena hanya di lingkup kota Solo saja, kemana-mana dekat. Lewatnya situ-situ aja. Lalu lintas pun ramai lancar, tidak semacet di kota yang lebih besar namun tidak juga sesepi di kota yang lebih kecil.

Yang ketiga, total biaya liburan untuk dua orang selama tiga hari tiga malam termasuk ongkos tiket kereta pulang-pergi, biaya akomodasi, beli oleh-oleh baju dan makanan, serta biaya kuliner buat berempat (di sini saya tidak keluar biaya sama sekali, hihihi) hanya sekitar Rp 5.000.000,- minus biaya transportasi dalam kota karena mobilnya pakai punya saya. (Dihitung dari sudut pandang Mbak Tia & Anin, ya! Karena sebagian besar kuliner mereka yang traktir)

Yang terakhir, spot foto yang paling banyak kita ambil adalah di De Tjolomadoe. Kalau bisa, ke tempat ini sore hari. Tidak terlalu panas, dan pencahayaannya paling bagus buat foto.

Kisaran Biaya :

Total makan besar 9× @100k (sudah total 4 orang) = Rp 900.000,-
Total ngemil 4× @50k (sudah total 4 orang) = Rp 200.000,-
Tiket De Tjolomadoe 4 orang × @25k = Rp 100.000,-
Tiket kereta 2 (Mbak Tia & Anin) × @500k ×PP = Rp 2.000.000,-
Hotel per satu kamar 250k × 3 malam = Rp 750.000,-
Oleh-oleh baju 800k + makanan 250k = Rp 1.050.000,-

Jual Gelang Kopi Asli Kopi Bracelet

Jual Gelang Kopi Asli Kopi Bracelet

Yuk baca juga artikel saya yang lain :

1. Newbie di smule wajib baca nih!

2. Tempat jalan-jalan di Jakarta

Advertisements

4 thoughts on “City Tour : Solo Surakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s