Create Your Own Trigger : Set a Goal!

Pagi hari di akhir pekan, saya seringkali ‘olahraga’ berdua dengan si Om.. Iya, pakai tanda kutip.. Hehe.. Tapi jangan berpikir macam-macam dulu loh.. Saya beri tanda kutip karena meskipun niatnya dari rumah untuk berolahraga, lengkap dengan memakai sepatu lari, pada kenyataannya kami hanya jalan santai saja..

Khusus si Om memang niatnya lurus, untuk mengecilkan perutnya yang semakin membuncit.. Bahkan niatnya sudah dari beberapa hari sebelum weekend tiba, seringkali diutarakan tiap pagi ketika pakai seragam dan ternyata sudah kesempitan.. Haha..

Besok Sabtu lari pagi ah..

Namun ketika hari-H tiba, tak jarang ada saja hal yang membuat rencana tersebut batal : hujan, udara yang sangat dingin, kantuk, tugas, TV, tak luput juga alasan satu ini : saya ga mau diajak.. Hihihi..

Iya sih, saya akui saya memang agak malas olahraga.. Merasa tidak terlalu urgent, mengingat ukuran tubuh yang sudah sangat tipis ini, juga mengingat sehari-hari saya sudah cukup beraktivitas fisik saat berbenah rumah atau pun belanja dan memasak, belum ditambah jika tiba-tiba ingin ke depan gang beli gorengan atau lainnya saya pakai sepeda kayuh sementara jalan gang naik-turun.. Jadilah ketika akhir pekan, saya ingin bermalas-malasan di pagi hari, dengan kembali ke balik selimut atau minum kopi sambil pantengin layar hape.. Kapan lagi, Senin hingga Jumat pagi-pagi cukup hectic kan..

Sepedaan sana, sekalian sepedanya dipompa.. Bannya gembos tuh ga pernah dipake, diparkir doank..

Kata saya sambil mata masih setengah merem.. Tapi, si Om selalu punya cara untuk mengiming-imingi saya agar mau diajak olahraga pagi : dibelikan donat! Haha iya, kata orang saya memang masih seperti anak kecil.. Meskipun memang sering terlihat konyol dan sepele, untuk membujuk saya terkadang hanya sesederhana itu..

Demi Donat..

Jadilah akhirnya kami berangkat dari rumah pukul 5.30-an, dan garis finish-nya adalah ujung jalan besar tempat Abang Donat biasa mangkal pagi-pagi.. Sekitar satu kilometer dari rumah.. Dan tahukah Anda?  Sepanjang jalan sambil membayangkan setibanya di rumah menikmati donat kentang pakai gula halus, membuat langkah kaki terasa lebih ringan..
So, set your goal to trigger your self and start walking!

Happy weekend guys!

jual home decor wallpaper lucu

 

Yuk, baca artikel lainnya :

  1. Pengalaman mencoba sekolah gratis SB1M
  2. Referensi tempat-tempat belanja oke di Jakarta
  3. Perjalanan program hamil

Sebuah Catatan..

Harapan..

Harapan..

Ternyata tak semua yang berikhtiar akan mendapatkan apa yang diikhtiarkan.. Itu sebabnya perintah memaksimalkan ikhtiar diikuti dengan perintah untuk tawakal..

Iya, pasrah sepasrah-pasrahnya, pada Alloh.. Karena, apapun yang terjadi dalam hidup kita tak sesederhana sebuah kebetulan belaka..

There will always be a bigger plan out there, for every little thing that’s happened toward you.. Sometimes, you’re just too small to understand.. (NS, 2013)

Hanya saja, manusia kadang menggantung harapan sedikit lebih tinggi ketika merasa semua telah diperjuangkan.. Merasa berhak mendapatkan sesuatu, yang ternyata manusia lupa, bahwa sebenarnya untuk memutuskan akan memberikan atau tidak, sekarang atau nanti, itu adalah mutlak hak Alloh..

夢 は  いつも 空  高く ある から

Jakarta, 5 September 2016

[Nov Sabatini]

jual perabot rumah home decor lucu

 

Yuk, baca artikel saya yang lain juga :

  1. Pengalaman Ikut Kelas Bisnis Gratis
  2. Mana saja tempat belanja murah di Jakarta?
  3. Perjalanan program hamil

Masa Lalu..


Entah kenapa, dalam bayangan saya, masa lalu identik dengan gambar yang memudar, seperti yang saya lihat dalam foto-foto masa kecil saya atau foto masa muda kedua orang tua saya.. Merah, bahkan hitam putih, suram, sekaligus teduh, dengan kontras yang minim..

Sering saya penasaran dengan masa lalu.. Meskipun beberapa masih jelas terekam dalam ingatan, namun banyak yang telah mengabur.. Membuat saya berharap dapat kembali lagi untuk menangkap dan menyimpannya lekat-lekat..

Seperti sebuah film tua, yang monokrom dan terputus-putus adegannya, dengan beberapa guratan garis-garis karena film yang telah usang..

Apakah masa lalu benar-benar ada? Seperti apakah ia?

[Nov Sabatini]

 

jual home decor wallpaper lucu

Yuk, baca artikel saya yang lain :

  1. Perkiraan biaya inseminasi Jakarta Selatan
  2. Hayo udah akhir tahun, siapa yang belum punya kalender 2017?

Grow Old With You..

Beberapa hari yang lalu komunitas smule yang saya ikuti mengadakan kontes duet bertema movie soundtrack.. Saya berdua dengan salah seorang teman smule memilih lagu Grow Old With You yang dibawakan oleh Adam Sandler dalam film legendarisnya yang berjudul 50 First Dates..

Salah Satu Film Favorit Saya..

Salah Satu Film Favorit Saya..

Film-film Adam Sandler sendiri kebanyakan bergenre drama komedi, begitu pun lagu yang dia nyanyikan sendiri dalam film : liriknya lucu..

[R] Lead vocal Randy
[N] Lead vocal Nov
[r] harms Randy
[n] harms Nov
[rr] double harms Randy
[nn] double harms Nov

=====================

[R] I wanna make you smile whenever you’re sad
[R] Carry you around when your arthritis is bad
[R][n] All I wanna do is grow old with you

[N] I’ll get your medicine when your tummy aches
[N] Build you a fire if the furnace breaks
[N][r] Oh it could be so nice, growing old with you

[N] [nn]
I’ll miss you.. Kiss you..
Give you my coat when you are cold

[R] [rr]
Need you.. feed you..
Even let ya hold the remote control

[N]
So let me do the dishes in our kitchen sink
Put you to bed if you’ve had too much to drink
[N] [r]
I could be the man who grows old with you
[R] I wanna make you smile whenever you’re sad
[R] Carry you around when your arthritis is bad
[R][n] All I wanna do is grow old with you

[N] [n] [r]
I’ll miss you.. Kiss you..
Give you my coat when you are cold

[R] [r] [n]
Need you.. feed you..
Even let ya hold the remote control

[R]
So let me do the dishes in our kitchen sink
Put you to bed if you’ve had too much to drink
[R] [n]
I could be the man who grows old with you
I wanna grow old with you

Maafkan, disalin se-parting-annya hehe.. Buat yang penasaran dengan hasil akhir parting-an di atas, rekamannya jadinya seperti apa, bisa langsung dicek di sini.. Saya dan partner saya 3-on-3, masing-masing isi tiga layer..

Semakin saya dalami (ceile..waktu itu saya blank lagu ini, cuma tau yang Forgetful Lucy) liriknya, semakin terasa lagu ini romantis abisss (even instead of funny)..

jual jam cantik asternovi.com

Nantinya, hidup bersama bukan cuma perkara “mau makan apa?”, “mau jalan-jalan kemana?”, “udah makan siang belom?”, “ingin dikado apa?” melainkan hal-hal sepele seperti rebutan televisi atau giliran cuci piring.. Iya, yang satu pingin nonton MotoGP sedangkan yang satu lagi pingin nonton Uttaran, kan repot..

Apa yang lebih cesss di hati dibanding statement “yes, i wanna grow old with you”? Dia yang berkata demikian menyadari konsekuensi dari sebuah komitmen seumur hidup, bahwa menua bersama tidak akan selamanya indah, tapi dia siap dengan segala ups and downs dari kebersamaan mereka nantinya..

Cowo cakep, jago gitar, suka ngegombal emang sih kece.. Kriteria pacar idaman.. Tapi, untuk lolos kualifikasi menjadi calon suami idaman, butuh lebih dari sekedar itu.. Menyatukan dua kepala, dua sifat, dan dua kebiasaan dalam satu atap tidak semudah menyatukan dua hati.. Nah, sudah siapkah Anda menghabiskan sisa umur bersama dia, the one and only? :)

Cek collab saya yang lain, kali ini saya nyanyi 7 layer.. Penasaran, ngapain aja saya bisa sampai 7 layer? Langsung pantengin aja! Partner duetnya juga keren banget, mirip Ariel Noah (loh hee?) hihihi.. Pokoknya hasil collab yang ini beda dengan penyanyi aslinya..

Yuk main ke postingan saya yang lain, masih sama-sama tentang smule kok..

1. Bingung sama istilah di smule? Apa sih harms? SS fx?

2. Hal-hal yang perlu dipahami kalo mau main smule, termasuk gimana sih cara download lagu dari smule?

3. Tips Rekaman di Smule..

Cucil & Bundel..

Spon Kecil & Cis Bundel.. Satu rasa vanila, satu lagi rasa karamel.. *tuh kan, laper*

image

Spon Kecil karena sekarang sudah beranjak besar, maka selanjutnya dipanggil Cucilen..

Dua makhluk kecil yang lucu ini setia menghiasi keseharian saya beberapa bulan belakangan.. Sebenarnya mereka bukan peliharaan saya, tapi mereka yang dengan suka rela memeliharakan diri pada saya (?)..

Baru-baru ini mereka punya hobi baru : ngikutin emaknya belanja ke tukang sayur (sekitar 30 meter di belakang dari rumah).. Iya, mereka bakal berlarian dengan riang mendahului saya, sambil sesekali memastikan kalau arah yang saya tuju sama dengan mereka.. Selama di tukang sayur memang kalem aja mereka.. Tapi modusnya, sepulang dari tukang sayur, baru nagih jatah preman : sepotong ikan cue.. Katanya buat ongkos ngawal.. Hahaha.. Maka sekarang kalau belanja dibuntuti dua makhluk tadi, harus siap-siap beli ikan deh..

Nah pagi tadi, ada cerita yang beda.. Saat si Om sholat subuh ke masjid (mungkin sekitar 200 meter dari rumah, di gang sebelah) katanya dua ekor kucing berkedok eskrim tadi membuntutinya sampai lokasi..

Si rasa vanila yang lebih besar, kalem aja, sampai masjid ditinggal sholat, tau-tau pulang dari masjid udah di rumah aja dia (bisa pulang sendiri, pinter).. Belakangan diketahui bahwa sesampainya di rumah, dia langsung masuk dari jendela, kemudian nginjek-injek perut emaknya yang masih pules di kasur.. Emaaak banguuun, sholat subuuuuh, abis itu jadwal makankuuu *tetep*

Si rasa karamel yang lebih kecil, sampai masjid ditinggal sholat dia meong-meong, kayak anak ilang.. Selesai sholat, Bundel dipanggil oleh si Om, baru dia berhenti meong-meong, kemudian lari membuntuti si Om pulang.. Kata si Om pada Bundel, sok-sokan sih ngikutin mpe mesjid hehehe..

Udah gitu doank.. Bahagia itu sederhana.. Kasian amat kalau mau bahagia aja harus pusing mikirnya..

[Nov Sabatini]

jual perabot rumah home decor lucu

Yuk, baca artikel saya yang lain :

1. Review Tempat Belanja Oke di Jakarta

2. Resep Mushroom Sautee Pakai Jamur Kancing

3. Perkiraan Biaya Inseminasi Jakarta Selatan

Discovering Old Passion..

Saya memang suka seni (seperti yang saya tulis di perkenalan).. Salah satu hobi yang paling lama adalah menggambar.. Dulu, sewaktu SD saya sering menggambar tokoh yang ada di film seperti Donald Trump Duck, Micky Mouse, Pluto, Goofy, Daisy, Kurcaci, Princess Jasmine, sampai Bibik Lung & Yoko, juga Pai Su Chen.. Beberapa kali ikut lomba juga, tapi seingat saya ga pernah menang (hiks)..

Vakum selepas SD, dilanjut waktu SMA kebetulan terpilih jadi tim artistik di ekstrakulikuler mading (majalah dinding, red. Semoga belum punah).. Ya, meskipun di antara ketiga anggota tim artistik saya paling jarang gambar, maklum kemampuan pas-pasan..

Selepas SMA, mainannya ganti digital.. Sebenarnya masih berkutat di gambar juga sih, tapi kali ini lebih banyak editing atau cuma pakai template tinggal dihias sana-sini.. Alhamdulillah malah berguna pas kerja saat mendadak harus mengubah katalog, meskipun saya departemen Marketing sih.. Jauh banget ya? Enggak juga sebenarnya, tinggal jalan aja ke ruang sebelah.. *apasih*

Lumayan lama juga saya hibernasi dari dunia gambar coret.. Sampai kemarin, nekad beli alat lukis waktu ulang taun.. Ceritanya menghibur diri karena di rumah sendiri *ditinggal acara kantor ke Jogja*.. Jadi beli kado sendiri, trus malamnya pengen makan enak jadi makan di cafe sendiri juga (literaly, pengunjung lain minimal berdua).. *random banget*

jual home decor wallpaper lucu

Tanpa terlalu memahami gimana cara melukis, atau mencampur warna, dan hanya sempat cari tau pirantinya apa aja dan harus bawa uang berapa.. Walhasil, percobaan pertama niat bikin warna ungu malah jadi pink.. Ditambahi warna lain malah jadi coklat.. Ujung-ujungnya setelah campur-campur-campur lagi, jadilah hitam semua catnya.. -_-

Dengan penuh perjuangan.. Akhirnya berhasil juga menelurkan beberapa buah coretan.. Ya memang nggak belum bagus sih, tapi cukup memuaskan diri sendiri (?).. Paling lama membuat lukisan yang pertama, karena harus membuat titik-titik.. Meskipun menurut saya pas untuk pemula yang sedang belajar mencampur warna, tapi diam-diam lukisan ini butuh banyak-banyak-banyak kesabaran.. Dan, meskipun akhirnya jadi juga setelah 12 hari pembuatan, tapi ternyata hasilnya lumayan.. Lumayan parah maksudnya: tidak simetris, tidak serasi warnanya, dan bunder-bundernya tidak sama besarnya.. Memperkuat dugaan bahwa saya tidak konsisten dan tidak sabaran.. Hehe..

Berikut rincian belanja alat lukis (beli di Toko Buku TM, lebih murah daripada Toko Buku satunya):
1. Phoenix Cat Minyak 12 warna (Rp 75.000,-)
2. Kuas set 5 batang, ukuran 4 s.d 12 (Rp 22.500,-)
3. Minyak ga tau minyak jenis apa (Rp 38.000,-)
4. Pensil dermatograph yang ternyata ga bisa dihapus (Rp 10.000,-)
5. Kuas ukuran 2 (Rp 7.500,-)
6. Kanvas sudah berbentuk bingkai ukuran 30×25 cm 2 buah (@ Rp 38.000,-)
7. Palet kecil (Rp 4.000,-)

Belakangan beli palet lagi Rp 14.000,- bentuknya kayak bunga, karena palet yang sebelumnya terlalu cekung ternyata tidak nyaman untuk mencampur warna (selain itu warna paletnya ijo jreng jadi kadang salah ambil warna ijo ternyata yang diambil item).. Sebenarnya cari palet datar yang dari kayu tapi tidak tersedia, cari di toko khusus seni adanya dari plastik dan gede (udah gitu mihil).. Juga nambah kuas rata ukuran 14 (Rp 19.000,- lupa kayaknya kisaran segitu) dan kuas ukuran 0 (Rp 7.500,-).. Merembet ternyata, yang sedang saya kerjakan ini butuh pisau palet juga sepertinya karena bertekstur, tapi saya pakai pisau roti akhirnya.. :-(

Update : sekarang udah punya donk pisau palet.. Karena di TM tidak ada, ngacir ke toko sebelah (Art Land) toko khusus material kesenian dan kerajinan tangan.. Di Art Land komplit, kadang bikin lapar mata hihihi.. Tersedia pisau palet berbagai macam ukuran dan berbagai model kepala pisau.. Harganya lebih murah juga dari Gr***d, yang ecek-ecek mulai dari Rp 13.000,- kemarin saya beli Rp 29.700,- merk Reeves.. Selain itu beli kuas ukuran 8 ujung rata Rp 12.000,-di TM.. *m e r e m b e t* T_T

Semua gambar masih nyontek dari punya orang, meskipun hasilnya jauuuuh banget bedanya.. Hahahah..

***

image

Horeeee akhirnya rampung satu..

image

Bilur kuas keliatan banget, harusnya pakai kuas rata..

image

Kali ini pakai kuas ujung rata, hasilnya lebih memuaskan daripada yang di atas..

image

Dikadoin..

誕生日 の 時, 自分 で プレゼント を 買いました 。 それ は 塗装設備 、例えば : オイル塗料 とブラシ 。

その 絵 は 私 の 初 ペインティング です。 27 日 11 月 から 9 日 12 月 まで 作りました。
そして, その 絵 の 下 は 私 の 2つ の ペインティング です。 その 絵 を, 違い の ブラシ から, 私 は もう 一回 作りました。

最後 の 絵 は まだ 終わりませんでした 。 その ペインティング は お姉さん に 与えます 。 結婚 の プレゼント を できます。

やっぱり, 勉強して います から, まだ 良くない です。私 は アート が 好き です。

あの 。 。 。
イタズラ な キッス ドラマ を 見ました から, 日本語 で 書きたい です。違い の こと が あったら, 本当 に ごめん なさい 。
***

image

Update last April 2016..

image

Lumayan, isi waktu luang..

image

Antara gemes dan kurang kerjaan..

Last month I bought these painting tools on my birthday, a present for my own self.. Yes, I celebrated it alone due to office task that made my hubby be miles away.. I was also treat my own self a good dinner, and be the only table with only one person on desk.. LoL, others were mostly couple spending their Saturday night..

I didn’t learn how to paint the right way, I only made it to search for the tools I’d have to own and the money I’d have to brought.. Everything else were just flowing then, until suddenly (not too sudden actually) I’ve just realized that I’ve already got 4 paintings.. Yah, not that good since I’ve only just begun.. But I’m satisfied enough..

Some great stuffs are made by high skills, patient, or both.. But I only got a little bit patient, plus a little more spirit.. Despite the quality, but it made me to finish these paintings.. *still learning*

[Nov Sabatini]

Yuk, baca juga artikel saya yang lain :

1. Review Tempat Belanja Oke di Jakarta

2. Karokean via aplikasi, rekaman kita bisa didownload jadi mp3 loh! Follow saya yak! Hehe..

3. Perkiraan Biaya Inseminasi Jakarta Selatan

Menanam Tanpa Modal (Reuse Recycle)..

Saya punya hobi baru : menanam! *sesuai judul* Setelah bosan dengan TV kabel, jahit-menjahit (yang ga kelar-kelar), masak-memasak, nonton drama Korea, sampe belajar Bahasa Korea, akhirnya saya mendapat ilham untuk tanam menanam..

Tidak terlalu saya rencana memang, awalnya hanya karena teras depan lumayan panas ketika siang hari (rumah menghadap timur), saya ingin menutupi jendela ruang tamu dengan tanaman.. Biar lebih segar dilihat, ijo-ijo unyu-unyu.. Mulailah saya mengumpulkan botol p*carisweat yang lumayan sering dibeli ketika jalan-jalan, saya belah jadi dua.. Tutup botol dilubangi, belahan bagian atas tersebut saya balik dan saya isi tanah boleh comot dari lapangan depan rumah), lalu saya letakkan pada belahan bagian bawah sebagai tumpuan dan tampungan air.. Saya comot dua buah cabai rawit yang paginya saya beli untuk disambal, lalu saya tancep saja.. Udah gitu doank, asal-asalan saja.. Hanya berdoa agar tumbuh, tanpa banyak ekspektasi berhubung dulu pernah coba membibitkan biji cabai dengan media kapas basah (nyontek dari google) tapi malah berjamur..

Kapan nongol cabenya yak..

Kapan nongol cabenya yak..

Beberapa minggu kemudian, ternyata cabainya tumbuh.. Awalnya hanya lima, lama-lama tambah banyak yang tumbuh.. Harus segera dipindahkan.. Berhubung saya tidak punya pot, dan tidak mau beli, karena sayang nanti kalau pindah kota tanaman tidak akan dibawa, atas saran Ibuk saya pindahkan cabai yang sudah agak besar ke plastik bekas minyak goreng.. Seharusnya empat bulan sudah berbatang (kalau tidak salah baca), namun waktu itu tanaman cabai saya masih kecil-kecil.. Sewaktu maminya si Om ke Jakarta, beliau mengajarkan agar tanah dalam pot rajin dibajak biar gembur.. Sembari beliau tunyuk-tunyuk tanah di pot memakai garpu bekas kardusan, tanahnya ternyata lumayan keras karena tidak pernah saya bajak.. Kata beliau, kalau tanahnya keras akarnya susah tumbuh, kalau gembur akar akan lebih mudah tumbuh memanjang sampai ke dalam.. Selain itu, mengingat di sini angin lumayan kenceng, beliau menyarankan agar tanaman disangga dengan kayu atau kawat.. Mmm, putar otak apa yang bisa dibuat penyangga, akhirnya saya tancep tusuk sate yang dibeli semalam lalu saya ikat batang tanaman cabai tersebut dengan rafia.. Oiya, pelajaran ketiga dari mami, rajin-rajin diputer agar semua bagian mendapat sinar matahari sehingga tumbuhnya lurus, tidak bengkok ke satu sisi.. Dua hari setelah ditunyuk-tunyuk maminya si Om, cabai saya tumbuh dua kali lipat tingginya.. *tepuk tangan sodara-sodara* :-D

image

Tiap botol hanya isi sekitar 5 batang, agar air di botol tidak cepat habis, juga agar akarnya tidak numpuk di bawah..

Selain cabai, ada satu tanaman lagi yang saya tanam dengan lebih tidak sengaja : kangkung! Awalnya hanya ingin bagaimana agar kangkung yang tersisa dari disayur tetap segar sampe beberapa hari ke depan, lumayan buat menambah masakan kangkung berikutnya.. Akhirnya saya (lagi-lagi) gunakan botol air minum yang 1,5 L dibelah dua, kali ini hanya bagian bawah yang saya gunakan.. Hanya saya isi air kran saja, lalu kangkung saya tuncep layaknya bunga di dalam pot.. Beberapa hari kangkung sisa itu awet tidak layu, seminggu lewat malah ternyata kangkungnya tumbuh.. Karena batang baru semakin tinggi (tapi rapuh), harus segera dicarikan media untuk rambatan.. Akhirnya saya taruh di teras, menempel pagar depan jendela ruang tamu..

Kangkung tumbuh jauh lebih cepat dari cabai.. Dalam waktu sebulan, kangkung tersebut sudah mulai sampai setengah pagar.. Keinginan saya untuk memperteduh teras depan tercapai dengan tanaman kangkung.. Waktu Maminya si Om ke Jakarta, saya hanya punya satu botol kangkung saja.. Beliau tampak senang melihat tanaman saya ada yang subur, lalu menyarankan agar saya menambah kangkung dua botol lagi.. Sekarang malah saya sudah punya 9 botol.. Tiga yang paling besar sudah merambat indah di pagar depan jendela ruang tamu, tiga yang lain nyempil di pintu pagar, dua saya gantung di atas pagar (nanti sepertinya harus diturunkan, biar ada rambatannya), satu lagi diambang hidup dan mati sepertinya perlu diganti..

jual baju bayi lucu

Kata si Om, kalau hanya air kangkungnya tidak ada kandungan gizinya.. Waktu itu sudah request si Om agar dibelikan pupuk cair di b*kalapakdotcom namun sebelum terbeli, saya mendapat pencerahan dari tukang bangunan yang kebetulan sedang mengerjakan proyek rumah tetangga.. Katanya, pakai abu sisa bakar daun bisa bikin tanaman subur.. Oh, kebetulan ada tetangga yang tiap beberapa hari sekali suka bakar-bakar sampah di lapangan.. Langsung saya berburu abu dengan plastik dan sekop (dari belahan botol bagian atas yang saya belah lagi)..

Kangkung-kangkung itu sudah pernah beberapa kali saya panen.. Jika kebetulan males masak, tapi si Om mendadak minta dimasakin, saya panen sejumput kangkung untuk dijadikan pecel (sambel pecel instan-selalu sedia, kangkung rebus, telur dadar).. Awalnya saya tidak tega panen banyak, takut nanti layu dan mati, karena waktu itu baru punya tiga botol.. Namun sekarang dengan 9 botol, tiap batang dipetik 2 lembar daun saja sudah bisa masak untuk dua orang (sekali makan)..

image

Katanya, harus sering dipangkas ujungnya agar kangkungnya gemuk-gemuk..

Dulu tiap nonton K*ckAndy atau T*pperwareSheCan rasanya heran bagaimana seseorang bisa mengajak orang lain di sekitar untuk berbuat sesuatu yang positif.. Ternyata lewat sebuah ketidaksengajaan saya menyadari bahwa memberi contoh lebih efektif daripada ajakan lisan.. Kangkung saya yang merambat dengan ramai di pagar, menarik perhatian banyak orang.. Ada yang tanya bibitnya apa, ada yang tanya bisa dimakan atau tidak, ada yang bilang kangkungnya cakep, ada yang nanya gimana cara nanemnya, ada yang cuma mengamati medianya apa, dan yang paling membahagiakan ada yang berkata “Aku mau coba nanem juga ah di rumah”..

Kalau kebetulan saya sedang di teras (duduk-duduk sambil elus-elus kucing) misalkan ada orang lewat yang tanya, akan saya jelaskan dengan detail.. Menanam tidak butuh modal banyak, bisa dengan memanfaatkan barang-barang di sekeliling yang tidak terpakai : gayung bocor, botol bekas, plastik minyak, dll.. Selain itu, hasilnya bisa langsung dinikmati sendiri.. Lupakan tentang irit, karena toh kangkung hanya dua ribu dan cabai seribu, namun dengan menanam sendiri bisa berguna dalam keadaan darurat, juga lebih segar karena dipetik langsung dari pohonnya.. Jika sudah menetap, saya ingin menanam tidak hanya kangkung dan cabai (yang merupakan ketidaksengajaan) namun komplit tomat, bayam, daun bawang, seledri, jeruk purut, jeruk nipis, lemon, sere, pandan, dan lainnya, seperti yang Ibuk saya lakukan..

 

tumbuhlah yang subur Nak.. biar bisa dipecel..

tumbuhlah yang subur Nak.. biar bisa dipecel..

Ya, Ibuk sudah jauh-jauh hari menyuruh saya menanam sayur.. Pertama kali pindah ke Jakarta bahkan Ibuk sudah memberi saya polybag untuk menanam (yang sekarang saat dibutuhkan entah saya simpan dimana, lupa).. Di rumah, Ibuk punya cabai, seledri, sere, bayam, pernah punya jambu, daun katuk, tomat, dan jeruk purut.. Ada tips juga dari Ibuk, kemarin saat saya memindahkan tanaman cabai yang sudah lumayan tinggi dari pot gayung ke plastik minyak, ternyata di pot yang baru malah layu karena akarnya banyak yang tercabut.. Kata Ibuk, sebaiknya dipindahkan bersama dengan tanahnya.. Namun bila tidak memungkinkan, dibasahi dulu tanahnya sampai lembek sekali sehingga waktu dicabut akarnya tidak banyak yang rusak.. Apa daya, kemarin sudah terlanjur.. Kata Ibuk cara terakhir adalah menempatkan tanaman yang baru dipindah ke kamar mandi selama dua hari.. Langsung saya gotong pot plastik minyak itu ke kamar mandi.. Ajaib, dalan waktu kurang dari satu jam tanaman cabai itu hidup kembali.. Daun-daun yang awalnya sudah layu jadi segar kembali.. *tepuk tangan sodara-sodara*

Sepertinya hanya ini yang bisa saya bagi.. Pengalaman sendiri, keberhasilan yang tidak disengaja, serta tips menanam dari Ibuk & Maminya si Om.. Semoga dapat bermanfaat bagi yang membaca.. Yuk mari kita menanam sayur.. ^_^

[Nov Sabatini]

jual perabot rumah home decor lucu

Yuk, baca juga artikel saya yang lain :

1. Referensi Tempat Belanja Oke di Jakarta

2. Perkiraan Biaya Inseminasi Jakarta Selatan

3. Resep Mushroom Sautee