Rumah Sakit Hewan Ragunan..

Telat banget, mau nulis ini mood-nya ngga dapetdapet jadi kemarin saya skip sama judul yang lain dulu deh.. Oke saya tulis dengan ringkas, padat, dan tunjeppoin aja ya.. Kejadian ini terjadi sekitar bulan April menjelang Mei, saat itu usia anak-anak kucing saya 2,5 bulan (lahirnya 20 Februari)..

UGD Rumah Sakit Hewan Ragunan

UGD Rumah Sakit Hewan Ragunan


KIKIS

Awal cerita, salah satu dari tiga anak kucing saya (sebut saja namanya Kikis) ngga mau makan, tiduran aja seharian, keliatan lemes gitu.. Saya cerita ke Ibuk dan Bapak yang sudah berpengalaman dalam menangani kucing sakit, menurut beliau 75% yakin kalau kucing saya cacingan.. Padahal ngelihat aja engga, cuman diceritain doank, sakti banget ya.. *proud to be their daughter* haha..

Akhirnya saya dan si Om beli obat cacing di petshop sekitaran rumah.. Oleh si penjaga toko, diberi dua pilihan yaitu Drontal (bentuk tablet) dan Albenworm (bentuk sirup).. Dengan pertimbangan lebih gampang ngasih ke kucingnya, kita pilih yang sirup.. Harganya kalau ngga salah sekitar Rp 30.000,- lupa tepatnya soalnya udah lama.. Yang jelas gocap masih sisa..

Obat ini warnanya biru, lucu ya.. Kocok dulu sebelum diberikan, warnanya akan berubah menjadi sedikit keruh.. Tidak terdapat petunjuk penggunaan yang jelas pada botol kemasannya, karena memang pada dasarnya obat ini diberikan memakai resep dokter tergantung kondisi kucing yang sakit..

Di botol hanya ada petunjuk pemakaian berupa : 2,5 ml (setengah sendok teh) untuk 10 kg berat kucing.. Pakai pipet yang ada ukurannya ya, lebih enak pakai yang kecil ukuran 1 ml.. Oleh penjaga petshop disuruh 3x sehari, tapi sesampainya di rumah saya urung memberikan ke kucing karena ketidakpastian takaran..

Lagipula, tepat sesampainya kami di rumah, Kikis mati tertabrak tukang siomay, padahal obatnya belum sempat dibuka.. Ironis ya? Sedih banget saya..

Kucing diare

Ucu


UCU

Beberapa hari setelahnya, gantian anak kucing saya yang lain (sebut saja Ucu) mulai mencret.. Ngga cuma Ucu sebenarnya, Miu pun mencret, namun Ucu lebih parah.. Kami coba mempuasakan mereka sehari lebih, namun ini susah dilakukan karena pada prakteknya mereka gagal puasa karena dikasih makan oleh tetangga.. Kami coba beberapa cara lain seperti memberikan tempe mentah dan yoghurt.. Namun setelah empat hari, kondisi mereka masih sama, bahkan cenderung memburuk..

Lagi-lagi saya konsultasi kepada kedua orang tua saya, saya menduga mereka diare karena pakan mereka yang baru saja diganti.. Namun lagi-lagi kedua orang tua saya bilang mereka cacingan *hidup cacingan!*

Karena ragu-ragu, dan masih trauma akan Kikis yang baru saja mati, akhirnya saya pilih membawa Ucu ke dokter hewan saja, daripada kenapakenapa.. Sebelumnya sempat browsing mengenai rumah sakit hewan di Ragunan.. Kami sering mondarmandir lewat jalan Harsono RM karena deket banget dari rumah, malah dulu kami sempat kos di sekitar sana, tapi ngga pernah tau sebelah mana rumah sakit hewan Ragunan..

Rumah Sakit Hewan Ragunan

Rumah Sakit Hewan Ragunan


Berbekal keranjang piknik merk Rio (di petshop harganya Rp 95.000,-) dan doa semoga rumah sakitnya buka, jadilah hari Sabtu kami coba mencari Rumah Sakit Hewan Ragunan, yang ternyata letaknya sebelahan sama Pusdiklat PLN (masuk ke gang Pusdiklat PLN).. Belakangan kami baca dari pengumuman yang tertempel di dinding rumah sakit, ternyata Rumah Sakit Hewan Ragunan buka tiap hari, bahkan UGDnya buka 24 jam..

Pertama-tama, kami mengisi formulir dulu untuk mendaftarkan Ucu.. Front Office nya ramah-ramah.. Karena saya tidak tau Ucu jantan atau betina maka saya isi jantan (badannya gede sih).. Setelah daftar, kami duduk di ruang tunggu sambil melihat-lihat sekitar..

Enak banget suasananya, teduh, banyak pohon, ngga berisik karena lumayan masuk ke dalam dari jalan raya, pokoknya bikin pengen tidur siang(?).. Dan pastinya banyak banget kucing berkeliaran di sana.. Jinak-jinak karena ternyata diberi makan oleh pihak rumah sakit.. Salah satu kucing ada yang tidur di kursi ruang tunggu di samping saya.. Ada petshop juga di dalam rumah sakitnya.. Tidak banyak pasien yang antre, hanya satu-dua kucing dan anjing.. Mereka bawa kucing ras, sedangkan saya bawa Ucu kucing domestik.. Hooo..

Dokter Hewan Jakarta

Dokter Hewan Jakarta


Tak lama, kami pun dipanggil “kucing Ucu” untuk masuk ruang periksa.. Setelah mendengarkan cerita saya mengenai apa yang Ucu alami (?) Dokter pun melakukan serangkaian tindakan : ukur suhu badan (lewat belakang), cek feses (cacingan atau tidak), cek kutu telinga.. Dokternya ramah, saya diperbolehkan mengambil gambar..

Hasilnya : kutu telinga dan cacingan positif semua, dan Ucu betina

Tapi penyebab utama mereka diare adalah karena ganti pakan, seperti dugaan saya.. Untuk diarenya, dokter memberi Lacto-B yang tidak lain dan tidak bukan adalah obat diare untuk balita.. Untuk umur Ucu, cukup setengah bungkus saja, dilarutkan dengan sedikit air (bentuk obatnya bubuk)..

Dokter mempraktekkan cara meminumkan obat yang baik dan benar, sehingga bisa saya contek di rumah, mengingat saya mungkin melakukannya sendirian karena kalau siang si Om kerja..

Sedangkan untuk cacingan, Dokter memberikan Drontal.. Dosisnya satu tablet untuk 4 kg berat kucing.. Karena saat ditimbang, berat Ucu 800 gram maka Ucu diberi seperempat tablet saja.. Selanjutnya terus dipantau, apabila masih muntah dan diare (apalagi kalau ada cacingnya) maka obat tersebut diberikan lagi jarak seminggu kemudian..

Pet Taxy RSH Ragunan

Pet Taxy RSH Ragunan


Untuk obat cacing cair yang terlanjur kami beli, saya sempat menanyakan dosisnya juga, jaga-jaga saja karena Drontal hanya diresepkan satu tablet untuk Ucu dan Miu sekaligus.. Kata Dokter, pemakaian Albenworm sama saja dengan Drontal, yaitu cukup sekali dalam satu minggu.. Untung saja waktu itu saya tidak menuruti kata penjaga toko, kalau diberikan 3x sehari bisa-bisa ususnya terbakar, gitu kata Dokter..

Satu obat lagi, yaitu obat kutu telinga.. Bentuknya tetes.. Dokter hanya bilang diberikan pagi dan sore, masing-masing telinga 2-3 tetes tanpa ada kejelasan diberikan berapa hari, dan saya lupa nanya.. Pada akhirnya pakaikan sekitar 5 atau 7 hari, semua kucing yang mampir ke rumah saya tetesin telinganya (Spon Kecil, Ucu, Miu, Mang Engkus, Spongrab, Cisbundel) bahahaha..

Note : obat diarenya ampuh banget, cukup satu kali minum sorenya langsung sembuh! Jadilah sembilan bungkus Lacto-B saya nganggur di kulkas..

Pagi itu, kami kena invoice Rp 300.000,- sudah termasuk semuanya, dari biaya pendaftaran, biaya konsultasi ke dokter, biaya cek laboratorium, dan obat-obatan (3 macam obat)..

Note : selain UGD 24 jam, rumah sakit ini menyediakan ambulance (taksi khusus) untuk antar-jemput pasien (baca : hewan).. Nomor telepon terlampir di foto.. Untuk biaya, silakan tanya lebih lanjut ya karena saya ngga kepikiran nanya pet taxy ini soalnya RSH deket banget dari rumah..

Kucing sakit

Miu


MIU

Kurang dari seminggu setelah periksa Ucu, gantian Miu yang sakit.. Diarenya sih sudah sembuh, tapi mendadak Miu ngga mau makan.. Lemes aja.. Padahal sudah saya beri obat cacing, untuk diberikan lagi harus jarak seminggu..

Kurang lebih tiga hari, Miu ngga mau makan.. Bahkan ngga mau nyusu ke induknya.. Sudah saya coba memancingnya dengan makanan basah, tapi cuman dilirik doank.. Karena keadaannya memprihatinkan, si Om ngga tega juga dan akhirnya minta saya membawa Miu ke Rumah Sakit Hewan Ragunan untuk diperiksakan (bersyukur banget punya suami seperti beliau).. Hari Rabu pagi, saya berdua Ibuk berangkat ke RSH Ragunan berbekal semangat, doa, harapan, dan tak lupa keranjang Rio berisi Miu..

Note : keranjang Rio ini sepertinya sangat populer, sampai-sampai di jendela kasir RSH Ragunan banyak terdapat tempelan stiker bekas keranjang RIO..

Jujur, saya ngga tau Miu sakit apa.. Karena ngga ada angin ngga ada badai tiba-tiba saja tidak mau makan.. Tiba di RSH kami mendaftar (satu kucing satu kali daftar) kemudian menunggu di ruang tunggu sambil foto-foto dan memberi makan kucing-kucing di sana.. Kami bawa cat food karena berdasarkan pengalaman memeriksakan Ucu kemarin di sana banyak kucing bertebaran (?)..

Kucing tidak mau makan

Kucing tidak mau makan


Setelah diperiksa oleh Dokter (dokternya beda dengan yang memeriksa Ucu) ternyata Miu demam, dan cacingnya masih ada.. Kami tidak diberi Drontal lagi karena yang kemarin masih sisa setengah (Ucu seperempat, Miu seperempat) kata Dokter diberikan Miu setengah tablet nggapapa, tentunya setelah jarak seminggu dari terakhir kali diberi Drontal..

Miu diresepkan obat penurun panas amoxicillin, dua kali sehari sebanyak 1 cc (satu kali suntikan pipet).. Obat ini harus konsisten diberikan selama 7 hari, meskipun kucingnya sudah sembuh.. Sepertinya ini antibiotik *kumat sotoy nya*

Note : meskipun secara fisik Miu lebih kecil dibanding Ucu, tapi berat badan Miu 900 gram.. Mungkin karena Miu jantan ya..

Selain itu, Miu juga diberikan vitamin biolysin syrup, sebanyak 1 cc sehari, obatnya familiar ya hehe..

Dokter mewanti-wanti sekali agar Miu dipaksa makan, minimal sehari dapet setengah bungkus makanan basah (yang kemasan sachet).. Karena kalau tidak kemasukan makanan, kucing harus diopname..

mengobati kucing diare

mengobati kucing diare


Jeng jeng!

Kalau kucing Ibuk dan Bapak di Solo, sudah banyak yang opname.. Banyak yang mati juga waktu mondok di klinik.. *pengalaman orang tua saya dalam hal perkucingan sudah pro* Tapi ini di Jakarta bo‘, abis berapa cobak kalo sampe mondok di RSH..

No way

Berbekal tekad emak-emak irit, saya berdua ibu saya menyuapi Miu secara paksa.. Susah cuy! Meskipun Miu masih 2,5 bulan tapi sukses membuat luka di jari Ibuk saya, hiks.. Sampai pada akhirnya kami berdua trauma sekaligus kewalahan, akhirnya kami belikan susu khusus kucing.. Satu sachet seharga Rp 7.000,- di petshop.. Selama kira-kira dua hari Miu hanya minum susu tersebut saja.. Kalau benda cair lebih gampang nyuapinnya.. Airnya jangan banyak-banyak, susu dibikin sekental mungkin..

Sekitar tiga hari setelah diperiksakan, Miu perlahan mulai membaik.. Mulai agak mudah disuapin, mungkin dia paham kalau saya harus nyuapin dia seorang diri mengingat tak lama setelah periksa ke RSH Ibuk harus balik ke Solo.. Mulai bisa saya suapin makanan basah, meskipun belum banyak, dibikin sedikit tapi sering saja..

Berangsur-angsur Miu mau nyusu induknya lagi.. Kemudian mulai mengendus makanan kering.. Alhamdulillah..

Oiya, invoice periksa Miu habis sekitar Rp 200.000,- kalau tidak salah.. Amplopnya saya cari ngga ketemu deh, hehe..

Demikian pengalaman kami dalam kucing-kucingan di Jakarta, semoga ada manfaatnya..

Note : di kanopi RSH Ragunan terdapat papan yang ditempel foto-foto beberapa anjing dan kucing.. Mereka adalah anjing dan kucing yang kurang beruntung, ditelantarkan pemiliknya.. Setelah berobat mereka tidak ditebus, kasian ya.. Mereka available for being adopted.. Pinginnya sih semua saya adopsi, tapi mengingat satu dan lain banyak hal sepertinya belum memungkinkan.. Kucing-kucing ini (Ucu, Miu, dkk) pun sebenarnya bukan kucing peliharaan saya, hanya kucing liar sekitaran sini yang memeliharakan diri (?) pada saya.. Kebanyakan datang ketika jam makan saja, hanya beberapa ekor yang menetap (tidur klesotan) di rumah..

adopsi kucing jakarta

adopsi kucing jakarta


ADOPT, DON’T BUY!

Jual-beli kucing haram hukumnya dalam Islam! Rasulullah SAW melarang makan uang hasil penjualan anjing dan kucing (HR Abu Daud, HR Turmudzi).. 

Salah satu dari banyak dalil, silakan dipelajari lebih lanjut untuk dalil yang lainnya..

SAVE DOMESTIC CATS!

Program Hamil dari Sisi Psikologis..

Tadinya mau saya kasih judul “Konsultasi Psikologis sebagai Salah Satu Media Alternatif Program Hamil” tapi setelah saya pertimbangkan, selain panjang banget juga lebih mirip judul skripsi.. Hehe..

Salah satu dari banyak alasan saya diseret teman saya untuk ikut tes MMPI kemarin adalah sebagai bagian dari program hamil.. Sudah banyak sekali saya baca berseliweran di dunia maya, cerita mengenai program hamil, beberapa di antaranya sudah sekian tahun menanti dan akhirnya memutuskan untuk IVF, eeeh tau-tau hamil sendiri secara alami sebelum IVF dilaksanakan..

Kuncinya apa?

Satu hal yang hampir selalu saya temui dalam cerita tersebut adalah kepasrahan.. Yes, pasrah sepasrah-pasrahnya sama The One And Only Sang Pemberi Bayi..

Pasrah dan ikhlas, nulisnya gampang banget, cuma enam huruf aja.. Tapi gimana caranya mencapai titik kepasrahan dan keikhlasan yang hakiki, itu sebuah pertanyaan yang sulit dijawab.. Bagaikan bertanya Om, kelinci gimana bunyinya?

Kenapa?

Karena ngga ada tips & trik layaknya kisi-kisi Ujian Nasional.. Belajar pasrah dan ikhlas, sekolahnya seumur hidup.. Kembali lagi ke masing-masing orang, karena pasrah dan ikhlas datangnya dari hati..

Dan sampai umur saya yang sekian puluh tahun ini (terdengar tua sekali, ya?) saya belum benar-benar paham pasrah dan ikhlas.. Sekedar memahami di kepala, turun ke bibir, lalu ke jempol.. Belum datang dari hati..

Buktinya, tiap kali saya meyakinkan diri saya untuk pasrah dan ikhlas pada jalan yang ditetapkan Tuhan, tak pernah berlangsung lama.. Saya belum istiqomah, belum konsisten, belum tebel imannya.. Saya masih berusaha memahami, mencari jawaban, merencanakan apa yang sebenarnya di luar kuasa saya sebagai manusia biasa..

We Are What We Think

Sering dengar ungkapan ini? Yup! Apa yang kita prasangkakan, akan benar-benar terjadi! Kekuatan pikiran.. Kalau kita berpikiran positif, aku sehat, aku bahagia, aku cantik, itu yang akan terjadi atau minimal terpancar dari diri kita..

So that simple, berpikiran positif! Kalau dipikir-pikir, apa susahnya? Tapi seringkali sungguh sebuah tantangan bagi saya, karena saya terdidik untuk worst case situation, preparation for victory! Haha.. Sehingga saya hampir selalu berpikiran negatif dalam hal apa pun, agar saya bisa mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan untuk situasi yang paling buruk.. Well, meskipun kenyataannya ketika yang buruk itu sungguh terjadi pun saya tidak akan pernah siap..

Belakangan saya baru tau, kalau ini namanya CEMAS, alias anxiety, atau istilah medisnya Obsessive Compulsive Disorder.. Dan diam-diam saya punya ini sudah lama..

Pikiran Mempengaruhi Kesehatan

Tentu pernah dengar pula pernyataan ini, kan? Kalau suatu penyakit dirunut apa penyebabnya, mungkin dokter akan bilang ketularan virus, kena bakteri, dll.. Obatnya jelas, obat untuk membunuh virus atau bakteri.. Kita pun gampang membayangkannya..

Nah kalau penyebabnya karena pikiran? Kok rasanya membayangkannya seperti di awang-awang.. Agak gamang.. Gimana caranya pikiran bisa bikin seseorang sesak nafas, sakit jantung, kena maag, dll? Lalu gimana cara membunuh sumber penyakitnya, ini lebih gamang lagi..

Tapi ternyata memang beneran bisa!

Dalam tes MMPI saya menemukan pertanyaan seputar penyakit di semua bagian tubuh.. Mulai dari saya mengalami sembelit seminggu sekali, dada saya sering tiba-tiba berdebar-debar, telapak tangan saya mudah berkeringat, ulu hati saya sering sakit kira-kira seminggu dua kali, saya sering sakit kepala, kaki saya sering kesemutan, dan apa lagi saya lupa..

Tiap gangguan psikologis bisa menyebabkan penyakit tertentu pada tubuh.. Termasuk produksi hormon yang menjadi terganggu.. Hubungannya dengan program hamil itu tadi..

Secara psikologis sendiri, awalnya dulu saya menyiap-nyiapkan diri jika inseminasi tidak berhasil.. Lama-lama saya menjadi menjadi tidak yakin pada diri saya sendiri.. Lama-lama saya menyalahkan diri saya sendiri..  Lama-lama saya merasa useless.. Saya selalu tegang jika masuk masa subur, mulai ribet ukur suhu tubuh, bunderin kalender, dkk.. Kemudian mulai cemas menjelang haid.. Kalau dikilas balik, rasanya sebulan hidup saya ngga tenang, dan siklus ketidaktenangan itu berulang lagi bulan berikutnya seiring dengan siklus baru program hamil..

Pernah saya datang ke seorang bidan di rumah Simbah di Tuban, beliau lumayan kondang.. Antreannya banyak, dan konon katanya sudah banyak yang terbantu..

Pulang dari bidan tersebut, segera Simbah bertanya dengan antusias dan penuh harap “Gimana? Dikasih obat apa?

Jawabannya “ngga ada“, saya cuma dikasih dua saran : istri jangan tegang, suami jangan kecapekan.. Udah itu doank! Wow banget ya..

Gimana bisa hamil, kamu aja tegang begini.. Apalagi kalau suamimu kecapekan.. (kata bu bidan yang di Tuban)

Kamu aja kayak gini (bipolar, red), kalau sekarang udah ada anak mau jadi apa anakmu? (Kata psikiater)

Pokoknya kamu tiap weekend jalan-jalan aja, ke Puncak atau apa kek.. Nginep.. Seneng-seneng, nanti juga bakal jadi sendiri.. (kata dokter di Solo)

Kesimpulannya, mungkin sisi psikologis bisa dicoba sebagai alternatif program hamil.. Pendekatan melalui hipnotherapy, melalui melepaskan beban pikiran dengan bicara hati ke hati dan mendengar nasihat dari ahli, melalui mengenal diri sendiri, bahkan kalau perlu bisa bawa pasangannya agar sama-sama bisa dapat pencerahan seperti apa pasangan kita dan harus bagaimana menyikapinya..

Kesimpulan kedua, perjalanan pasrah dan ikhlas ngga singkat, harus dilalui dengan sabar.. Karena hubungannya lebih ke arah vertikal, maka kembali lagi pada seberapa iman kita pada Tuhan.. Harus lebih banyak mempelajari agama, lebih banyak berdoa.. Konsultasi psikologis hanya salah satu sarana penunjang untuk mengingatkan dan diharapkan mampu mempermudah masuknya ilmu ikhlas tadi..

Kadang, sesuatu bakal lari menjauh semakin kita kejar.. Tapi ketika kita sudah ikhlas melepasnya pergi dan berhenti berlari, sesuatu tersebut tiba-tiba datang dengan sendirinya..

NB: Baru-baru ini sedang viral kasus penganiayaan anak berinisial J, ternyata ibunya penderita bipolar juga..

NB: saya ingat pernah membaca dan membagikan salah satu kisah orang di media sosial mengenai betapa luar biasa tubuh kita dalam menyembuhkan diri sendiri dengan kekuatan pikiran.. Semoga link-nya bisa diakses ya, agak panjang tapi bacanya sambil takjub.. Klik di sini..


Tertawalah, karena tertawa itu sehat.. Tertawa yang lepas, yang seolah tanpa beban..

***

Maaf agak berantakan & ngga fokus, tulisannya dibuat di dua periode jadi feel-nya beda..

Jakarta, 2017

Pengingat untuk diri sendiri ketika nanti mulai luntur kadar kepasrahannya yang memang belum seberapa ini..

***

Yuk baca artikel lainnya juga :

1. Pengalaman Inseminasi di Jakarta

2. Pengobatan Alternatif Haji Sugeng Cilodong

3. Tak Ku Sangka, Aku Bipolar

8 MM

Lama banget ngga nulis ya, hehe.. Sebenarnya banyak bahan untuk ditulis, tapi sebulan terakhir ini mood lagi inginnya malas-malasan sambil baca kumpulan chat lucu antara ojek online dengan customer-nya.. *produktif amat yah kegiatan saya*

Di antara sekumpulan bahan yang antre untuk ditulis, saya paling pengen nulis yang ini duluan : 8 mm! Ini adalah sebuah judul film yang saya tonton berdua si Om akhir pekan kemarin..

Saya memang selalu tertarik mengabadikan suatu film yang saya rasa tidak biasa di sini.. Dan seperti yang sudah-sudah, yang akan saya bahas bukan mengenai sinopsis atau isi film tersebut, tapi saya akan ceritakan kesan subyektif saya mengenai film tersebut..

Awalnya memang yang membuat saya tertarik menonton film keluaran tahun 1999 ini adalah selain karena sekilas saya baca sinopsisnya mengenai detektif yang menyelidiki kasus misterius, juga karena pemeran utamanya adalah aktor kenamaan Nicholas Cage.. 

Sinopsis pendeknya seperti ini : Nicholas Cage yang merupakan seorang detektif swasta disewa oleh seorang janda tua yang kaya untuk menyelidiki film amatir 8 MM yang ditemukan setelah kematian suaminya..

8 MM


Yang membuat bulu kuduk merinding, film tersebut adalah film snuff! Apa itu film snuff? Film snuff adalah film yang merekam adegan pembunuhan, ada yang nyata (pemain film sungguh dibunuh) dan ada juga yang ternyata rekayasa (dengan bantuan efek khusus), dibuat dengan berbagai tujuan (yang sudah pasti ngga bener).. Seperti opening film Sinister..

Saya sempat menuliskan mengenai 50 Shades Of Grey beberapa waktu yang lalu, di akhir tulisan saya tulis bahwa otak akan memerlukan dosis serotonin yang lebih untuk merasa puas (karena itu, jika hanya menuruti kepuasan, manusia ngga akan ada puas-nya).. Jika yang sebelumnya ‘hanya‘ tertarik pada hal-hal masochist seperti BDSM, maka lama-lama mungkin otak akan menginginkan sesuatu yang lebih, seperti snuff film! 

Itulah yang menjadi latar belakang film 8 MM ini, dimana beberapa orang yang sakit jiwa berkumpul, yang satu merasa puas dengan menyakiti (atau dalam film ini membunuh), yang satu merasa puas dengan melihat film tersebut.. FYI, si eksekutor yang menjadi pemeran utama dalam film snuff tersebut (dimana dalam tiap film selalu memakai topeng), ternyata dalam kesehariannya ‘terlihat‘ seperti orang normal, dan bahkan berasal dari keluarga yang religius..

Diceritakan dalam film tersebut bagaimana si tokoh utama Detektif Tom Welles yang berusaha mengumpulkan satu demi satu petunjuk.. Satu petunjuk mengarahkannya pada petunjuk lain, semakin dekat ia dengan jawaban yang dia cari, tanpa sadar semakin dalam pula dirinya larut dalam dunia tersebut.. Digambarkan bahwa semakin dia mencoba memahami dunia tersebut, semakin dia tidak mengerti : kok ada orang-orang seperti itu? Kok bisa??

Pada akhirnya memang Tom Walles ngga bisa paham dengan jalan pikiran mereka, karena memang mereka sakit jiwa.. Meskipun sempat terseret ikut arus dan ketularan masochist, namun akhirnya Tom Walles sadar.. Dalam film digambarkan, setelah kasus selesai, Tom Walles mengalami guncangan jiwa yang hebat.. Pulang ke rumah dan menangis meminta pertolongan istrinya.. Kurang jelas minta tolong diselamatkan dari apa, mengingat semua pelaku yang terkait dengan film snuff tersebut telah dia bunuh.. Mungkin minta tolong diselamatkan dari apa yang telah dia lihat dan dia alami..

Snuff film


Ketika menonton film ini saya jadi teringat dua kejadian, yang pertama adalah kasus pembunuhan tenaga kerja wanita asal Indonesia beberapa bulan yang lalu dimana tersangka yang merupakan seorang bankir dengan sengaja merekam pembunuhan yang dia lakukan sendiri.. Yang kedua, snuff film berjudul Daisy Destruction yang sempat beredar di Deep Web, yang untungnya gagal diakses oleh teman saya karena konon eksekutor dalam film tersebut sudah tertangkap dan filmnya sudah dihapus..

Saya sempat membaca, ada yang pernah melihat film yang kedua, dan akhirnya menjadi gila.. Awalnya saya pikir mana mungkin gara-gara film bisa jadi gila? (FYI, film yang kedua ini si pemeran utama alias si korban adalah anak kecil).. Tapi tokoh dalam film 8MM yang bernama Max California (dia sudah berkecimpung dalam dunia tersebut cukup lama, ingin mentas tapi ngga bisa) pun sempat mewanti-wanti Detektif Tom Walles bahwa memasuki dunia tersebut sedikit banyak akan mempengaruhi kondisi kejiwaan, sehingga Max meminta Welles berpikir-pikir lagi sebelum memutuskan mau masuk ke dunia tersebut..

Yah, intinya pesan yang bisa saya ambil dari 8MM ini adalah : ngga usah coba-coba! Ini bakal mempengaruhi mental, karena apa yang sudah dilihat ngga bisa di unsee.. Karena pada akhirnya hanya akan ada dua kemungkinan : terseret arus untuk masuk lebih dalam, atau jadi gila

***

Yuk, langsung cek artikel tentang film luar biasa lainnya :

1. Flowers in the Attic

2. Expecting Amish

3. Curious Case Of Benjamin Button 

Resep Choco Cookies..

Ada sejarah panjang di balik judul di atas, karena ini daily blog bukannya situs resep masakan, maka sepertinya saya mau cerita panjang lebar dulu sebelum nulis resep.. Oke ya? *serah lu nop, blog elu*


Nekad Beli Oven

Pastinya ngga bisa bikin cookies tanpa oven, jadi cerita saya mulai dari sejarah pembelian oven.. Pekerjaan si Om yang pindah-pindah dari kota satu ke kota lain membuat kami hidup nomaden..

Enaknya nomaden? Tentu saja bisa mengunjungi tempat-tempat yang berbeda.. Termasuk mencicipi makanan-makanan dan warung-warung khas.. Selain itu, nambah wawasan dan memperkaya pengalaman.. Satu lagi, kalau bosen di kontrakan dan lingkungan satu, bisa cari kontrakan lain dan pindah ke lingkungan baru..

Ngga enaknya nomaden? Pasti, sedih kalau mau pindah meninggalkan suatu tempat yang banyak kenangannya.. Mana ngga tau kapan bisa ke sana lagi.. Itu yang utama sih.. Selain piaraan yang ngga bisa dibawa (apa kabar Pong di sana?).. Berikutnya, di samping belum bisa settle di rumah sendiri, juga minim perabot! 

Bayangkan, sewaktu di Lampung dulu cuman punya piring empat biji, mangkok dua, gelas lima.. Tanpa beli kasur, lemari, kursi, dan perabot sendiri.. Pindahan dapet lima kardus gede euy! Belum termasuk dua buah koper dan dua buah tas jinjing super padat yang bikin kami kelebihan muatan 30 kg di bandara Radin Inten 2 dan kena charge Rp 600.000,- an sekian, lupa tepatnya.. Belum termasuk juga barang-barang yang tidak bisa kami bawa seperti jemuran, karpet, dispenser beserta galon, ember, minyak goreng 2L yang baru saja dibuka, bawang, dan ransum lainnya (pemberitahuan pindahnya memang mendadak)..

Topping : sereal, keju, energen.. Mix aja sesukanya..


Berdasarkan pengalaman ribet pindahan tersebut, kami mengambil pelajaran untuk meminimkan yang bisa diminimkan.. Kalau ngga perlu-perlu amat, ya ngga usah beli.. Namun karena lama-kelamaan saya bosen di rumah, pingin eksperimen (as always) akhirnya saya beli juga blender dan mixer.. Belinya diem-diem di toko elektronik depan gang, naik sepeda.. Ya meskipun akhirnya ketauan juga sama si Om.. Wakakakaka..

Nb : ternyata blender saya ngga bisa ngancurin es batu donk.. Hahaha.. Murah banget sih, jadi motornya ringan.. Apa daya, di toko depan gang ternyata cuma ada blender merk itu sama Phillips.. Sett dah, dari rumah cuma bawa Rp 300.000,- rencana beli Miyako ternyata ngga ada.. Hahaha..

Setelah blender dan mixer yang notabene kecil, saya ngiler pengin beli oven.. Sudah ikut gerakan menabung si hijau (itu loh, nabung uang Rp 20.000,-an) sampai dapat entahlah mungkin sejuta.. Pembelian oven belum di-acc oleh si Om, karena memang body-nya gede.. Sampai akhirnya duit oven saya foya-foya-in buat beli parfum 6 botol bahahahahaha..

Mau bikin almond cheese tapi ngga ada almond..


Akibat Emak-emak yang Bete di Rumah

Liburan kapan hari kemarin, si Om berturut-turut ada acara kantor, salah satunya kondangan sama temen-temen ke Bogor.. Saya di rumah saja, 7 hari dalam seminggu.. Akibatnya? Senin siang saya jalan-jalan sendiri ke supermarket mumpung weekdays sepi.. Iya loh, sungguh ke supermarket itu sangat menghibur emak-emak, ngga usah nongkrong di mall atau kafe.. Pokoknya pulang-pulang saya sudah nenteng kardus super besar.. Wkwkwkwk..

Kadang saya memang ngga sadar ngapain aja tadi di supermarket, begitu tiba di rumah dan buka kardus belanjaan, tau-tau kaget karena isinya rak susun tiga dan sebuah oven tangkring! Hahaha.. Bukan kali pertama sih, lain hari pernah juga ke Alfamidi niatnya beli bakso, pulang-pulang begitu cek belanjaan ternyata di dalem tas kreseknya ada semir rambut donk.. Kalo kata Mas Bayu : Aku ki nyat embuh kok.. Pesan untuk para lelaki : dampingi dan gandenglah wanitamu saat di mall atau pertokoan, biar ngga kalap ambil ini-itu.. 

Murah loh ovennya.. Di bawah cepe..


Percobaan Pertama Bikin Cookies

Dapat resep dari internet, tapi takaran saya asal saja pakai feeling.. Jadi deh cookies cokelat meskipun penampakannya berantakan, berhubung saya lupa kalau kue bakal mengembang di oven jadi harus dikasih jarak.. LOL

Meskipun penampilannya seperti kue second alias yang sudah digigitin pinggirannya sama anak kecil, tapi rasanya not bad.. Bukan saya yang bilang, saya cobakan ke tetangga.. Kalau tetangga masih idup setelah makan kue saya, saya baru berani makan.. Huehehehe.. Kidding.. Malamnya pun diincip si Om, katanya enak.. Eh beliau ngga curiga donk itu kue bikinnya gimana.. Mungkin dikira digoreng, wakakakakaka.. Sementara situasi aman.. *evil laugh*

Besoknya, saya bungkusin kue tersebut untuk dibawa ke kantor.. Baru ditanyain deh sama si Om, bikinnya pakai apa? Waktu saya bilang pakai oven, beliau reaksinya lucu.. Antara ketawa sedih, prihatin, merasa dikibulin, dan sebagainya.. Tapi ngga marah kok, soalnya kuenya enak sih.. Eh sampai kantor katanya langsung ludes.. Malah ada yang minta resep..

Baru saya ngeuh kalau saya kemarin waktu bikin ngga sadar berapa takarannya.. Akhirnya saya ulang, bikin percobaan kedua.. Kali ini karena choco chips dan kacang kenarinya habis, saya pakai topping : remukan biskuit better, energen vanilla, remukan sereal yang dikasih Mba Wibi waktu meetup hari sebelumnya (tengkyu Mba Wibs!)..

Ini rasa susu vanilla loh yah, meskipun warna kecoklatan..


Resep Cookies :

1. Telur 1 butir

2. Mentega separuh bungkus lebihin dikit (yang Rp 7.000,-an)

3. Gula pasir 6-8 sendok makan (sesuaikan, kalau kurang manis baru ditambah)

4. Tepung terigu 10 sendok makan

5. Susu bubuk vanilla 3-5 sachet

6. Coklat bubuk 1 sachet (saya pakai yang buat minuman)

Cara Bikin : 

1. Telur, mentega, dan gula di-mixer dengan kecepatan rendah-sedang sampai telur mengembang..

2. Masukkan susu bubuk, tepung, dan coklat sambil tetap di-mixer dengan kecepatam rendah.. 

Kalau bikin rasa vanilla, susu bubuk dibanyakin.. Tambah panili dikit.. Ngga usah dikasih coklat..

3. Olesi loyang dengan mentega, cetak adonan, beri topping.. 

Topping bisa ditambah setelah adonan dicetak di loyang, bisa dicampur ke adonan (lalu di aduk pakai sendok, jangan mixer lagi) sebelum dicetak di loyang..

4. Oven sampai warna berubah kecoklatan.. Lalu keluarkan loyang, dinginkan.. Cookies bakal lepas sendiri kalau sudah dingin..

Alternatif Topping :

1. Choco chips

2. Kacang kenari (almond lebih enak, mede juga enak, tapi mihil bo’)

3. Energen

4. Remukan sereal atau biskuit, lebih bagus kalau di-blender 

5. Keju parut

Ulasan Tentang Oven Cap Mikey Mouse

Sebelumnya, saya ngga tau apakah oven ini diproduksi secara massal atau cuman hasil bikinan pegawai supermarket tersebut yang iseng sambil jaga toko mumpung sepi.. Soalnya saya belum pernah dengar merk ini sebelumnya.. Awalnya sempat ragu, karena dulu pernah searching merk yang kondang harganya di atas Rp 200.000,- sedangkan ini yang ukuran paling kecil hanya Rp 67.000,- dan yang lebih besar Rp 96.000,- tapi ngga tau gimana ceritanya toh tiba-tiba oven ini ada di rumah.. Hahaha..

Overall dengan harga segitu saya cukup puas.. Nanti kalau suatu saat pindah, ditinggal atau diberikan ke orang lain pun rasanya ngga terlalu sayang (btw, kulkasmu apa kabar nop?).. Saya beli ukuran yang paling kecil dan tinggal satu-satunya di swalayan tersebut.. Eh ada yang lucu loh, ini merk Mikey Mouse tapi kalau diamati gambarnya lebih mirip Shaun the Sheep hahahaha maapin ngga penting..

Pengalaman Pertama Kena AME..

Hai pemirsah.. Saya mau sedikit curcol ah, mumpung timing dan suasananya pas, almost 2 am hehe.. Jadi ceritanya saya begadang, lebih tepatnya ngga bisa tidur gara-gara tadi sore gagal bikin carousel ads di facebook.. Seperti biasa, kalau sudah gagal barulah saya baca-baca dan cari tau.. Kebiasaan, harusnya cari tau di awal biar ngga gagal, jangan ditiru ya.. Hehe..

Oke, saya memang pemula dalam hal facebook ads ini, masih newbie dan kinyis-kinyis.. Tapi saya sudah kena AME (ads manager error) alias kena banned satu kali *loh kok malah bangga sih nop?*  *ini bukan bangga tapi sedih*

Jadi, sekarang kalau mau bikin iklan lagi super hati-hati..Deg-deg-an euy! Btw tadi saya mau cerita apa ya? Bahahaha kepanjangan pembukaannya.. Maafkan..

Pengalaman Kena AME

Dari sekian buanyak macam facebook ads, saya baru pernah coba like fanpage, boost post, dan sekali bikin audience untuk traffic website.. Sebelum akhirnya kena banned karena sepertinya melanggar policy, ngga sengaja merujuk atribut pribadi orang.. Lebih tepatnya kondisi keuangan seseorang, dengan kalimat “ngga bikin kantong kering“..

Hari itu memang internet kurang responsif karena mendung gelap banget.. Sewaktu bikin iklan sebenarnya audience-nya ingin saya ganti tapi ngga berhasil kebuka.. Karena sebelumnya pernah iklan like fanpage yang audience-nya default setting dari facebook, dan hasilnya not too bad, saya nekad juga klik pesan iklan.. Eh, iklan ditolak donk.. Mampus! Saya bingung.. Total saya bikin banding ke facebook sebanyak 3x pada saat yang sama, plus balesin email notifikasi AME sampai 2x..

Saya agak bingung karena laporan banding ada dialog metode pembayaran yang mana tidak ada opsi untuk metode pembayaran yang saya pakai.. Hanya ada opsi Kartu Kredit dan PayPal sedangkan saya pakai sistem prabayar via transfer ATM.. Mana saldo abis saya top up Rp 250.000,- hiks hiks..

Memang ada text box yang muncul, bilang kalau laporan sudah terkirim dan sebentar lagi akan direspon balik oleh tim facebook.. Tapi tidak dijelaskan sebentar lagi itu berapa lama.. Hampir tiap jam saya cek email, ngga ada balesan.. Malamnya, saya pun begadang untuk cari solusi bagi yang pernah mengalami kejadian serupa.. Memang banyak sih, dan bermacam-macam kasusnya.. Sampai besoknya, dan besoknya lagi, belum ada feedback.. Hingga akhirnya saya menyerah, pasrah, dan merelakan saldo saya.. Aplikasi ads manager pun sudah saya uninstall dari ponsel, karena bikin baper liatnya..

Jeng jeng!

Trus Gimana Donk?

Saya googling dan menemukan beberapa solusi kalau kena AME dengan worst case scenario banding ditolak.. Yang paling gampang, bikin akun baru.. Karena ads manager nempel ke akun facebook individual, tiap akun facebook hanya punya satu ads manager.. Begitu kena AME, bubar deh.. Ngga bisa dipakai lagi : iklan yang lagi jalan berhenti, mau bikin iklan baru ngga bisa, otomatis data audience yang udah susah payah dikumpulkan ngga bisa dipakai lagi, dan fanpage yang kita punya mentog di situ aja ngga bisa dipromosiin lagi.. Tapi konon cara ini rawan AME lagi karena facebook punya record IP dan Kartu Kredit yang dipakai bayar.. Sekali AME tetap AME, hidup AME! *pok ame-ame*

Alternatif berikutnya, bikin akun di business facebook.. Ini menempel tapi terpisah dari facebook (nah gimana tuh?), berdiri sendiri.. Business facebook ini memfasilitasi iklan skala perusahaan yang punya struktur organisasi.. Jadi, ada adminnya, ada pengelola tiap-tiap iklan, ada bagian keuangannya.. Bisa login dari banyak IP tanpa dicurigai facebook sebagai unusual activity.. Dan kalau ada campaign yang iklannya kena AME, yang ngga bisa diakses hanya satu campaign itu saja.. Campaign yang lain masih bisa diakses.. Akun business facebook-nya masih bisa digunakan..

Saya sudah bikin akun business facebook.. Tapi mentog di sistem pembayaran karena ternyata cuma pakai Paypal dan CC, ngga ada opsi prabayar via transfer.. Saya coba utak-atik ngga ketemu.. Bisa sih bikin virtual account, ada banyak penyedia jasanya.. Tapi saya awangawangen, males ribet.. Dan akhirnya saya pun hanya bisa pasrah.. Berhenti dulu jualannya, kita smulean aja! *buat selingan, boleh loh dengerin hasil duet saya di smule, kayak gini contohnya*

Kabar Bahagia Untuk Orang yang Pasrah

Suatu malam yang tenang dan remang-remang, saya iseng cek email (email yang saya pakai untuk facebook memang jarang sekali saya buka, karena bikin facebook-nya sudah dari jaman baheula jadi nama email-nya masih alay).. Saya setengah syok, ngga percaya, saya pikir halusinasi, mata saya yang semula sudah 5 watt (karena memang sudah larut malam) dan bersiap merem pun tetiba langsung cling lagi melek seketika : ada feedback dari facebook yang isinya ads manager saya diaktifkan kembali! Saya sampai kucekkucek mata, baca pelan-pelan karena in English, takutnya udah kegirangan ternyata saya salah translate-in kan ngga lucu banget.. 

Alhamdulillah ya Alloh, seneng banget.. Ternyata betul kata orang, kalau udah pasrah dan ikhlas tau-tau yang diharapkan bakal didapet.  Tsaaah, bijaksini dikit..

Tips Bikin Iklan Facebook

1. Yang jelas, jangan males baca policy! Jangan kayak saya ya.. Kalau bisa, di-print dan ditempel di meja kerja.. Jadi kalau mau bikin ads gampang liatnya.. Kalau udah sering bikin iklan, barangkali udah hafal di luar kepala, tapi ada baiknya dicek lagi mana tau ada yang kelupaan.. Cek juga update policy-nya, karena bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan..

2. Jangan keburu nafsu! Jangan pingin jualan banget.. Kalau bikin fanpage, jangan kosongan langsung iklan.. Isi dulu barang 3 atau 5 postingan terkait tema fanpage.. Facebook pinginnya orang-orang berinteraksi dengan wajar.. 

3. Sabar, selow.. Kendalikan diri.. Iya, ini penting banget.. Jangan asal klik kayak saya.. Kalau ngga bisa kebuka, ya coba lagi, tunggu lima menit.. Kalau perlu, cari tau googling pengalaman serupa yang pernah dialami orang lain barangkali ada solusinya.. Kalau gagal bikin iklan traffic, ya jangan banting setir bikin boost post, asal iklan jalan.. Karena tiap iklan objektifnya beda, begitu pun cara facebook mengiklankannya.. Paling penting, kalau niat awal bikin iklan traffic pasti yang terpatri di otak kita ya bikin iklan  traffic.. Kalau banting setir ke iklan boost post, takutnya policy-nya ada yang ngga sengaja dilanggar.. Tiap iklan ada settingannya sendiri-sendiri, misal berapa ukuran gambar.

4. Harus santai dan fokus.. Kalau lapar, makan dulu.. Kalau belum sholat ya sholat dulu.. Kalau ngantuk ya tidur dulu..

5. Tips terakhir teknis banget : patuhi policy.. Jangan coba-coba iklan aneh-aneh kalau ngga urgent.. Usahakan bikin iklan di perangkat yang sama, browser yang sama, dengan nomer SIMcard internet yang sama untuk menghindadi unusual activity..

Policy Udah Tertempel di Dinding


Note :

Bikin banding keterangannya ditulis in English ya.. Pas-pas-an gapapa.. Atau kalo ngga PeDe ya pakai translator.. Isinya kira-kira : minta dijelaskan karena ngga tau kenapa tiba-tiba kena AME, jelasin kejadiannya gimana (misal kasus saya, internetnya slow karena mendung, dll), minta maaf, janji bakal lebih hati-hati kalau mau bikin iklan lagi..

Kalau ada masalah atau bingung saat bikin iklan, tanyakan pada senior atau mentor (kalau ada).. Kalau ngga ada, googling dulu siapa tau ada yang pernah mengalami masalah yang sama.. Tapi kalau ternyata ngga nemu solusinya juga, sebaiknya tanyakan atau laporkan langsung ke facebook.. Jangan asal coba-coba sendiri, apalagi sampai asal klik.. Jaga-jaga aja.. Laporkan ke facebook, sertakan screenshot atau video yang menjelaskan permasalahannya.. 

Resep Mushroom Sautee..

Jadi ceritanya beberapa waktu yang lalu saya diajak temen sight seeing di sebuah mall di bilangan Jakarta Selatan.. Kami makan siang di salah satu restoran yang menunya aneka steak.. Saya sih biasanya ngga berani terlalu aneh-aneh kalau makan, kecuali memang diajak nyobain tempat makan baru dan aneh sama si Tiara.. Si Om lebih suka menu tradisional.. Kalau menu internasional, sebutlah sushi, pizza, burger, dll, ujung-ujungnya pasti saya yang disuruh ngabisin.. Jadi kalau ke warung steak ya saya pesen steak, #akukudupiye #whatdoyouexpectmefor hahaha..

resep mushroom sautee (jamur kancing)

resep mushroom sautee (jamur kancing)

Berhubung saya sedang banyak pantangan makan  (thanks to Pak Haji Sugeng, saya jadi irit bahahahaha), jadi saya ngga bisa pesan es, kopi, coklat, menu ayam negeri, menu berlemak, dll.. Bingung mau pesan apa, masa iya bengong doank liatin temen makan sambil ngeces.. Akhirnya oleh rekomendasi teman saya, saya pesan mushroom sautee..

Hah, apa itu sautee mushroom? Sate Mas Rum?

Saya denger aja baru sekali.. Hahaha.. Dijelaskan oleh temen saya, yang kebetulan lumayan hobi nyobain aneka menu di berbagai restoran.. Mushroom sautee itu bahasa lokalnya semacam tumis jamur.. Bahahahaha.. Belakangan ketika saya googling resep, ternyata sautee itu cara masak dengan api besar dalam waktu yang singkat, yah kira-kita begitu lah ya..

jual home decor

Bayangin jamur yang empuk goyor-goyor gitu ditumis.. Hmmm.. Biasanya sih saya olah jamur tiram, itu pun digoreng tepung jadi kriuk.. Jamur tiram tumis pernah sih, tapi jarang.. Eh tapi lumayan enak juga kok.. Nah singkat cerita begitu pesanan saya datang, eh rasanya enak donk.. Sekilas kelihatan simpel banget resepnya, saya bertekad nyobain masak kapan-kapan.. Hahahaha.. *gaplok diri sendiri*

Mushroom sautee yang saya makan di restoran adalah jamur champignon.. Tapi mau pesen titip dibeliin jamur champignon  ke tukang sayur kok saya ngga tega bilangnya (?).. Sampai pada suatu hari saat berbelanja di tukang sayur saya lihat sebungkus jamur teronggok di antara jamur tiram.. Jamur kancing sih, tapi ngga papa kali ya.. Sekilas bentuknya mirip kok (?)..

Cusss beli jamur tersebut, setengah bungkus boleh dapet Rp 4.000,- aja hemat kan.. Saya eksekusi, dan taraaaaa! Sukses, rasanya not bad.. Perbandingannya kira-kira 11-13,5 lah sama yang di restoran.. Cuman saya skip bagian dried herbs-nya karena ngga punya hahahahaha..
Buat yang pengen nyobain, ini resep Mushroom Sautee ala saya.. Simpel banget nget nget nget..

jual baju bayi lucu

Bahan :

1. Jamur champignon (bisa diganti jamur kancing) – jumlah secukupnya dikira-kira aja ya hahaha.. Cuci bersih lalu iris jadi empat bagian..

2. Bumbu : bawang putih, garam, lada hitam, perasan jeruk lemon dikit kalau ada, penyedap rasa bila suka

3. Dried herbs kalau ada

4. Minyak sayur, mentega, olive oil

Cara masak : 

Karena pakai api besar maka semua bahan saya masukkan bersamaan, kalau bawang duluan takut gosong.. Btw, waktu teflonnya saya goyang-goyang, apinya nyembur-nyembur euy! Macam acara chef di tipi.. Kaget sumpah waktu saya pertama kali masak.. Hahaha.. Maapin katro..

Eh yuk cek website baru saya di www.asternovi.com saya berencana nulis di sini belum sempat euy.. Kapan-kapan ya! Lagi rempong banget ini tapi disempetin posting resep.. Hahaha..

Yuk cek artikel saya yang lain:

1. Referensi Tempat Belanja yang Oke di Jakarta

2. Yuk karokean pake aplikasi, seru loh!

3. Perkiraan biaya inseminasi Jakarta Selatan

Smule Pakai Video..

Ini selalu merupakan sebuah hal yang spesial dan tantangan tersendiri bagi saya, berhubung ponsel saya ternyata tidak support untuk video smule.. Hampir tiap kali ada birthday collab anggota PILPROJECT, saya selalu absen.. Atau lebih sering isi koleb audio, hanya sekali dua kali saja saya ikut koleb video, itu pun boleh minjem ponsel si Om..

Terakhir kemarin bahkan ponsel si Om pun tidak bisa lagi dipakai video, tepatnya setelah update smule di PlayStore.. Entah kenapa..

 

Cara Share Video Smule via Youtube

Cara Share Video Smule via Youtube

Nah tempo hari sewaktu mudik ke Solo, saya menjarah ponsel Ibuk untuk saya instal smule.. Tiap pagi Ibuk memang masih bekerja, tepatnya memasak bersama tim katering yang lain di rumah tetangga sebelah.. Lumayan, setiap pagi selama sekitar dua jam ponsel Ibuk bisa saya pinjam untuk video smule, daripada nganggur, mubadzir kan.. Hihihi..

Ternyata, video-an smule itu susah euy! Bukan kenapa-kenapa, tapi saya mati gaya! Bahahahaha.. Coba bayangkan, selama tiga menit harus ngapain? Iya sih, nyanyi.. Memang jauh lebih mudah kalau cuma join orang saja, ketularan vibe-nya si empunya OC dan hanya tinggal ikut alurnya saja.. Sekalinya saya coba OC video, benar-benar mati gaya saat part lirik bukan bagian yang kita nyanyikan.. Tiga menit full kita sendirian yang nampang di video..

Cara Download Video Smule via thebluebyte.com

Cara Download Video Smule via thebluebyte.com

Itu pun belum dilihat dari segi sinematografi (?).. Yang sudah terbiasa nyanyi video kok berasa enak aja dilihatnya.. Tau kemana mata harus fokus, tau dari jarak berapa ambil gambar, harus dandan seperti apa, beberapa malah ada yang bikin tema-tema sendiri.. Seneng liatnya..

Jangan tanya punya saya, se-layar muka semua! Itu pun kadang muka cuman separo karena ternyata kepotong layar.. Hehe.. Mata juga kadang masih ngga fokus karena sambil lirik-lirik tukang bakso lewat hahahahaha.. Masih baca lirik terus, lupa liat ke kamera.. Masih kadang tiba-tiba kebelet ketawa pas kaget liat muka sendiri sehingga terpaksa skip sebagian lirik yang harusnya dinyanyikan.. Dsb..

kalung cantik asternovi.com
Seriously, kesimpulan saya : video smule itu perlu latihan guys! Biar enak dilihat.. Kemudian kesimpulan kedua, lebih enak pakai mic yang dekat mulut supaya bisa menyesuaikan frame muka kita mau sejauh apa di video (saya pakai mic bawaan ponsel, jadi muka ngga bisa jauh-jauh dari ponsel).. Kesimpulan terakhir dan yang paling aduhai adalah : video smule itu nagih! Bahahahaha..

Mau jelek kayak gimana muka saya di video, mau ngga PD kayak gimana, tapi besokannya penasaran pengen cobain lagi.. Meskipun tiap saya OC video ternyata yang join dikit banget.. Mungkin follower saya syok, suara sama muka ngga sesuai ekspektasi.. Dan setelah saya OC video follower saya langsung berkurang beberapa orang.. Wkwkwkwk..

Saya jadi belajar beberapa hal baru nih hasil video smule, selain bagaimana tips bikin video smule yang asik, juga cara download video smule.. Ternyata caranya sama, tetap via thebluebyte.com di sana ada opsi untuk download audio saja atau download video dalam format mp4.. Nah selain itu, saya juga cobain share video smule via youtube.. Bisa langsung terkoneksi dengan akun youtube yang ter-login di ponsel tersebut (saya coba pakai akun youtube saya sendiri di ponsel saya, juga akun youtube si Om di ponsel beliau.. Keduanya sama-sama pakai akun smule saya)..

Yuk, bikin video smule sama-sama.. Asal jangan buka-bukaan ya!

Baca juga artikel saya yang lain :

1. Cara Download Rekaman Smule Tanpa Instal Aplikasi

2. Apa sih OC? Join? Harms? SS fx?

3. Contoh Partingan Beserta Hasil Rekamannya di Smule