Lipstik Gratis DandanBareng..

lipstik gratis dandanbareng

lipstik gratis dandanbareng

Kamu suka pakai lipstik? Pacar kamu suka pakai lipstik? Atau istri kamu? Ibu kamu? Adek kamu? Budhe? Embah?

Get ready! Bulan Januari ini, dandanbareng.com mau bagi-bagi lipstik gratis lho! Caranya gampang banget, cuman upload foto doank.. Informasi lebih lanjut, langsung klik www.dandanbareng.com aja!

Ini dia bocoran hadiah bulan Januari ini :
1. Satu buah Oriflame The One Power Shine Lipstick
2. Satu buah Oriflame The One Unlimited Colour Lipgloss

jual jam cantik

jual jam cantik

Nah, tunggu apa lagi? Segera colek teman, pacar, istri, adek, ibu, budhe, dan embah kamu buat ikutan challenge dandanbareng! Gratis tanpa dipungut biaya.. Jangan lupa subscribe dan follow IG dandanbareng juga ya, karena bulan-bulan berikutnya bakal ada yang gratis-gratis lainnya..

dandanbareng aja! Karena yang barengan itu lebih asyik..

Yuk, baca artikel saya yang lain :

1. Referensi Tempat Belanja Oke di Jakarta

2. Karokean pake aplikasi yuk, rekaman kita bisa didownload jadi mp3 loh!

3. Resep Mushroom Sautee Pakai Jamur Kancing (plus video tutorial)

Ada Diskon di dandanbareng.com Lho!

subscribe ya!

subscribe ya!

Ini ceritanya proyek lanjutan dari kelas SB1M kemarin.. Setelah sekian lama dateng kelas cuma bengong doank, ngga tau mau ngapain, hehe.. akhirnya, saya dapat pangsit juga!

Kemarin saya sempat baca-baca tentang wordpress.com, wordpress.org, blogger.com, dan dewaweb.. Awalnya pilihan saya antara yang pertama atau yang ketiga.. Tidak terbayang akan mengelola sebuah website secara mandiri, karena pasti ribet.. Tapi pada akhirnya setelah melalui serangkaian pertimbangan, saya putuskan untuk membuat website baru yang hosting sendiri di dewaweb.. Kapan-kapan saya ceritain ya, kalau ngga di novsabatini.com ya di dandanbareng.com..

jual cincin cantik korea

Yuk, subscribe website baru saya : dandanbareng.com!

Selain saya tampil ‘beda’ di sana, juga bakal banyak kegiatan seru loh.. Ada diskon langsung 20% juga, cukup dengan subscribe dandanbareng.com, seru kan? Jangan lupa follow IG-nya juga ya..

Yuk, cek artikel saya yang lain :

1. Referensi Tempat Belanja di Jakarta

2. Perkiraan Biaya Inseminasi Jakarta Selatan

3. Resep Mushroom Sautee Pakai Jamur Kancing

Pengalaman Pertama : Mencoba Kelas Gratis SB1M..

Sebelumnya, apa sih SB1M?

SB1M adalah semacam sekolah bisnis yang spesialisasinya di bidang internet marketing.. Saya juga awalnya dapet info dari si Om, entah dari mana si Om nemu link SB1M ini, tau-tau dia daftarin nama dan email saya.. Katanya mumpung gratis..

Iya, GRATIS nyobain kelas SB1M sebanyak 3x pertemuan.. Maka akhirnya berangkatlah saya ke kelas SB1M yang diadakan di Gedung 2 Lantai 9 Sentra BRI nun jauh di Soedirman..

Suasana Kelas SB1M

Suasana Kelas SB1M

Di balasan email dari SB1M sih, dikatakan untuk bawa laptop saat kelas.. Saya sudah sangat amat lama sekali banget tidak pernah lagi nenteng-nenteng laptop jalan jauh.. Jadilah saya bawa tas berisi laptop jalan di jembatan sirotol mustaqim antara halte Semanggi ke halte depan BRI yang panjang naudzubillah dan naik turun itu, eeh sampai sana donk pertemuan pertama bahas konsep doank alias laptopnya tidak dipakai.. Ngek ngoook..

Pertemuan pertama bahas tentang seluk beluk dunia internet marketing, semacam perkenalan lah.. Pertemuan kedua bikin website, berhubung saya sudah punya website, saya langsung loncat ke kelas ketiga yaitu tentang materi dikiiit..

Nah, menurut saya sebagai salah satu free member, sebenarnya tiga pertemuan tersebut cukup membuka wawasan, selanjutnya jika mau belajar sendiri pun saya rasa banyak sekali website yang bisa di-googling..

Suasana Tutorial Membuat Website

Suasana Tutorial Membuat Website

Tapi mengapa akhirnya saya daftar kelas SB1M?

Bagi saya pribadi, kalau belajar sendiri saya pasti bingung, mau mulai dari mana dan akan kemana fokus saya nantinya.. Karena dunia internet marketing sangat amat luas dan berhubungan satu sama lain, contohnya saja novsabatini.com ini bisa nge-link ke instagram, facebook, youtube, dll.. Padahal, masing-masing dari novsabatini.com, facebook, instagram, youtube, punya strategi dan cara pemasaran yang berbeda-beda.. Ini yang saya ingin tau lebih dalam..

asesoris gadget asternovi.com

Manfaat SB1M?

1. Yang pasti, tujuan utama saya adalah BELAJAR, dan SB1M punya kurikulum yang disusun sedemikian rupa oleh praktisi internet marketing itu sendiri.. Lebih mudah untuk dipelajari, plus dapet mentor yang bisa saya tanya-tanya kapan saja (berhubung saya orangnya gampang bingung plus kadang suka breaking rule).. Dan menurut saya, harga dari sebuah ilmu itu adalah priceless.. Biaya segitu untuk belajar, ga mahal..

2. Yang kedua yang tidak kalah penting adalah KOMUNITAS, teman untuk belajar bareng, sharing dan berbagi tips.. Ini merupakan aset intangible, semakin banyak orang yang dikenal maka semakin mudah untuk membangun link baik untuk keperluan bisnis maupun sekedar sosial dan aktualisasi diri..

3. Berikutnya yang masih berhubungan dengan poin nomor dua yaitu UPDATE.. Seperti yang kita tau, dunia teknologi dan komunikasi perkembangannya sangat pesat.. Gadget baru satu bulan saja mungkin sudah keluar generasi yang lebih baru lagi bulan berikutnya.. Begitu pun dunia internet marketing.. Yang saya suka, komunitas ini selalu update mempelajari algoritma-algoritma google.. Bagaimana cara kerja google untuk menampilkan artikel di halaman pertama..

4. Terakhir, masih ada hubungannya juga dengan poin nomor dua yaitu KERJA SAMA.. Jujur, saya datang ke kelas hanya modal badan, laptoo, dan waktu luang saja.. Selebihnya saya blank.. Bahkan bisa dibilang saya minder mengetahui fakta bahwa sebagian besar teman-teman lain sudah datang membawa konsep (alias sudah punya usaha yang sedang berjalan).. Nah, bagi yang senasib dengan saya, SB1M telah bekerja sama dengan beberapa brand, di antaranya : synergy, dewa web, bloopendorse, dll.. Kita bisa memulai dengan menjual produk tersebut di website kita, kalau kita mau.. Kalau tidak mau pun tidak masalah, kalau punya produk sendiri bisa banget fokus hanya untuk jual produk sendiri..

Note : tiga kali datang, ngobrol dengan banyak orang, tanya-tanya pada mentor-mentor, saya akhirnya punya konsep di kepala.. Bahkan tepat setelah daftar, malamnya saya tidak bisa tidur, ide-ide di kepala meletup-letup seperti kembang api..

 

Saya rasa poin utamanya empat di atas.. Oh, satu lagi yang saya suka, persaingan di dunia internet ini tidak seperti di dunia nyata yang harus merayu customer dsb melainkan lebih kepada gimana sih cara dandan yang cakep biar dilirik ama banyak cowo? Kira-kira seperti itu..

Dunia internet itu tak terbatas dan tak terduga, tidak seperti dunia nyata yang mau buka toko saja banyak batasan seperti lokasi, harga sewa, dll.. Di internet, bahkan website dengan budget mapet pun bisa bersaing dengan website yang jika diibaratkan toko adalah “toko besar yang strategis“, nah untuk itu memang perlu banyak belajar dan menggunakan berbagai tools untuk mensiasatinya.. Awkarin, Sinta & Jojo, Noorman Kamaru yang awalnya bukan siapa-siapa saja bisa dapat penghasilan wow dari bisnis internet ini, kenapa kita tidak?

Tapi tenang, sebagai blog yang telah enam tahun eksis, novsabatini.com akan tetap pada jalurnya yaitu personal branding saja, tidak lantas berubah jadi website marketing.. Konten tetap yang utama, semua yang saya tulis di sini adalah opini dan pengalaman pribadi, dikemas dengan perspektif yang berbeda.. Paling-paling yang akan sedikit berubah hanyalah kemunculan iklan-iklan dan banner sebagai bahan percobaan belajar.. Kalau pun ada hasilnya, itu bonus yang harus disyukuri.. Hehe..

jual baju bayi lucu

Yuk cek artikel saya yang lain :

1. Review tempat-tempat belanja oke di jakarta

2. Perkiraan biaya inseminasi Jakarta Selatan

3. Yuk karokean aplikasi, bisa didownload jadi mp3 loh!

Pengalaman Pertama : Perpanjang Sim Online Tapi Gagal.. T_T

Judulnya miris amat yak..

Cerita ini berawal dari beberapa bulan silam.. Di penghujung tahun yang baru saja berlalu, tepatnya bulan November, SIM C saya habis masa berlakunya.. Rencana memang mau pulang ke Solo, berhubung anak rantau ini sudah lama tak pulang-pulang (terakhir pulang waktu mudik lebaran).. Tapi apa daya, rencana tinggal rencana, karena kesibukan belum bisa ditunda..

Kegiatan demi kegiatan berjalan, kesibukan mengisi hari-hari (bahasa saya mendayu-dayu banget efek tengah malam nih), dan lama-lama saya lupa akan kasus kadaluwarsa SIM tersebut.. Iya sih, mentang-mentang di Jakarta ini punya sopir pribadi jadi jarang bawa motor sendiri.. Hihihi..

Minggu kemarin kebetulan di grup whats*pp keluarga saya sedang ramai karena Adek ulang taun.. Nah kebetulan membahas perpanjangan SIM karena ternyata SIM A dan C Adek juga habis masa berlakunya.. Teringatlah saya akan SIM saya sendiri, karena sudah lumayan lama dari masa habisnya, maka cepat-cepat keesokan harinya (Sabtu, 16/01) kami menjambangi SIM Online..

Keliatan nggak?

Keliatan nggak?

Malam sebelumnya si Om sudah terlebih dahulu googling tentang syarat, lokasi, dll.. Saya disuruh cari tau sendiri sebenarnya, tapi dasar males, pengin pasrah bongkokan aja.. Huahaha.. Dari hasil googling didapatlah info bahwa SIM Keliling terdekat biasanya nongkrong di TMP Kalibata..

Kami berangkat pukul 8 dari Ragunan, langsung meluncur dari kandang nomer 7 (?) Sampai Kalibata jam 8.45 SIM Keliling parkir di seberang TMP, di sekitar warung kaki lima..

Bujug Busyeeet! Antreannya.. Naudzubillah..

Maklum, libur kerja kali ya, jadi para pekerja berjamaah nongkrongin SIM Keliling.. Tapi setelah diamati lebih dekat, ternyata antrean yang bujug busyet tadi adalah antrean Samsat (perpanjang STNK).. Untuk SIM meskipun antrean juga lumayan, tapi masih bisa diperjuangkan lah.. Setelah nanya-nanya antrean mulai dari sebelah mana, dapat jawaban lumayan mengejutkan..

SIM Kelilingnya udah mau keliling ke tempat lain, sehingga tidak menerima antrean lagi di lokasi tersebut!

Lumayan banyak juga yang kecewa, tapi kita diinfo untuk mencoba SIM Keliling yang ada di jalan Dewi Sartika.. Berangkatlah kami ke sana.. Hanya 15 menit perjalanan pakai motor (karena masih pagi jadi jalanan relatif sepi).. SIM Keliling parkir di Astra, seberang Rumah Sakit Harapan Bunda (ngarang banget, padahal lupa namanya apa hihihihi, jarang lewat situ soalnya)..

Mending ke sini aja, bisa duduk.. ^^

Mending ke sini aja, bisa duduk.. ^^

Antrean lebih tertib, disediakan kursi.. Karena teratur jadi terlihat tidak terlalu banyak yang mengantre.. Setelah ikut antre, menyerahkan fotokopi KTP dan SIM asli yang kadaluwarsa, ternyata..

Waduh, Mbak.. Kotanya belum masuk wilayah SIM Online, ga bisa ini.. Harus perpanjang di kampung..

Wakwaw……… -_-

Kenapa ya, saya sering mengakhiri sebuah cerita dengan ending yang zonk seperti ini.. Tapi begitulah adanya.. Kami cari tau lokasi SIM Keliling, syarat daftar perpanjang SIM Online, tapi lupa mencari tau mana saja daerah yang sudah bisa online.. Tiwas dandan ayu-ayu nggo foto sim..

Tulisannya Keliatan?

Tulisannya Keliatan?

Nb : kalau lupa fotokopi, ada yang menyediakan fotokopi printer di lokasi.. Untuk biaya perpanjang sim atau lainnya, saya kurang tau karena belum sampai bayar sudah ditolak duluan.. *nasib*

[Nov Sabatini]

jual perabot rumah home decor lucu

 

Yuk baca artikel saya yang lain :

1. Pengalaman sidang tilang Jakarta Selatan

2. Review tempat belanja di Jakarta

Pengalaman Pertama : Jakarta Fair..

 

Jadwal Konser Jakarta Fair

Jadwal Konser Jakarta Fair

Jakarta Fair adalah sebuah event yang rutin digelar pemkot DKI setahun sekali.. Tahun ini, dilangsungkan pada 6 Juni dan berakhir pada 6 Juli alias sebulan lamanya.. Lokasi penyelenggaraan adalah di gedung Jakarta Expo, Kemayoran, Jakarta Utara (kalau ga salah)..

Mulai pemerintahan Pak Jokowi, diselenggarakan pula event tandingan yang konon lebih murah dari Jakarta Fair, kalau tidak salah namanya Pekan Raya Jakarta.. PRJ ini bertempat di Monas (Monumen Nasional).. Saya memang belum mengunjungi PRJ ini, namun konon tiket masuknya gratis..

Tiket masuk Jakarta Fair sendiri beragam, untuk hari biasa sebesar Rp 25.000,- sedangkan akhir pekan dikenakan harga Rp 30.000,- per orang.. Anak kecil di bawah tinggi satu meter dibebaskan biaya masuk.. Tarif parkir untuk yang memakai motor sebesar Rp 10.000,- berlaku flat.. Di pintu masuk parkir akan diberikan sebuah kartu dan struk berwarna merah, keduanya akan diminta di pintu keluar nanti (selain diminta menunjukkan STNK), jadi sebaiknya struk jangan dibuang..

Setelah membayar tiket masuk, kita akan mendapatkan kartu untuk membuka kunci pintu masuk dan selembar kertas yang terdiri dari banyak potongan yang lebih kecil, salah satunya akan disobek oleh panitia di pintu masuk.. Potongan yang lebih kecil itu adalah aneka voucher yang bisa ditukarkan di dalam area Jakarta Fair nanti..

Voucher yang bisa ditukar..

Voucher yang bisa ditukar..

Ada banyak pintu yang bisa dilalui untuk masuk ke area Jakarta Fair karena tempatnya yang sangat luas.. Saya kemarin masuk melalui pintu 9.. Pertama-tama akan dijumpai arena indoor terdiri dari beberapa lantai.. Jika kita berjalan keluar dari situ, kita akan sampai di outdoor yang sangat luas dengan berbagai stan-stan baik besar dan kecil lengkap dengan SPG dan SPB yang berebut menawarkan barang..

Banyak diskon yang akan kita jumpai di sana baik makanan, minuman, baju, sepatu, dan lainnya.. Saya menukarkan kupon voucher di stan makanan outdoor untuk mendapatkan burger dan sebotol teh seharga Rp 15.000,- namun tentu saja jangan dibayangkan burger yang sesuai dengan display dan gambar.. Hehe.. Restoran indoor juga ada dengan merk yang sama lengkap dengan bangku dan meja, namun kita dikenakan harga reguler dan tidak bisa menukarkan voucher.. Harga reguler yang dimaksud adalah Rp 20.000,- hanya untuk sebotol teh..

 

Ada peta gratis yang bisa diambil di dekat pintu..

Ada peta gratis yang bisa diambil di dekat pintu..

Di sekeliling area outdoor ada banyak hall yang terpisah satu dengan yang lain.. Tidak semuanya bisa saya kunjungi, namun sepintas saya rangkum ada hall yang berisi produk-produk daerah dari seantero negeri (hall B), ada hall khusus untuk komputer dan pernik-perniknya, ada hall otomotif, ada hall untuk furniture (hall A), bahkan ada hall untuk TV kabel dan produk internet..

Banyak sekali stan makanan di pinggir-pinggir hall sebelah luar.. Meskipun banyak stan beberapa merk yang diulang namun tetap saja membuat lapar mata setiap melewatinya.. Saya sempat membeli paket seharga Rp 10.000,- yang terdiri dari satu cup bakso dan sekotak teh.. Pengin beli hotdog dan eskrim Turki belum kesampaian..

Kami hanya berkeliling saja sampai ujung dimana arena permainan dan panggung utama berada.. Kemudian menyeberang dan menemukan pertunjukan barong di depan pintu masuk Gambir Expo.. Ya, selain Jakarta Fair ada juga Gambir Expo yang bersebelahan dan hanya dipisahkan oleh satu gerbang saja.. Isinya tidak terlalu berbeda dengan Jakarta Fair..

Kami menyusuri Gambir Expo, di ujung terdapat arena permainan dan taman dengan danau.. Di danau tersebut kita bisa bermain bola air, perahu bebek, bisa juga mengelilingi danau lewat jembatan dengan menyewa sepeda atau becak mini.. Saya hanya berjalan kaki saja lalu berfoto di depan miniatur candi Borobudur..

Puas di Gambir Expo, kembali ke Jakarta Fair dan suami saya membeli TV kabel yang sedang promo Rp 210.000,- untuk 3 bulan full channel.. Kemudian saya ngiler beli Kopiko 78° sebanyak 6 botol dengan harga Rp 20.000,- bonus tas jinjing kecil, juga satu bolpen (hasil memutar rollet yang saya ga tau gimana aturan mainnya) dan beberapa bungkus snack..

Perbatasan Jakarta Fair dan Gambir Expo..

Perbatasan Jakarta Fair dan Gambir Expo..

Kami keluar dari Jakarta Fair sekitar pukul 8 malam, parkiran motor sudah penuh, padahal tadi siang sehabis Dzuhur masih sangat luang, bahkan kalau mau gulung-gulung lari-lari masih bisa.. Dari parkiran menuju jalan utama dipenuhi antrean mobil yang mau parkir (atau mau pulang), beberapa angkot yang disewa OI (jadwal artis panggung utama malam itu adalah Bang Iwan Fals) lengkap dengan benderanya.. Belum lewat Monas juga padat karena ada PRJ.. Rasanya, capek itu bukan karena berkeliling Jakarta Fair sesiang-malam melainkan perjalanan pulangnya yang macet dimana-mana..

Oh iya, ada banyak balon di stan-stan.. Saya memang selalu pengin ambil satu kalau liat ada banyak balon, namun waktu itu sudah keburu habis (ga dari tadi sih).. Sewaktu istirahat duduk di emper toko, ada balon terbang entah dari mana dan tidak ada yang merasa kehilangan waktu saya tanya.. Jadilah, saya kegirangan dapat balon dari langit (?).. Niatnya saya bawa pulang, dan memang sudah separuh jalan saya bawa, meskipun dimarahi suami karena ribet bawa balon pakai motor jadi ga bisa lihat GPS.. Akhirnya balon itu jatuh juga di tengah perjalanan pulang.. Hiks..

Foto di depan replika candi Borobudur..

Foto di depan replika candi Borobudur..

UPDATE JAKARTA FAIR 2015

Sabtu awal Juni kemarin tiba-tiba diajak suami main ke Kemayoran.. Katanya, mumpung belum puasa.. Maklum, di sana enaknya emang kuliner junk food hehe..

Ternyata Jakarta Fair tahun ini secara garis besar tidak banyak berubah dari tahun lalu.. Bahkan hall mana untuk pameran apa, masih sama.. Misal hall B untuk pameran produk budaya dan pemerintah, hall A untuk produk furniture, dan seterusnya..

Namun, saya kok baru tau ada hall E yang isinya khusus makanan ya, entah tahun lalu sudah ada atau memang baru tahun ini.. Konsepnya seperti foodcourt di mall, jadi bisa duduk santai sambil pilih mau pesan makanan di mana.. Saya makan sate Rp 28.000,- (cuma dapet 8 tusuk hiks) suami makan kupat sayur..

Selain makan yang mengenyangkan, sepanjang hari berhubung kami sampai sana kepagian (jam 12 sudah sampai TKP) kami sempat makan burger, mie, juga ngemil chitato sepaket Rp 10.000,- (yang ternyata Chitato cuma sebungkus, sisanya ada Taro, Cheetoz, Jet Z, Q Tela, sama Chiki)..

Tahun ini kami masuk melalui pintu 7, ternyata sebelahan sama pintu 9 tempat kami masuk kemarin.. Bedanya, tiket parkirnya hanya selembar kertas saja, tanpa kartu seperti taun kemarin.. Untuk harga tiket parkir dan tiket masuk masih sama : Rp 10.000,- flat dan Rp 30.000,- per orang untuk akhir pekan..

Gambir Expo juga masih ada, Replika Candi Borobudur di taman Gambir Expo juga masih berdiri awet.. Bedanya, sekarang ditambah wahana khusus untuk foto, di dalamnya ada berbagai macam spot mulai bertema princess sampai pohon-pohon yang semuanya disusun dari lampu-lampu.. Masuk ke sana kena biaya Rp 20.000,- (akhir pekan) yang karena masih terang oleh siang, waktu lewat sana wahananya belum buka..

Oiya, entah kenapa taun ini sama seperti taun kemarin : saya juga mendapat balon dari langit! Waktu sedang duduk di emper tiba-tiba ada balon terbang, saya tangkap deh.. Tapi mengingat kejadian dimarahi suami sepulang dari Jakarta Fair taun lalu, juga karena sudah banyak tas yang ditenteng (memborong : baju lebaran diskon di Matahari, kerudung diskon Zoya, jaket diskon Rei, masih bawa berbotol-botol minuman dan beberapa makanan.. maklum aji mumpung, mumpung diskon) akhirnya saya menyerahkan balon itu pada suami setelah puas saya peluk-peluk(?).. Seusai sholat, sebenarnya suami hendak memberikan pada anak kecil tapi karena ada angin kencang di kanopi lantai 2 itu membuat balon terbang….dan hinggap di pangkuan Bapak-bapak yang sedang duduk tahiyat akhir (musholanya memang di kanopi, terbuka gitu).. Yasudah, kita tinggalkan balon itu di sana dan kita turun.. Semenit kemudian terdengar bunyi letusan diikuti dengan “astaghfirullohal adziiim” dari beberapa orang.. “Hoo, kayaknya itu tadi balonmu meletus O.o“dan kita pun turun secepat kilat, sambil siul-siul pasang muka Mr.Bean.. :-D

Oleh-oleh Jakarta Fair 2015:

Mumpung masih sepi, foto di dalem hall A..

Replika Candi Borobudur masih awet berdiri..

Spot yang paling bagus buat foto ya cuma di sini sih..

Foto di Papan Upcoming Manga Fest..

Beberapa tips jika ingin ke Jakarta Fair:
1. Tidak usah membawa minum dari rumah.. Saya agak menyesal membawa sebotol air putih dari rumah, karena pada kenyataannya malah saya pulang membawa berbotol-botol minuman murah dari Jakarta Fair..
2. Jangan lupa membawa mukena untuk sholat..
3. Lebih baik berangkat agak siang agar tidak antre saat masuk, juga agar bisa puas mengelilingi setiap sudut Jakarta Fair..
4. Kecuali jika niatnya untuk menonton konser, lebih baik berangkat agak sore karena konser baru dimulai sekitar jam 9 atau 10 malam..
5. Sebaiknya tidak membeli makanan di luar area Jakarta Fair, karena harganya bisa sangat mahal sekali.. Sudah banyak ceritanya..

6. Kalau memang lapar, yang penting beli tiket dan masuk dulu ke area Jakarta Fair karena di sana sangat banyak stan makanan baik makanan tradisional maupun modern dengan harga yang jelas..
7. Jangan kalap karena harga murah, hehe pengalaman pribadi..
8. Jika memang berencana borong, bawa troli atau kereta dorong bayi..
9. Kereta dorong bayi wajib dibawa jika punya anak kecil, kecuali kalau tidak berniat lama-lama di sana atau kuat menggendong dalam waktu lama..

Masalahnya, ga ada tempat duduk yang memadai kecuali di restoran atau kafe, kami pun duduk ndlosor di lantai bersama orang-orang lain yang kelelahan..

jual home decor wallpaper lucu

 

Yuk baca juga artikel saya yang lain mengenai review tempat-tempat di Jakarta :

1. Review tempat-tempat belanja di Jakarta

2. Belanja buku bekas murah di Pasar Senen

3. Pengalaman jalan-jalan ke Pasar Baru

4. Belanja di Glodok-Tanah Abang-Mangga Dua

5. Belanja Kain di Sentra Tekstil Jalan Raya Cipadu

Lifetime Experience : LKTI & IESS..

Ini adalah dua buah pengalaman yang menakjubkan bagi saya, di antara beberapa event berkesan lainnya.. Pengalaman sekali seumur hidup, yang by chance terlewat untuk saya goreskan di sini pada masanya dulu.. Dan sekarang, mumpung senggang daripada sia-sia dan habis begitu saja, saya akan flashback sedikit..

1. LKTI 2010

LKTI 2010..

LKTI 2010..

Ini adalah event rutin yang diikuti jurusan saya.. Kependekan dari Lomba Keilmuan Teknik Industri, nama ini kepunyaan Teknik Industri Universitas Indonesia (Teknik Industri universitas lain yang juga mengadakan lomba, punya namanya sendiri-sendiri)..

Pada umumnya, suatu lomba akan diikuti oleh mahasiswa pilihan, yang cerdas dan berprestasi.. Namun, karena jurusan kami ini luar biasa, lomba semacam ini biasanya dihindari, saling tunjuk menunjuk, dan perlu usaha keras bagi Kabid Research Development Himpunan untuk mencari kandidat yang mau tapi ga jelek-jelek amat.. Biasanya yang terpilih ini disebut tumbal.. Hahaha..

@Kutek..

@Kutek..

Berhubung saya terkadang bisa tiba-tiba berubah menjadi orang yang oportunis, maka saat pertama kali ditawari mewakili jurusan untuk ikut LKTI spontan saja langsung saya iyakan dengan anggukan penuh semangat.. Di samping itu, kasian juga melihat si Kabid ditolak melulu.. Jadilah kini, bebannya berkurang 1 hanya tinggal menggenapi dengan 3 orang lainnya yang akan dicarikan dari angkatan senior kami yaitu 2006..

Untuk tahap seleksi, kami diharuskan membuat paper mengenai bencana kekeringan di Indonesia Timur.. Yap, di saat teman-teman yang lain asyik liburan semester ganjil, kami berempat rajin ke kampus untuk menyelesaikan paper dan berkonsultasi dengan dosen pembimbing.. Bahkan kami sempat harus ke bandara jam 7 pagi demi mengejar bimbingan dengan dosen yang saat itu hendak keluar kota.. Paper pun jadi, lalu disubmit..

Tim Semar..

Tim Semar..

Butuh waktu sekitar sebulan untuk mengetahui pengumuman hasil seleksi paper, dan alhamdulillah tidak sia-sia karena kami termasuk salah satu dari 20 tim yang lolos untuk audisi(?) di Jakarta.. Waktu antara pengumuman, technical meeting via YM, dan keberangkatan lumayan singkat kalau tidak salah hanya selang 3-4 hari.. Tapi alhamdulillah segala keperluan keberangkatan kami dibantu Kabid RnD mengurusnya, dari proposal pengajuan dana ke jurusan hingga tiket bus.. Kami hanya modal berangkat saja, gratis pula..

 

LKTI UI 2010..

LKTI UI 2010..

LKTI pada saat itu berlangsung tentatif.. Dua hari babak penyisihan, jika termasuk 5 besar maka harus tinggal 2 hari lagi, sebaliknya di atas 5 besar boleh pulang.. Kami berangkat ke Jakarta naik bus, turun di Lebak Bulus.. Berhubung saat itu pertama kalinya saya ke Jakarta, saya ikut saja dengan segala keputusan yang dibuat oleh para lelaki (tim kami 2 orang perempuan dan 2 orang lelaki).. Dari Lebak Bulus ke UI kami memakai jasa penjemputan oleh panitia LKTI, karena lebih praktis dan terpercaya..

 

Di depan Danau UI, belakang Balairung..

Di depan Danau UI, belakang Balairung..

Sebagai tim pertama yang tiba (pukul setengah 5 pagi kami tiba di Lebak Bulus), kami mendapat kehormatan : ditrakir sarapan oleh ketua LKTI.. ^^ Hal ini sangat berkesan bagi saya.. Kenapa? Karena di antara udara pagi yang dingin, saya memesan ketoprak yang di bayangan saya adalah mie berkuah seperti yang ada di Solo.. Namun ternyata ketoprak Jakarta ini lain, pakai saus kacang! Tapi saya justru menikmatinya, pertama kalinya makan ketoprak Jakarta dan satu-satunya hingga sekarang.. *pengin lagi*

Kami adalah tim hura-hura-hore.. Hal ini dibuktikan dengan : selalu colut! Check in dilangsungkan mulai jam 2 siang, dan selama itu kami hanya menunggu di kantin Wisma Makara UI.. Minum kopi dan berbincang dengan kontestan dari UGM yang datang belakangan.. Namun, ini hanya dilakukan oleh kami yang perempuan, sementara 2 orang lelaki malah asyik keliling UI dan foto-foto..

Foto-foto di Science Park..Berikutnya, pada saat technical meeting untuk lomba hari kedua yang dilaksanakan malam hari sebelumnya, giliran saya yang colut.. Saya menemui teman SMA saya yang kuliah di UI.. Kebetulan memang sudah lama tidak bertemu dan dia begitu antusias mendapat kabar saya ke Jakarta..

Berikutnya, di hari kedua ada seminar tentang penanggulangan bencana.. Tidak tanggung-tanggung, pembicaranya adalah beberapa pejabat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).. Nah, di sela-sela seminar itu pula, salah satu dari teman lelaki kami, colut meninggalkan seminar untuk berkunjung ke rumah sanak saudaranya..

Dan ke-colut-an terakhir kami adalah, di sela-sela lomba pada hari kedua.. Sore hari, dimana hanya ada jeda 30 menit sebelum acara snack sore dimulai, kami mengajak LO (liaison officer) yang mendampingi tim kami untuk keliling UI dan foto-foto.. Saat kami berada di bis kuning (bikun) dalam perjalanan kembali ke Makara, LO kami sampai dimarahi oleh atasannya via telepon, dituduh melarikan kontestan (padahal kami yang melarikan LO, wkwkw).. *harus sabar jadi LO kami, di saat tim lain hanya mendapat 2 LO, tim kami merasakan 3 LO*

Meskipun hanya 2 hari bertahan di LKTI, dan meskipun cerita konyol lebih banyak daripada cerita cerdas dan berkelas, saya merasa senang bisa merasakan pengalaman yang tak datang dua kali dalam hidup seperti ini..

jual jam cantik asternovi.com

 2. IESS 2011

Karena ga mudeng, duduk paling belakang..

Karena ga mudeng, duduk paling belakang..

Ini adalah satu di antara berbagai sejenisnya yang lain.. IESS ini diadakan oleh ITS bekerjasama dengan NTUST dari Korea Selatan dan beberapa universitas lainnya.. Judul panjangnya adalah International Conference on Industrial Engineering and Service Science.. Pertama kali diadakan pada tahun 2011 di Solo..

Berawal dari sebuah keberuntungan, yaitu terpilihnya saya menjadi salah satu dari 6 asisten Laboratorium Sistem Produksi.. Sebagai asisten, kami dekat dengan para dosen.. Dan sebagai asisten, skripsi kami dikawal ketat oleh dosen yang bernaung di bawah bidang keminatan sistem produksi..

@Lor In Solo..

@Lor In Solo..

Dosen pembimbing kami baru saja menyelesakan kuliah S3nya di Bandung, dan sempat mengikuti pertukaran mahasiswa ke Jepang.. Berhubung beliau orangnya lumayan aktif, jadi beliau ini cukup update dengan informasi akademik seperti penyelenggaraan seminar baik nasional maupun internasional..

Suatu kali beliau menawarkan saya dan teman saya, untuk skripsinya didaftarkan seminar internasional.. Saat itu belum ada kejelasan mengenai pembiayaan, untuk catatan: biaya seminar internasional lumayan mahal di kacamata kami sebagai mahasiswa.. Namun, berhubung saya oportunis pada hal-hal akademis seperti ini, saya langsung mengiyakan dengan antusias sementara teman saya pengin pikir-pikir dulu.. :B

Kami pun diminta membuat abstract sebagai bahan seleksi awal.. Berdua teman saya, kami lembur hampir tiap hari di lab.. Meskipun sehari satu kalimat, lumayanlah.. Abstract pun ter-submit dan kami pun melanjutkan skripsi kami dengan biasa saja, hingga tiba pengumuman.. Abstract kami berdua lolos dengan beberapa perbaikan, terutama pada segi kebahasaan (maklum, bahasa inggris pas-pasan)..

Presentasi..

Presentasi..

Selanjutnya kami diminta membuat fullpaper.. Bayangkan! Saat itu saja masih belum jelas akan dibawa kemana skripsi kami.. Alhamdulillah saya sudah seminar, selangkah lebih maju daripada teman saya.. Kami berjuang bersama (tak bisa saya bayangkan kalau saja saat itu saya sendiri), lembur di lab sampai sore, mengejar dosen, dan menunda skripsi (baca: selalu mangkir kalau ditanya dosen “gimana revisimu Phex?” dengan menjawab “Nanti lah Pak, paper dulu ini” padahal di lab hanya glundung-glundung gak jelas, bingung mau nulis apa akhirnya malah nonton film)..

Tak sia-sia, paper kami lolos seleksi dengan hasil memuaskan : recommended as the best paper, meskipun perbaikan kebahasaannya sangat banyak.. *perjuangan belum usai*

Raksasa & Kurcaci..

Raksasa & Kurcaci..

Setelah menyelesaikan pelbagai urusan administratif (alhamdulillah akhirnya kami full dibantu dana dari universitas, thanks to dosen pembimbing kami yang telah berusaha mengais-ngais dana kampus, hehe) kami pun melakukan persiapan : membuat power point! Karena saya sudah seminar skripsi dan temanya sama dengan paper, maka saya banyak copy paste saja hanya tinggal menerjemahkan ulang..

Bagian yang berat segera dimulai : latihan presentasi! Presentasi dalam bahasanya sendiri saja ancur, ini pula pakai bahasa orang.. Masih tersimpan rapi di dalam memori saya, pertama kali latihan presentas di depan dosen saya.. Dosen saya ngakak padahal saya baru saja menyampaikan kata pembuka, langsung presentasi saya dihentikan dan saya disuruh mempersiapkan lagi untuk latihan berikutnya.. Padahal teman saya yang telah presentasi sebelum saya, lumayan sukses membawakan papernya sampai akhir meskipun kritikan masih banyak.. Inilah salah satu kelemahan saya, grogi jika tampil di depan umum apalagi untuk acara formal dan tampil sendirian.. -_-

Day #3 : Cultural Tour..

Day #3 : Cultural Tour..

Alhamdulillah, saat tiba giliran saya presentasi semuanya berjalan relatif lancar.. Beberapa pertanyaan dari peserta seminar pun dapat saya jawab.. Saya kebagian presentasi di hari kedua, sedangkan teman saya di hari pertama.. Seminar ini sendiri berlangsung selama 3 hari (2 hari seminar, 1 hari cultural tour), bertempat di hotel Lor In Solo.. Seminar dibagi ke dalam beberapa topik kecil di ruangan terpisah.. Selain itu ada beberapa sesi seminar yang dibawakan oleh keyspeaker (Prof. dari luar negeri, bo!) diikuti oleh seluruh peserta seminar.. Sebenarnya, selain jadwal presentasi tidak diharuskan menghadiri seminar sih.. Tapi saya dan teman saya antusias mengikuti tiap sesinya, mulai dari mendengarkan seminar (meskipun dengan setengah bengong setengah gak ngerti bahasanya), coffee break, sampai dibela-belain datang malam-malam ke hotel untuk ikut merasakan outdoor dinner.. *lumayan, kapan lagi masuk Lor In*

Sungguh mengesankan bagi saya, pertama kalinya masuk Lor In, makan di sana (meskipun menurut saya masih jauh lebih enak masakan Ibu saya), bahkan pada hari kedua terdapat acara makan malam outdoor lengkap dengan live music dan dibuka dengan sendratari.. Pertama kali masuk Kraton Mangkunegaran, Museum Batik Danar Hadi, dan naik Kereta Punakawan, lengkap dengan tour guide (sayangnya, memakai Bahasa Inggris).. Pertama kali dan mungkin satu-satunya kesempatan mengikuti seminar internasional..

Kampoeng Ikan, Lor In Hotel..

Kampoeng Ikan, Lor In Hotel..

Saya cukup beruntung memiliki kesempatan ini.. Karena tahun tersebut adalah tahun pertama IESS sehingga seleksi papernya tidak seketat seminar internasional lainnya yang telah lebih lama.. Dan seminar tersebut diselenggarakan di kota kami, sehingga biaya yang kami keluarkan relatif kecil bahkan saya hampir sama sekali tidak mengeluarkan biaya.. Jika diselenggarakan di luar kota, atau bahkan di luar negeri, mungkin saya malah tidak mampu membiayai perjalanan dan akomodasinya alias tidak jadi ikut..

Btw, kepanjangan nih postnya.. Jadi bingung mau mengakhiri dimana.. Udah aja ya.. Udah bosen nulisnya, apalagi bacanya.. Hihihihi.. Ini edisi sedikit narsis ya.. *ga jelas banget*

Itulah ceritaku, apa ceritamu? Apapun itu, terus semangat! Coz lifes never flat.. ;)

Ini nih, gaya gagap saya saat presentasi di IESS.. Kalau dikenang lagi sungguh teramat sangat anu sekali.. Hihihi..

Yuk, baca juga artikel saya yang lain :

1. Tempat Belanja Oke di Jakarta

2. Karaoke di rumah pakai aplikasi, bisa didownload jadi mp3

3. Pengalaman inseminasi