Pengalaman Pertama : Pasar Taman Puring..

Pasar Taman Puring (diambil dari sisi jalan Kyai Maja)

Pada postingan lawas banget saya pernah merekomendasikan Pasar Taman Puring ini sebagai tempat yang oke untuk berbelanja sepatu, tanpa sebelumnya saya sendiri pernah ke sana.. Hanya berdasarkan cerita dari si Om..

 

Pasar Taman Puring (diambil dari sisi jalan Gandaria)

Libur panjang akhir pekan kemarin, akhirnya setelah dua tahun lebih di Jakarta, saya berkesempatan jalan-jalan ke Pasar Taman Puring.. Letaknya memang agak masuk, bangunannya pun jangan dibayangkan besar dan tinggi seperti Pasar Tanah Abang atau sejenisnya, bangunannya lebih mirip pasar basah yang relatif kecil..

Saya ke sana berdua si Om naik motor dari arah Timur lewat jalan Panglima Polim IX, setelah melalui perempatan lampu merah Panglima Polim lurus ke arah Barat, kemudian ambil belokan yang ke arah Mayestik.. Setelah melewati Pasar Burung Barito, sampai mentok di bawah jalan layang kemudian belok ke kiri lurus saja sampai ketemu Pasar Taman Puring yang di apit jalan Gandaria dan jalan Kyai Maja..

Pasar Taman Puring

Ternyata oh ternyata, jalan keberangkatan tersebut agak memutar.. Saat pulang kami baru menyadari jika Pasar Taman Puring ternyata deket banget sama Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring! Helloooh, secara satu setengah tahun belakangan saya mondar-mandir di RS itu geeto loh!

Lain kali kalau mau ke sana lagi, jauh lebih sederhana dan lebih dekat jika dari perempatan lampu merah Panglima Polim ke Barat lurus saja lewat jalan Keramat Pela, perempatan Radio Dalam lurus terus sampai ketemu pertigaan RSIA Muhammadiyah Taman Puring, belok deh ke kanan (jalan Gandaria).. Beres! Haha..

Pasar Sepatu Taman Puring

Kesan pertama masuk Pasar Taman Puring adalah : isinya hampir semuanya sepatu! Hahaha ya iyalah.. Mayoritas sepatu formal berbahan kulit, sepatu bergaya vintage, sepatu warrior, sepatu-sepatu kain, dan sepatu kets untuk olahraga.. Hampir semuanya (kayaknya udahsemuanyadeh) made in Indonesia..

Novsabatini

Novsabatini


Saya memang tidak beli, karena ternyata susah cari flat shoes non-kain untuk cewe, hanya ada satu kios itu pun ukurannya tidak ada yang cocok.. Sepatu model beginian malah banyak saya lihat di mall, yaitu ITC Kuningan, Poins Square, Tamini Square, ITC Depok, atau yang tentu saja agak mahalan dikit : matahari..

Bagi yang penasaran belanja sepatu di Pasar Taman Puring, boleh diintip foto-fotonya dulu.. Jangan lupa mampir juga ke artikel saya yang lain ya!

1. Ikutan sekolah bisnis gratis

2. Referensi tempat belanja yang oke di Jakarta

2. Karokean di rumah yuk, bisa didownload jadi mp3 lho!

Angkringan Jakarta Selatan..

Aaaak, i gotta share this!

Sebelumnya ada yang belum tau apa itu angkringan? Masa’ iya ada yang belum tau? Tsaah.. Angkringan yang juga populer dengan sebutan hik (di Solo) adalah semacam tempat makan berbentuk gerobak, menjual aneka bungkusan nasi kucing (bisa berisi bandeng, oseng tempe, teri, dll) dan berbagai macam sundukan, yaitu semacam sate mulai dari ayam, keong, lemak sapi, sosis, usus, bakso, otak-otak, dll..

Angkringan Pak Blangkon..

Di Solo, hik bisa beroperasi sampai dengan 24 jam, dan harganya amat sangat merakyat.. Hik ini populer di antara kalangan mahasiswa rantau khususnya apabila tanggal sudah mulai belasan akhir hehe.. Iya, saking murahnya, bahkan selevel mahasiswa saja kalau makan tidak perlu tanya “Sate usus ini satu tusuk berapa duit Pak?” melainkan asal comot saja, kemudian baru di total di akhir.. Kalau ga maruk, totalan ga akan nyampe noban.. Bahkan ceban pun sudah kenyang..

Angkringan Jagakarsa..

Selama di Jakarta ini, saya beberapa kali kangen ingin makan di angkringan.. Ada sih beberapa angkringan yang pernah saya coba di sekitaran Jagakarsa dan Ragunan, tapi saya bilang sih masih beda jauh dari ekspektasi saya.. Secara, dibandingkannya dengan hik di Solo.. Sundukan di angkringan Jakarta standar banget, cuma ada ayam, sosis, otak-otak, usus.. Sedangkan saya sering kangen makan koyor! Itu lho, kalau orang Solo nyebutnya sate gajih alias lemak sapi..

 

Angkringan Jalan Jagakarsa Lenteng Agung..

Nah, beberapa waktu yang lalu saya pulang main agak malam.. Perjalanan dari Stasiun Lenteng Agung ke rumah naik ojek, secara tidak sengaja saya melihat Angkringan Jogja Pak Blangkon ini.. Sekilas saya lihat tempatnya asyik, terdiri dari dua lantai semi terbuka dengan tiang-tiang bambu gitu..

Akhirnya weekend kemarin saya berkesempatan ngincipin angkringan ini sama si Om.. Dan untuk pertama kalinya selama di Jakarta ini, saya menemukan koyor! Waaaaa..

Berbagai sundukan..

Tempatnya memang sedikit berbeda dibanding angkringan lain baik di Solo maupun di Jakarta.. Jika angkringan biasanya duduk lesehan atau bahkan nongkrongin depan gerobaknya pas, angkringan Pak Blangkon ini pakai kursi-kursi bambu (lebih asyik lagi kalau ada lincak sih, hehe).. Tempatnya pun enak, parkir motor pun memadai.. Untuk menu, saya bilang ini yang paling oke di antara beberapa angkringan ibukota yang pernah saya coba.. Jika biasanya pesan wedang jahe dibikinin dari jahe sachetan, angkringan Pak Blangkon ini pakai jahe beneran! Malem-malem abis ujan, mana lagi flu, saya pesan jahe kencur.. Nyusss pokoknya!

 

Daftar Harga Angkringan..

Selain menemukan koyor, saya juga menemukan nasi bakar di sini.. Nasi berisi tempe, dibungkus dengan daun pisang yang nantinya akan dibakar dulu sebelum disajikan.. Untuk satu nasi bakar, tiga nasi kucing, dua koyor, dan tiga sundukan lainnya plus wedang jahe kencur dan wedang jeruk kami menghabiskan Rp 38.000,- (kok sama kayak jajan mie ayam bakso dua porsi plus teh botol dua ya?).. Ya emang sih, ga bisa semurah di Solo, tapi cukup lah untuk obat kangen..

 

Menu Angkringan Nasi Bakar & Koyor..

Angkringan Pak Blangkon ini terletak di Jalan Jagakarsa, selatan pom bensin, persis di sebelah gapura Jalan (atau gang sih lebih tepatnya) Rambutan.. Jika datang dari arah Pasar Lenteng Agung, angkringan ada di kiri jalan..

Selain Angkringan Pak Blangkon ini ada satu lagi angkringan rekomendasi saya, yaitu Angkringan Tiga Kucing.. Terletak di Jalan Muhammad Kahfi 1, sebelah Utara Ndalem Jagakarsan, tepatnya di seberang tempat cuci mobil.. Angkringan Tiga Kucing ini terkenal dengan Oseng Mercon yang super pedas.. Semangkok kecil harganya Rp 12.000,- tapi iya sih, isinya kikil dan daging sapi soalnya.. Oh, untuk catatan, angkringan ini libur hari Senin..

Novsabatini

Novsabatini


Ada satu angkringan lagi yang saya bilang sih standar, cuman emang ramai banget ga tau kenapa, hahaha.. Letaknya di depan Ragunan, tepatnya di jalan buntu menuju wisma atlet, sebelah Timur dari Pintu Utara Ragunan.. Ini mirip hik di Solo sih, duduknya lesehan dan tongkrongan depan gerobak..

Jadi, nanti malam mau ng-angkringan dimana?

Yuk, baca juga artikel yang lain :

1. Ikutan kelas bisnis gratis SB1M

2. Referensi tempat belanja oke di jakarta

3. Karokean di rumah, bisa didownload jadi mp3 pula!

Pengalaman Pertama : Jalan-jalan ke Cipadu..

 

Stasiun Kebayoran

Jumat (2 Desember) kemarin saya tetiba diajak teman untuk cari referensi tempat kulakan ke Cipadu, tepatnya ke Cipadu Trade Center. Karena satu dan lain hal, kami berangkat lumayan siang, sekitar jam setengah 12 dari rumah saya..

Dari stasiun Lenteng Agung, kami naik KRL jurusan Jatinegara/Tanah Abang, berhenti di Tanah Abang untuk transit.. Kemudian kami naik KRL jurusan Serpong.. Kami berhenti di stasiun Kebayoran, lumayan singkat karena hanya berjarak dua stasiun saja dari Tanah Abang.. Spoiler : Stasiun Kebayoran keren gilak, sudah seperti Bandara lengkap dengan lift-nya meskipun hanya terdiri dari dua lantai saja..

Stasiun Kebayoran

 

Ternyata, dari Kebayoran ke Cipadu Trade Center masih lumayan jauh.. Karena ini kali pertama kami berdua ke sana, maka kami naik taksi online agar lebih mudah.. Tarif berkisar di angka Rp 50.000,- lumayan jauh kan? Di perjalanan kami melewati ITC Cipulir dan Pusat Grosir Metro Cipulir, letaknya tidak jauh dari stasiun.. Kata teman saya, ini juga salah satu tempat yang oke untuk berbelanja fashion.. Dilihat dari bangunannya, sepertinya Metro Cipulir jauh lebih baru dari ITC Cipulir, bahkan sewaktu lewat masih ada beberapa karangan bunga ucapan selamat..

 

Cipadu Trade Center

Singkat cerita kami sampai Cipadu Trade Center, saya lumayan kaget.. Kenapa? Karena di benak saya Cipadu Trade Cente akan berbentuk seperti ITC Kuningan atau Tanah Abang.. Sebuah gedung besar terdiri dari kios-kios kecil yang ramai pengunjung..

Ternyata, Cipadu Trade Center terlihat seperti ruko-ruko kecil, isinya mungkin kurang dari 50 kios.. Memang, ada gerbangnya lengkap dengan tulisan “Cipadu Trade Center“.. Belakangan saya ketahui bahwa ternyata Cipadu Trade Center bukan satu-satunya yang ada di sana.. Selain Cipadu Trade Center, ada pula tak jauh dari situ Pusat Grosir Aryamatex Kospin Jasa..

Novsabatini

Novsabatini


Jadi, sepanjang jalan raya Cipadu ternyata banyak kumpulan ruko-ruko sejenis.. Jalan Raya Cipadu pun bukan merupakan jalan besar yang ramai, melainkan jalan kecil yang hanya muat dilewati masing-masing satu mobil dari dua arah berlawanan.. Itu pun mepet.. Komoditas yang dijual mayoritas adalah bahan mentah, yaitu beraneka macam kain, dari gulungan sampai kiloan.. Bahan kaos, jersey, bahan kerudung, bahan outter, bahan seprei, bahan gordyn, dan yang lainnya saya kurang paham.. Saya hanya membuntuti teman saya yang sedang memilih kain kiloan sambil makan siomay, hehe..

Pusat Grosir Aryamatex Kospin Jaya Cipadu

Kami hanya sempat melihat-lihat sekitar 4 lokasi saja, kemudian memutuskan untuk pulang karena hari hujan.. Perjalanan pulang dari Cipadu Trade Center menuju ke Stasiun Kebayoran kami mencoba naik angkot.. Pertama, kami naik angkot merah nomor 07 jurusan Cipadu-Kebayoran Lama, turun di Universitas Budi Luhur.. Kemudian disambung dengan angkot putih nomor C01 yang lewat bawah.. Bilang pada sopirnya kalau mau ke Stasiun Kebayoran agar diingatkan, karena pada kenyataannya nanti turun di depan pasar, dilanjut dengan jalan kaki membelah pasar.. Stasiun terletak persis di belakang pasar.. Tarif angkot Rp 5.000,- per kepala, hampir sama dengan tarif angkot di Jakarta (karena kalau di Bogor hanya Rp 3.500,- dari ujung ke ujung)..

Salah satu dari kumpulan ruko Cipadu, tapi ngga ada namanya sih..

Semua KRL dari Barat (Serpong, Parung Panjang, maupun Rangkas Bitung) pemberhentian terakhirnya adalah Stasiun Tanah Abang.. Naik sembarang kereta bisa, transit di Tanah Abang kemudian disambung dengan KRL jurusan Bogor atau Depok.. Karena kami pulang bertepatan dengan jam pulang kantor, maka kereta dari Jakarta ke daerah (Depok, Bogor, Bekasi, Serpong) penuh sesak dengan karyawan..

Nih penampakan kain kiloannya..

Berikut saya rangkum bagaimana cara menuju ke Cipadu Trade Center naik KRL :

1. Naik KRL yang lewat Tanah Abang.. Kalau dari Selatan (Depok/Bogor) bisa naik KRL jurusan Jatinegara.. Kalau tidak ada KRL yang langsung ke Tanah Abang, berarti harus 3x transit, misal dari Bekasi, naik KRL turun Manggarai dulu, kemudian naik KRL yang ke Tanah Abang..

2. Dari Tanah Abang, bisa naik KRL mana saja ke arah Barat (mau jurusan Serpong, Parung Panjang, maupun Rangkas Bitung, bisa semua).. Turun di Stasiun Kebayoran..

3. Dari Stasiun Kebayoran ke Cipadu naik taksi online dengan tarif Rp 50.000,-

4. Dari Cipadu ke Stasiun Kebayoran, bisa naik angkot merah 07 jurusan Kebayoran Lama, turun Universitas Budi Luhur.. Disambung angkot putih C01 lewat bawah turun di pasar depan Stasiun Kebayoran.. Total tarif Rp 10.000,- per kepala..

Semoga membantu, selamat berbelanja!

Novsabatini

Novsabatini

​ 

Yuk baca juga artikel saya yang lain mengenai tempat belanja :

1. Review Tempat Belanja Oke di Jakarta

2. Belanja Buku Bekas Murah di Pasar Senen

3. Pengalaman Jalan-jalan ke Pasar Baru

4. Review Glodok, Tanah Abang, Mangga Dua

5. Tips Jalan-jalan di Jakarta Fair

Create Your Own Trigger : Set a Goal!

Pagi hari di akhir pekan, saya seringkali ‘olahraga’ berdua dengan si Om.. Iya, pakai tanda kutip.. Hehe.. Tapi jangan berpikir macam-macam dulu loh.. Saya beri tanda kutip karena meskipun niatnya dari rumah untuk berolahraga, lengkap dengan memakai sepatu lari, pada kenyataannya kami hanya jalan santai saja..

Khusus si Om memang niatnya lurus, untuk mengecilkan perutnya yang semakin membuncit.. Bahkan niatnya sudah dari beberapa hari sebelum weekend tiba, seringkali diutarakan tiap pagi ketika pakai seragam dan ternyata sudah kesempitan.. Haha..

Besok Sabtu lari pagi ah..

Namun ketika hari-H tiba, tak jarang ada saja hal yang membuat rencana tersebut batal : hujan, udara yang sangat dingin, kantuk, tugas, TV, tak luput juga alasan satu ini : saya ga mau diajak.. Hihihi..

Iya sih, saya akui saya memang agak malas olahraga.. Merasa tidak terlalu urgent, mengingat ukuran tubuh yang sudah sangat tipis ini, juga mengingat sehari-hari saya sudah cukup beraktivitas fisik saat berbenah rumah atau pun belanja dan memasak, belum ditambah jika tiba-tiba ingin ke depan gang beli gorengan atau lainnya saya pakai sepeda kayuh sementara jalan gang naik-turun.. Jadilah ketika akhir pekan, saya ingin bermalas-malasan di pagi hari, dengan kembali ke balik selimut atau minum kopi sambil pantengin layar hape.. Kapan lagi, Senin hingga Jumat pagi-pagi cukup hectic kan..

Sepedaan sana, sekalian sepedanya dipompa.. Bannya gembos tuh ga pernah dipake, diparkir doank..

Kata saya sambil mata masih setengah merem.. Tapi, si Om selalu punya cara untuk mengiming-imingi saya agar mau diajak olahraga pagi : dibelikan donat! Haha iya, kata orang saya memang masih seperti anak kecil.. Meskipun memang sering terlihat konyol dan sepele, untuk membujuk saya terkadang hanya sesederhana itu..

Demi Donat..

Jadilah akhirnya kami berangkat dari rumah pukul 5.30-an, dan garis finish-nya adalah ujung jalan besar tempat Abang Donat biasa mangkal pagi-pagi.. Sekitar satu kilometer dari rumah.. Dan tahukah Anda?  Sepanjang jalan sambil membayangkan setibanya di rumah menikmati donat kentang pakai gula halus, membuat langkah kaki terasa lebih ringan..
So, set your goal to trigger your self and start walking!

Happy weekend guys!

 

Yuk, baca artikel lainnya :

  1. Pengalaman mencoba sekolah gratis SB1M
  2. Referensi tempat-tempat belanja oke di Jakarta
  3. Perjalanan program hamil

Pengalaman Pertama : Sidang Tilang di Jakarta Selatan..

Judulnya so sad amat.. Iyak, saya ketilang polisi sekitar pertengahan Mei 2016 kemarin.. Lokasi tilang di daerah Prapanca, bawah jalan layang Antasari.. Kasusnya lampu depan tidak dinyalakan.. Well sebenarnya dinyalakan, tapi ternyata kurang satu kali cetek sehingga waktu itu yang menyala lampu samping..

Yah, meski memang tidak disengaja tapi itu bukan alasan sih, tetap salah di mata penegak hukum.. Ditulislah surat tilang, jaminan SIM ditahan sebagai barang bukti.. Jadwal sidang hari Jumat 3 Juni 2016..

Calo-calo Berjajar Rapi Sepanjang Jalan Ampera..

Calo-calo Berjajar Rapi Sepanjang Jalan Ampera..

Berangkat dari sebelah kandang gorila sekitar jam 7.15 pagi, kami sampai Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pukul 8 pagi.. Meskipun Pengadilan hanya di Ampera yang notabene dekat rumah, tapi berhubung jam berangkat kantor jalanan super macet..

Sepanjang jalan Ampera mulai dari depan Circle K sampai lokasi (bagi yang berangkat dari jalur Selatan) akan banyak calo yang menawarkan diri, melambaikan surat tilang merah dari pinggir jalan.. Hari sebelumnya si Om ditawari oleh temannya untuk diambilkan (suaminya kerja di Pengadilan situ), tapi si Om menolak karena ingin merasakan pengalaman sidang tilang..

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Pengadilan Jakarta Selatan

 

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di jalan Ampera, tepatnya berada di timur jalan.. Pintu masuk menuju loket tilang ada di pojok Utara gedung, masuk pagar (tenang, di pagar ada tulisannya sebagai petunjuk jalan).. Berikut kenampakannya..

Suasana Lorong Loket Tilang..

Suasana Lorong Loket Tilang..

 

Sepagi ini sudah penuh sesak oleh gerombolan orang dan asap rokok.. Langsung saja menuju loket paling ujung di sebelah kantin (di bawah papan tulisan “hindari calo“) untuk ambil nomor antrean.. Dapat nomor 139 donk.. Loket untuk wanita dipisah, ada di sebelah loket utama.. Dari sana, nanti akan diberitahu oleh petugas (orang yang sama yang menegur saya tadi), harus ke ruang sidang yang mana..

Orang-orang sudah seperti ikan di pasar, berserakan dimana-mana, duduk ngesot di lantai.. Sebenarnya disediakan bangku untuk menunggu, tapi kapasitas bangku tidak mencukupi.. Saat pintu ruang sidang dibuka, gerombolan orang langsung masuk begitu saja sehingga akhirnya saya dapat bangku yang ada di depan ruang sidang untuk wanita (ruang sidang untuk wanita dipisahkan tersendiri, jadi lebih nyaman), hehe alhamdulillah..

Sampai pukul 9 pagi, baru ada tanda-tanda sidang akan dimulai.. Sekali sidang, sebanyak 20-an orang dipanggil.. Di dalam ruang pengadilan, tinggal iya-iya-maaf-tidak+akan+saya+ulangi doank.. Nanti akan diberitahukan nominal denda, bayar di ruang itu juga, setelah itu barang bukti yang di sita dapat diambil di tempat itu juga.. Sekali jadi pokoknya.. Saya kena Rp 70.000,- tidak sampai satu jam semua urusan selesai.. Sampai rumah pukul 10.00 pagi..

Suasana Ruang Sidang

Suasana Ruang Sidang

 

Beda Slip Merah dan Slip Biru

Menurut sumber hasil googling, ada tiga alternatif cara menyelesaikan denda tilang polisi, yaitu :

1. Slip Merah
Pelanggar mengurus denda sendiri ke Pengadilan Negeri menyesuaikan dengan dimana lokasi pelanggaran.. Misal, saya kena tilang di Jakarta Selatan, berarti proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.. Bisa diwakilkan juga sih sebenarnya, karena ternyata ga pake acara tanda tangan..

2. Slip Biru
Pelanggar membayar ke bank yang ditunjuk setelah terlebih dahulu datang ke kantor polisi untuk meminta stempel pada slip tersebut.. Setelah membayar dan mendapat bukti pembayaran, balik lagi ke kantor polisi untuk menyerahkan slip biru dan mengambil kembali barang bukti yang disita.. Slip biru nantinya akan tetap disidangkan di Pengadilan Negeri tanpa kehadiran terdakwa..

3. Kuasa
Ceritanya memberikan kuasa pada petugas polisi dengan membayarkan sejumlah uang sesuai tabel denda..

***

 

 

Yuk baca juga artikel saya yang lain :

1. Pengalaman perpanjang SIM online Jakarta Selatan

2. Review tempat-tempat berbelanja di Jakarta

Pengalaman Pertama : Inseminasi..

Akhirnya, perjalanan mencari rezeki sampai pula pada tahap ini.. Saya sebenarnya sudah ngebet ke tahap ini, berhubung sudah lebih dari enam siklus terapi hormon tapi tetap belum ada hasil.. Tapi si Om santai amat kadang saya gemes.. Hehe..

Note :
Kasus saya mulut rahim bentuknya tidak lurus dan agak sempit, sehingga sperma tidak bisa masuk (begitu pun waktu HSG dan hydrotubasi, bahkan waktu inseminasi, kateter tidak bisa masuk di posisi yang seharusnya).. Sedangkan suami ada indikasi teratozoospermia, sehingga kata Dr. Prima proses inseminasi ini sangat disarankan untuk kami coba..

Sebulan sebelumnya saya menjalani hydrotubasi kedua, yang pertama gagal karena kateter tidak bisa masuk.. Yang kedua, sekaligus pembersihan pra-inseminasi, alhamdulillah selang bisa masuk lebih dalam, dan tuba kiri berhasil terbuka meskipun hanya setengah jalan alias belum tembus ke ujung..

Hari ke-2

Seperti biasa, kencan bulanan dengan Dr. Prima.. Normalnya hanya diberi resep obat hormon penyubur, tapi berhubung persiapan inseminasi, Dokter mengecek apakah mulut rahim cukup terbuka untuk memungkinkan inseminasi besok.. Mumpung sedang haid, konon lebih mudah untuk dilihat.. Alhamdulillah, hasilnya oke..

Obat kali ini tidak berbeda dengan yang sebelumnya, clomiphene citrate 50 mg dua kali sehari selama lima hari berturut-turut (hari ke-2 sampai hari ke-6).. Note : di penghujung jadwal minum obat, saya baru menyadari kalau obatnya sisa satu.. Wakwaw.. Kapan ya, yang kelewat minum? Lupa, dan tidak saya minum juga sampai sekarang.. Hehe.. *maap bandel*

Hari ke-7

Mulai disuntik gonal-F di pagi hari.. Obatnya ternyata sama dengan yang dipakai pada proses bayi tabung, saya baru tau.. Suntikan yang diresepkan untuk saya sebanyak 4 dosis.. Jadi, empat hari berturut-turut (sampai hari ke-10) saya rajin bolak-balik ke RSIA..

Jangankan bisa suntik sendiri, lihat jarum suntik saja saya keder.. Empat kali suntik, oleh tiga perawat berbeda, empat kali pula saya nangis.. Ya ampun, kenapa coba tiap disuntik saya selalu nangis sejak SD.. Bahkan diambil sample darah saat cek kesehatan untuk seleksi karyawan cuma saya sendiri yang nangis.. Hihihi.. Ini sama kasusnya dengan spontanitas saya berlari sambil jerit-jerit kalau lihat kecoa.. Dua phobia yang cukup merepotkan.. :-(

Dan jujur, suntik gonal-F ini rasanya luar biasa! Sakit banget! Saya tidak sanggup langsung pulang setelah disuntik, harus tiduran dulu, kemudian duduk dulu, sampai cenut-cenut hilang, baru berani jalan dan pulang.. Ragunan-Taman Puring motoran sendiri soalnya.. Note : ini suntiknya di perut.. Dan jujur, hari terakhir rasanya pingin melarikan diri (?) sama seperti waktu imunisasi saat SD dulu..

Sampai pada tahap ini si Om mulai siap-siap mengurus cuti untuk inseminasi.. Nah, masalahnya, belum ada kepastian hingga saat ini.. Kapan inseminasi dilakukan semuanya tergantung hasil cek ukuran sel telur nanti di hari ke-12..

Hari ke-11

Senang rasanya sudah selesai proses suntik.. Hari ini agendanya bersenang-senang.. Smule seharian.. Lepaskan semua beban..

Sebenarnya senang-senang sudah dari hari sebelumnya ketika pulang dari RSIA untuk suntik terakhir.. Mampir alf*m*di, lalu kalap beli cemilan.. Hehe.. Sekali-sekali, gapapa.. Dimaafkan..

Reward for my own self, to have been brave and strong ♥

Reward for my own self, to have been brave and strong ♥

Hari ke-12

Jadwal cek ukuran sel telur.. Meskipun hari Jumat ini Dr. Prima tidak praktik, tapi sudah melalui perjanjian sebelumnya.. Maka pagi-pagi sekali si Om sudah ribut-ribut mengingatkan saya yang masih santai-santai.. Hasil cek telur, kanan ada tiga sel telur (diameter 21, 19, 14), kiri ada dua sel telur (diameter 11, 12).. Alhamdulillah..

Yang jadi dilema, dua sel telur sudah matang sedangkan tiga yang lain belum *jangan bilang-bilang ya kalau obatnya yang satu ketinggalan ga diminum*.. Jika inseminasi dilakukan Senin, Dr. Prima khawatir dua yang matang ini sudah lepas duluan sebelum hari Senin.. Jika inseminasi dilakukan besok (Sabtu), tiga yang lain belum matang optimal..

Namun, berhubung dua yang matang di ovarium kanan semua, maka Dr. Prima memutuskan inseminasi hari Sabtu.. Jadilah pagi itu saya suntik ovidrel (suntik lagi, OMG! T_T) di perut untuk membantu pelepasan sel telur (karena sel telurnya banyak, harus dibantu hormon agar semua lepas).. Si Om juga diresepkan obat untuk persiapan besok..

Note : karena jadinya si Om cuti hari Jumat ini, sorenya kita langsung cusss jalan-jalan ke Kemang Village, meet up dengan teman-teman Smule saya.. Si Om sabar banget sama saya, pokoknya biar saya senang dan tidak tegang untuk proses besok.. Makasih ya.. Chuuu~

Jual Gelang Kopi Bracelet Asli

Jual Gelang Kopi Bracelet Asli

Hari ke-13 (Hari-H)

Sel telur diperkirakan lepas dalam jangka waktu 36 jam setelah suntik ovidrel dan akan on the way dalam (kira-kira) 24 jam.. Karena saya disuntik Jumat pagi sekitar jam 10, maka inseminasi dilakukan Sabtu malam hari..

Kami diinstruksikan daftar di RSIA pukul 19.00 malam, jadi kami dari rumah sekitar jam 17.00 jaga-jaga macet pada malem mingguan.. Sampai RSIA langsung sholat maghrib karena sudah masuk waktu.. Selesai sholat, pas ditelpon oleh RSIA mengecek posisi saya saat itu (care banget deh, suka ♥).. Mengetahui saya sudah di mushola RSIA Muhammadiyah Taman Puring, saya disuruh langsung ke pendaftaran seusai sholat..

Pendaftaran dilakukan sekali saja (cukup efektif), seusai mendaftar akan mendapat formulir untuk dibawa ke laboratorium.. Dari laboratorium, terlebih dulu mendapat nota untuk dibayar di kasir.. Setelah menyerahkan bukti pembayaran, baru diambil sample sperma di laboratorium untuk kemudian dilakukan proses washing.. Ini adalah proses menyeleksi sperma yang bagus, yang jelek dieliminasi.. Saya baca di laporannya, volume sebelum dan sesudah washing berkurang separuh lebih.. Lumayan lama ternyata proses washing kira-kira satu setengah jam kami nongkrong di serambi RSIA sambil dinner sate padang.. ♡

Selesai proses washing kami diantar ke lantai 2 tepatnya di kamar bersalin (hari Sabtu poli kandungan penuh, tidak ada ruang kosong sehingga harus sewa kamar bersalin).. Pastikan tabung spermanya benar nama suami, supaya kelak kalau jadi anak beneran ga kaget, hahahaha.. Prosesnya tidak jauh berbeda dengan HSG atau hydrotubasi, sudah agak familiar dan tidak terlalu kaget.. Hanya saja, deg-deg-deg tetep saja..

Seperti biasa, jika sudah dalam kondisi seperti demikian, saya tidak bisa menangkap perkataan Dokter.. Hanya bisa doa kenceng.. Sakit euy tiap kali dimasukkan alat untuk membuka pintu rahim (katanya bentuknya seperti gunting).. Yang bisa saya dengar cuma “waduh, nutup lagi ini”.. Tapi Alhamdulillah pada akhirnya proses inseminasi berjalan lancar, katanya.. Saya masih belum bisa menangkap apa yang dikatakan Dokter.. Cuma bisa iya-iya dan makasih doank..

Setelah ikatan di kaki dilepas dan posisi saya berbaring normal, dan dokter serta perawat pergi, saya baru agak tenang.. Dan ngantuk.. Hehehe.. Dingin euy AC pas ada di samping atas badan saya, ditambah suasananya sepi banget tidak seperti di poli.. Saya diminta berbaring satu jam..

Karena sudah hampir ketiduran, akhirnya saya buka Smule.. Dapat dua lagu, lumayan.. Mumpung si Om juga ke bawah mengurus administrasi.. Bahahaha.. Tetep sempat yak..

Setelah sejam dan semua urusan beres, kami diperbolehkan pulang.. Ditawari oleh perawat apakah ingin pakai kursi roda? Saya hanya “hah? Ngapain?” Dikira sakit apaan lagi ntar.. Kami pun jalan kaki ke parkiran, kemudian sekitar pukul 10 pulang ke rumah, jalan pelan-pelan saja menghindari goncangan.. Namanya juga jaga-jaga.. Entah kenapa rasanya lemes semua badan saya, sampai rumah langsung sholat kemudian pules di kasur..

Hari ke-14

Saya tidak diinstruksikan untuk banyak-banyak istirahat atau pantangan sesuatu.. Jadi, hari Minggu si Om ngajakin nonton Apocalypse! Asiiik.. Hihihi.. Tapi, meskipun lancar-lancar saja, tetap rasanya badan saya lemes untuk perjalanan (Ragunan ke Soedirman), sepulang nonton saya tepar lagi..

Estimasi Biaya Inseminasi

Bagi yang berencana melakukan inseminasi, berikut yang sekiranya harus disiapkan..
1. Clomiphene Citrate 10 butir 》Rp 150.000,-
2. Gonal-F 75 IU empat dosis @ 700.000 》Rp 2.800.000,-
3. Ovidrel 》 Rp 800.000,-
4. Washing Sperma Rp 2.300.000,-
5. Tindakan inseminasi 》Rp 375.000
6. Kateter inseminasi 》Rp 125.000,-
7. Kamar Bersalin 》Rp 500.000,-

Biaya tersebut di luar biaya alat kesehatan (underpad, alkohol swap, dll), konsultasi dokter, biaya USG, biaya suntik perawat, dan biaya obat/vitamin lain menyesuaikan resep dokter masing-masing.. Dosis gonal-f juga berbeda-beda tergantung kondisi pasien, ada yang hanya tiga kali suntik saja.. Bahkan ada yang tidak pakai suntik gonal-f..

Jujur memang berat banget kalau dirasakan.. Dua tahun pertama saya pun galau dan baper ketika ditanya sudah isi belum? jahil banget yang tanya, rasanya pengen ngegampar.. Saya sempat trauma ketemu keluarga besar dan teman lama.. Terlebih jika memikirkan usia yang semakin bertambah, juga mengenai biaya yang telah dan harus dikeluarkan untuk program hamil.. Aaaaarrrgghh, bikin hati dan kepala cenat cenut..!

Tapi semakin ke sini, saya semakin sadar bahwa “jika ini kehendak Alloh, maka rezeki untuk ini insya Alloh akan selalu ada.. Dan sebenar-benarnya rezeki itu adalah yang terpakai, bukan yang tersimpan”.. Maka dari itu stop berpikir dan stop baper! Lepaskan saja, nikmati prosesnya, dan jangan lupa bahagia.. Hidup terlalu singkat dan terlalu berharga untuk dilewatkan dengan sedih-sedih dan galau-galau..

Cari kegiatan yang bisa mengalihkan pikiran, namun bermanfaat, dan tidak terlalu menguras tenaga (program mahal, harus dijaga donk mana tau jadi hamil kan).. Saya terbantu sekali dengan Smule ini, karena kebetulan saya cinta bingitsss sama musik.. Dari situ, saya pun dapat komunitas dan teman-teman baru.. Dan dari komunitas tersebut, saya dapat kesibukan (karena tiap minggu ada challenge solo, duet, grup, juga kadang ada meet up, dan yang pasti tiap hari selalu ramai di grup chatting).. Meskipun kebanyakan dari kami belum pernah bertatap muka secara langsung, tapi rasanya sudah seperti memiliki keluarga.. Moment seperti ini yang harus saya nikmati dengan maksimal selagi luang, sebelum nantinya punya kesibukan mengurus anak sehingga susah rekaman.. (thanks to: keluarga PIL Project love you all ♥)

Nah, bagi para pejuang rezeki yang lain, tetap semangat yak! Stay positive, nikmati prosesnya, dan jangan lupa bahagia.. ♡
[Nov Sabatini]

Yuk, baca juga artikel saya yang masi berhubungan dengan program hamil ini :

1. Berapa perkiraan biaya HSG dan tes hormon?

2. Tanya jawab dengan Spog seputar infertilitas

3. Pengobatan Alternatif Haji Sugeng Cilodong

4. Alternatif Program Hamil : Konsultasi Psikiater

Bertanya pada SPOG..

Bagian yang paling saya suka dari wisata ke SpOG adalah, membagikan ilmunya pada orang lain! Alhamdulillah, diberi kemampuan dan kesempatan berkunjung ke beberapa SpOG..

Berikut saya rangkumkan pertanyaan seputar infertilitas pada Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan (SpOG) berdasar pengalaman saya..

Dok, sebelumnya saya sudah pernah coba konsumsi vitamin E, asam folat, telur rebus sekali sehari, daging sekali sehari, eskrim sekali sehari, suami juga sudah minum Zink dan vitamin.. Kenapa ga hamil ya?

Buat anak kok coba-coba.. Belum jelas masalahnya apa, jadi tidak tahu apa solusinya.. Dicari dulu sebabnya apa tidak hamil-hamil, baru ketahuan obatnya apa.. (Dr. Tagor, RSIA Andhika, 2014)

Dok, saya suka kucing.. Di rumah punya 2, bahayakah?

Kucing itu tidak bahaya.. Yang berbahaya itu adalah makanan yang dihinggapi lalat, dimana sebelumnya lalat itu mampir dulu ke pup-nya kucing atau darimana kuman tokso itu berasal.. Jadi ga masalah punya kucing karena kalau kucing dipelihara apalagi kucing bagus pasti makanannya dijaga, kebersihannya diperhatikan, juga divaksin.. Yang masalah itu duduk di atas motor atau mobil kemudian “Bang, dua piring ya!”.. Ga jaminan makanannya sebelum sampai ke kamu tidak ada yang mampir mencicipi dulu (yang beterbangan itu loh).. Kuman tokso mati bila dipanaskan di suhu 80°C maka kalau masaknya bener (sampai mendidih) kumannya sudah mati berkali-kali.. Toksoplasma itu tidak bahaya, tidak menyebabkan sulit hamil.. Namun, akan jadi bahaya apabila sudah hamil karena bisa menyebabkan keguguran.. (Dr. Tagor, RSIA Andhika, 2014)

Kuman toksoplasma hanya bisa berkembang biak (meng-komplit-kan siklus hidupnya) di tubuh kucing.. Perjalanannya, masuk tubuh kucing berupa telur, lalu berkembang biak, dikeluarkan melalui pup kucing yang mengkontaminasi tanah & rumput.. Semua mamalia yang mengkonsumsi rumput atau apa pun yang telah terkontaminasi toksoplasma tersebut, akan tertular oleh toksoplasma.. Misal, tikus, sapi, kambing, bahkan manusia yang memakan hasil bumi dan daging yang tidak/kurang matang atau yang ceroboh tidak mencuci tangan sebelum makan, bisa tertular toksoplasma juga.. Di tubuh mamalia ini, toksoplasma hanya tidur dan tidak berbahaya (tidak ada gejala).. Namun dalam kondisi tertentu misal ada kehamilan akan jadi berbahaya karena akan berpotensi terjadi keguguran (kuman toksoplasma memakan inti sel termasuk sel telur yang sudah dibuahi) atau kecacatan pada janin ketika lahir.. (dikutip dari sebuah acara di Nat Geo Wild tentang parasit dan host, Maret 2016)

 

Dok, saya suka kopi.. Hampir setiap hari minimal satu gelas.. Apa bahaya?

Kopi itu minuman sehat, asalkan diminum dengan benar.. Nah bagaimana cara yang benar dalam minum kopi? Tanpa gula! (Glek! pait amat Dok..) Karena memang yang membuat tidak bagus bagi kesehatan itu adalah kebanyakan mengkonsumsi gula.. (Dr. Tagor, RSIA Andhika, 2014)

Seperti kita tau, salah satu penyebab PCOS (sel telur susah matang) itu karena kelebihan insulin sehingga menurunkan FSH.. Dari situlah asal desas-desus kalau orang gemuk susah hamil, karena biasanya obesitas sejalan dengan tingginya insulin dalam tubuh.. Maka dari itu salah satu terapi PCO adalah dengan glucophag yang mana obat yang sama bagi pemderita diabetes tipe 2.. Begitulah kiranya kesimpulan saya mengenai PCO dan gula, silakan googling untuk informasi lebih lengkap..

Kata Dr. Prima sih, boleh tapi jangan banyak-banyak.. Segala yang terlalu banyak itu tidak baik.. (Dr. Prima, RSIA Muh. Taman Puring, 2015)

Setelah minum obat penyubur, kenapa belum juga hamil?

Sebelumnya, obat penyubur itu banyak macamnya.. Salah satu yang paling sering dipakai adalah clomiphene citrate (merk : profertil, pinfertil, fensipros) ini pun dosisnya berbeda, diberikan sesuai keadaan tubuh dan hormon masing-masing individu.. Ada yang sehari 1x sampai 3x (masing-masing pil 50 mg).. Setelah minum, harus di USG lagi untuk mengecek seberapa efek obat terhadap sel telur.. Jika kurang akan ditingkatkan dosisnya, jika terlalu ngefek perlu dikurangi atau diganti obat lain (misal letrozol @2,5 mg)..

Bila dosis sudah sesuai, juga perlu dicek lagi berapa ukuran sel telurnya (kadang bisa lebih dari satu) jika melebihi ukuran tertentu (kurang tau berapa batasnya, katanya normalnya sih 1.8 sampai 2.2) perlu disuntik hormon pemecah (ovidrel) karena akan sulit pecah dengan alami.. Saya pernah ada yang ukuran 3.5 (satu di antara 5 yang matang, wow) kata dokter ga bisa pecah sendiri, harus disuntik.. Karena bila terlalu besar dan tidak lepas bisa berpotensi jadi kista.. Bulan depan, setelah dicek ternyata ada 2 yang tidak lepas, tapi yang berukuran lebih kecil ukuran 1.7 dan 1.9..

Sehingga, tidak aman minum penyubur tanpa konsultasi dengan Dokter Kandungan.. Perlu pemantauan rutin (hari kedua dan ke dua belas) agar tau betul perkembangannya..

Sel telur ada yang tidak lepas, itu nanti gimana Dok? Bisakah jadi sel telur ovulasi bulan berikutnya?

Bisa sih, tapi biasanya tidak terlalu bagus kualitasnya.. (Dr. Prima, RSIA Muh. Taman Puring, 2015)

Hormon FSH tinggi, artinya apa Dok?

Menandakan fungsi ovarium kurang bagus.. Biasanya FSH tinggi menjelang menopause, jadi seperti dikuras untuk menghasilkan sel telur.. Namun, hal itu perlu dites lagi, AmH-nya bila rendah berarti cadangan sel telurnya sedikit (salah satu indikator : jarang haid), bila AmH normal (salah satu indikator : haid teratur) mungkin FSH tinggi hanya temporary saja atau bisa kesalahan sewaktu tes hormon..

Kapan sebaiknya tes hormon?

Sebenarnya bisa dilakukan kapan saja, karena indikatornya terbagi beberapa fase seperti : fase menstruasi, fase ovulasi, dan beberapa lainnya (silakan googling lagi).. Namun, hormon ini mempunyai kecenderungan berfluktuasi, sehingga tes harus dilakukan pada saat yang tepat.. Umumnya tes hormon dilakukan pada hari kedua atau kelima haid..

HSG perlukah? Bagaimana tata cara?

Sudah pernah saya tulis di postingan sebelumnya.. Silakan capcusss ke sini..

Suntik Ovidrel apakah tepat 36 jam lepas?

Diharapkan lepas dalam 24 jam.. Sel telur setelah ovulasi bisa bertahan 24 jam untuk dibuahi.. (dr. Natsir Nugroho, RSIA Muh. Taman Puring, 2015)..

Hajar aja terus, setelah suntik berhubungan seminggu nonstop! (Dr. Prima, RSIA Muh. Taman Puring, 2015) “Horeee, asiiik!” LOL..

Bisa juga diselang seling, 12-24 jam setelah suntik berhubungan sekali, selang 24 jam diulang sekali, terakhir diulang lagi setelah jeda 24 jam kemudian.. Setelah itu minum penguat kandungan Utrogestan.. (Dr. Dewi, RSIA Muh. Taman Puring, 2016)

 

Waktu yang dibutuhkan sperma menuju tuba falopi berapa lama?

Sekitar 30 menit hingga satu jam.. Oleh karena itu, setelah selesai tiduran dulu, jangan langsung bangun.. (dr. Natsir Nugroho, RSIA Muh. Taman Puring, 2015)

Berapa lama sperma bisa bertahan di dalam rahim?

Sekitar 24 jam.. Jadi, sel telur ovulasi 24 jam, sperma bertahan juga 24 jam.. Kalau program hamil, sebaiknya hari pertama sebelum ovulasi, hari ovulasi, dan sehari setelah ovulasi wajib kumpul.. Hari lainnya sunah.. Untuk tau kapan ovulasi, cek suhu tubuh pakai termometer digital tiap bangun tidur (perhatikan tata caranya, silakan googling lagi untuk info lebih lanjut).. Selalu dicatat juga tiap bulannya.. Jadi ketika suhu tubuh turun dari rata-rata, folikel tengah bersiap melepaskan sel telur, sehari setelahnya terjadi ovulasi: suhu tubuh akan naik lebih dari rata-rata.. Hari wajibnya saat suhu turun, saat suhu naik, dan sehari setelah itu.. Kalau program anak kedua dst, bisa diatur jenis kelamin calon anak ingin apa.. Kalau ingin perempuan, kumpul sebelum atau sesudah ovulasi.. Kalau ingin laki-laki, harus pas saat ovulasi yang cuma 24 jam itu.. (dr. Natsir Nugroho, RSIA Muh. Taman Puring, 2015)

Dok, apa gejala adanya sariawan di rahim?

Salah satu gejala ada sariawan di mulut rahim adalah keputihan yang kental berwarna putih seperti susu/bubur.. Tidak gatal, dan tidak panas, namun biasanya berbau khas.. Faktor utama penyebabnya adalah kebersihan, misal penggunaan toilet umum, tidak mencuci tangan sebelum menyentuh area pribadi, menggunakan celana yang ketat sehingga area tersebut menjadi lembap, memakai celana dalam yang sama dalam jangka waktu lama (celana dalam harus diganti sehari 12 jam minimal 3x), penggunaan pembalut atau pantyliner dalam jangka waktu lama, dan faktor lainnya.. Pengobatan dilakukan dengan memberikan albothyl bisa dalam bentuk cair (dilakukan oleh dokter) atau tablet (dilakukan sendiri).. Keputihan normal tidak berwarna alias bening, dan muncul di saat tertentu saja misal saat masa subur.. (Dr. Prima, RSIA Muhammadiyah Taman Puring, 2016) *juga ditambah dari berbagai sumber*

Pemeriksaan terhadap suami, perlukah?

Jelas, donk! Kan bikinnya berdua.. Supaya adil, suami perlu dianalisis spermanya.. Faktor yang dipantau adalah : jumlah sperma, motilitas (keaktifan gerak), dan bentuk/anatomi.. Jika ditemukan ada yang tidak bagus pada indikator tersebut, bila perlu SpOG akan memberi rujukan pada Spesialis Andrologi untuk pemeriksaan lebih lanjut.. Dalam beberapa kasus, penyebab sperma kurang bagus adalah karena ada varikokel yaitu pelebaran pembuluh darah vena pada daerah buah zakar sehingga menghambat fungsi testis.. Penyebabnya antara lain penggunaan celana yang ketat, berada pada tempat bersuhu tinggi dalam waktu lama (termasuk kebiasaan berendam air panas yang intensitasnya sering), faktor keturunan, dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang dioksidasi tinggi (dibakar).. Namun, bila dirasa masih dalam batas wajar, SpOG cukup memberikan vitamin.. Tes berikutnya dilakukan untuk memantau perkembangan kualitas sperma.. (Dr. Tagor, RSIA Andhika, 2014) *juga ditambah dari berbagai sumber*

***

Setiap akan konsultasi ke SpOG, saya hampir selalu membawa tas gede berisi bekal nasi lengkap dengan sayur dan lauk, cemilan, buku bacaan, headset besar yang dilingkarkan di kepala, mp3 player, tak ketinggalan HP, tissue (basah dan kering) plus antis, dan terkadang membawa bantal kecil.. Buat jaga-jaga antrean lama, lapar, ngantuk, dan bosan.. Tapi, kata suami seperti persiapan tamasya.. LOL..

Closing words, entah kenapa saat diperiksa SpOG dan ternyata ditemukan sebuah masalah, saya justru lega.. Karena saya berpikir, lebih baik ditemukan masalah agar tau apa yang harus dilakukan untuk mengobatinya, daripada dinyatakan baik-baik saja tapi tetap merasa ada yang salah dan tidak tau salahnya dimana.. Apapun itu, syukuri apa yang ada, sebaik-baik rencana adalah rencana Alloh.. Hanya saja, terkadang kita belum tau kemana jalan akan membawa kita.. Karena itu, selalu berdoa agar diberi kekuatan untuk tetap bisa menempuh jalan yang dipilihkan Alloh..

Ada rahasia di balik rahasia, Insya Alloh semua ada hikmahnya..

[Nov Sabatini]

 

Yuk, baca artikel saya yang lain seputar program hamil :

1. Berapa sih perkiraan biaya inseminasi?

2. Pengalaman saya HSG

3. Pengobatan Alternatif Haji Sugeng Cilodong

4. Alternatif Program Hamil : Konsultasi Psikiater