Masa Remaja..

Pagi ini, saya berangkat ke kanto terlalu awal.. Padahal saya merasa rutinitas saya pagi ini biasa saja, sama seperti pagi-pagi yang lain.. Saya bahkan sempat mendengarkan musik selepas Subuh, kemudian bermain piano sebelum mandi..

Karena sudah tidak ada yang dirasa perlu untuk dikerjakan, maka berangkatlah saya dari rumah tepat saat jam di kamar saya (yang notabene lebih awal 15 menit) menunjukkan pukul 7.05 WIB.. Dan karena merasa hari ini terlalu dini, maka saya jalan (mmmh, sebenarnya sih naik motor.. Hehe) perlahan-lahan menuju ke kantor..

Di suatu titik di perjalanan saya, seorang remaja laki-laki berseragam putih abu-abu mendahului motor saya.. Dalam hati saya berkata “Wah, Mas-nya ini mepet banget tadi, hampir aja“..

Kemudian saya tiba-tiba berpikir lebih jauh.. Mas? Saya memanggilnya.. Terdengar ada yang mengganjal.. Karena ternyata dia sedang tergesa-gesa mengejar jam 7 untuk mencapai sekolahnya, sedangkan saya berjalan santai karena saya tahu tak akan saya melewatkan bel kantor pada jam 7.30 pagi ini..

Sudah setua inikah saya? :-(

Hati saya sedih.. Ingin rasanya tetap memanggil orang tadi dengan sebutan “Mas” meskipun pada kenyataannya saya tau bahwa tak mungkin saya lebih muda daripada dia..

Entah kenapa, di banyak kesempatan saya masih merasa seumuran dengan para remaja yang mengenakan seragam putih abu-abu.. Atau pun tidak, jika berpapasan dengan para mahasiswa saya akan masih berpikir bahwa tujuan kita sama “wah, mau ngampus juga tuh kayaknya Mbaknya“..

Bahkan saat salah seorang kenalan saya mengatakan bahwa saat itu dia sedang berulang tahun yang ke-18, saya dengan girangnya menimpali “Wah, kita sebaya donk??” dan sesaat kemudian hening sambil menghitung dalam hati, karena saya telah lulus kuliah sedangkan dia baru saja lulus SMA.. Hehe..

Miss this moment..

Masa-masa SMA.. Masa-masa remaja.. Bila sungguh-sungguh mengingatnya, saya akan menemukan begitu banyak kenangan indah yang terjadi bersama teman-teman yang alhamdulillah sampai saat ini masih sering bertemu meskipun terpisahkan jarak antar-kota..

Masa-masa kami kini, masa-masa yang lebih tenang dan dewasa.. Kami bergurau dan bersenang-senang dengan cara yang berbeda.. Masa-masa indah saat remaja itu boleh dibilang telah berakhir.. Namun, segera akan digantikan oleh masa-masa yang jauh lebih indah.. :)
***

Perjalanan ke kantor, 12-11-2012..

Advertisements

I ♥ Friday..

Seperti yang kita semua tahu, hari-hari datang silih berganti.. Bahkan hari yang lama kita nantikan, pasti akan tiba juga pada masanya.. Seperti yang sedang saya alami..

Saya telah berhitung semenjak hari Senin, dan selalu menghitung setiap harinya.. Mbak Siti (teman kantor) adalah saksi hidup..

Aaah, besok Selasa, kemudian Rabu pengajian, terus Kamis, abis itu Jumat deh.. Besoknya libuuuur..

Begitu kata saya, dan selalu saya ulang setiap harinya dalam perjalanan kami naik ke lantai 3 seusai menunaikan sholat Dzuhur.. Tak terasa, hari yang semula hanya dalam hitungan angan dan terasa lama, akhirnya datang juga.. Hari inilah, pungkasan hari kerja pada minggu ini.. Hari Jumat..

Entah kenapa kita semua, para pekerja, cinta hari Jumat.. Salah satu alasannya mungkin karena esok hari libur.. Tapi entah kenapa dulu semasa sekolah, saya tidak secinta ini dengan pungkasan hari masuk sekolah (bagi anak sekolah: Sabtu).. Salah satu alasannya mungkin karena tak mendapat uang saku, atau tak bisa bermain dengan teman-teman, atau karena harus mencuci sepatu sekolah, atau hmmm, alasan lainnya..

Dan pada hari ini pun, waktu terasa berlari.. Ketika sedang serius menggambar (buka bekerja malah menggambar, hehe) di layar monitor, saya dikejutkan oleh bunyi khas yang biasanya selalu dinantikan para karyawan : bel.. Waktunya istirahat..

Hari Jumat, tak terasa panjang.. Entah karena paginya dilewatkan dengan senam di kantor.. Atau  karena hati riang menyambut libur di depan mata.. Atau karena deadline tugas minggu ini yang membuat kita tak sempat menghitung menit-menit yang bahkan kita berharap akan melambat sejenak.. Atau karena kesibukan menyusun rencana akhir pekan yang super menyenangkan.. Atau justru karena atasan yang melakukan semua hal di atas sehingga keadaan terasa longgar dan diisi oleh angan-angan atau pekerjaan remeh temeh lainnya..

Beragam alasan yang membuat Hari Jumat terasa indah.. I ♥ Friday.. :)