Kalender 2014 (Cute Version)..

image

Melanjutkan sukses pada tahun lalu.. Dengan mengucap bismillah saya persembahkan kepada Anda sekalian, maha karya saya yang terbaru : kalender 2014 ^^

Isn’t it cute? Hope you like it.. :-D

Visit also my new post on youtube :
1. RAPUH
2. Unwell
3. Terlalu Manis
4. Ada Yang Hilang
5. What If

Advertisements

Dengan Bangga: Hasil Libur Panjang.. :)

Hyak! Libur panjang yang lama ditunggu-tunggu sambil sesekali (atau setiap hari?) menghitung hari pun di penghujung usai..

Libur tahun baru 1 Muharam 1434 Hijriyah hari Kamis (15-11-2012) yang memberikan bonus hari kejepit untuk cuti bersama tahun ini, menjadikan kami menikmati 4 hari berturut-turut libur panjang..

Apa yang Anda lakukan ketika liburan?

Tebak! Kami (saya dan teman-teman SMA) telah menyiapkan serentetan acara menyambut liburan kali ini.. Namun, terkadang terlalu banyak merencana membuat kita tidak bersemangat lagi dalam eksekusi.. Oleh karena keadaan dan hal-hal lain, rencana demi rencana gagal (atau minimal downgrade alias terlaksana namun tidak sesuai ekspektasi)..

Jadilah hari ini, di hari terakhir dari 4 hari libur yang berurutan, saya mencoba mengingat-ingat apa saja yang telah saya lakukan liburan kemarin ini ya? Berasa cepat sekali, tau-tau sudah hari Minggu aja & besok kembali pada rutinitas ngantor seperti yang sudah-sudah..

Jika dipikir-pikir, pertanyaan ini hampir sama dengan pertanyaan yang selalu saya ajukan pada diri saya sendiri setiap akhir bulan tiba kemana ya habisnya gajiku? Berasa tau-tau abis aja.. Hehe..

Dan back to topic, inilah potret yang saya ambil, sekedar untuk mengingatkan saya akan hasil liburan kali ini..

induk tas dan anak tas(?)

Berusaha memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang kreatif dan produktif.. Dengan catatan: ini sih bakalan jadi, jika dan hanya jika saya sedang tidak malas.. :)

I ♥ Friday..

Seperti yang kita semua tahu, hari-hari datang silih berganti.. Bahkan hari yang lama kita nantikan, pasti akan tiba juga pada masanya.. Seperti yang sedang saya alami..

Saya telah berhitung semenjak hari Senin, dan selalu menghitung setiap harinya.. Mbak Siti (teman kantor) adalah saksi hidup..

Aaah, besok Selasa, kemudian Rabu pengajian, terus Kamis, abis itu Jumat deh.. Besoknya libuuuur..

Begitu kata saya, dan selalu saya ulang setiap harinya dalam perjalanan kami naik ke lantai 3 seusai menunaikan sholat Dzuhur.. Tak terasa, hari yang semula hanya dalam hitungan angan dan terasa lama, akhirnya datang juga.. Hari inilah, pungkasan hari kerja pada minggu ini.. Hari Jumat..

Entah kenapa kita semua, para pekerja, cinta hari Jumat.. Salah satu alasannya mungkin karena esok hari libur.. Tapi entah kenapa dulu semasa sekolah, saya tidak secinta ini dengan pungkasan hari masuk sekolah (bagi anak sekolah: Sabtu).. Salah satu alasannya mungkin karena tak mendapat uang saku, atau tak bisa bermain dengan teman-teman, atau karena harus mencuci sepatu sekolah, atau hmmm, alasan lainnya..

Dan pada hari ini pun, waktu terasa berlari.. Ketika sedang serius menggambar (buka bekerja malah menggambar, hehe) di layar monitor, saya dikejutkan oleh bunyi khas yang biasanya selalu dinantikan para karyawan : bel.. Waktunya istirahat..

Hari Jumat, tak terasa panjang.. Entah karena paginya dilewatkan dengan senam di kantor.. Atau  karena hati riang menyambut libur di depan mata.. Atau karena deadline tugas minggu ini yang membuat kita tak sempat menghitung menit-menit yang bahkan kita berharap akan melambat sejenak.. Atau karena kesibukan menyusun rencana akhir pekan yang super menyenangkan.. Atau justru karena atasan yang melakukan semua hal di atas sehingga keadaan terasa longgar dan diisi oleh angan-angan atau pekerjaan remeh temeh lainnya..

Beragam alasan yang membuat Hari Jumat terasa indah.. I ♥ Friday.. :)

Mudik #2 : Kuil di Tuban..

Hiasan dashboard mobil

Postingan ini akan bercerita mengenai pengalaman saya bersama keluarga mudik ke Tuban, pada lebaran September tahun ini.. Ini tahun kedua saya beserta keluarga mudik dengan kendaraan pribadi.. ^o^

Tahun ini kami berangkat pada hari-H, yaitu hari Jumat.. Perjalanan sekitar 6 jam, dan saya full nyetir di depan.. Karena bertepatan dengan hari Jumat, maka di tengah jalan kami sempat singgah di sebuah masjid di daerah Padangan karena Ayah dan Adik beribadah Jumat.. Sementara itu, saya dan Ibu saya poto-poto.. ^^v

Makan siang dilakukan di dalam mobil, yaaa makan yg instant aja.. Oiya, jalanan dari Bojonegoro ke arah Tuban masih sangat jelek : bergelombang.. Oleh karena itu, kami berjalan sangat pelan di sini, soalnya takut as roda-nya putus atau garda-nya putus.. Mana di sekitar jalan masih tergolong sepi, kanan kiri cuman sawah yang membentang.. Bagus sih bagus buat dipandang, tapi kalo kenapa-kenapa kan susah cari bantuannya.. Kami sempat melihat mobil lain yang as-nya putus, nah lho, bengkel terdekat entah berapa kilometer tu.. Untungnya, banyak mobil yang berseliweran karena jalan itu adalah jalan utama penghubung kota, jadi gak “sepi” alias masih ada “teman”nya.. hehe.. (masukan buat pemerintah : jalannya diperbaiki donk, biar rata, kan jadi lebih aman buat pengendara)..

Singkat kata, kami sampai di Tuban sudah menjelang sore.. Kegiatan rutin di sana, yaa keliling ke tempat tetangga dan saudara berhubung hari itu udah idul fitri.. Selain itu, gak ada kegiatan yang rutin sih.. Saya sampai sempat bosan di sana.. Habisnyaaa,,, sodara yang seumuran cuman satu, itu juga di lain lokasi (tapi masih di Tuban), selain itu sodara yang lain masih precil-precil.. Saya cari kesibukan sendiri, mulai dari nyapu, memberi makan kambing, ngenet, nonton filem, sampai gak ada ide lagi mau ngapain..

Akhirnya saya “mengadu” (baca: ngajak jalan-jalan, hehe) pada ibu saya.. Kemana kek.. Maklum, saya buta Tuban, jadi saya ngajak Ibuk yang orang Tuban, supaya ada petunjuk arahnya.. Hihihihi..

Jadilah, sore itu kami ke pantai dan ke kuil.. Di Tuban ada sebuah kuil yang besar dan terkenal.. Saking terkenalnya, saya lupa nama kuil itu apa(??)

Kebetulan waktu itu sedang ada ‘keramaian’ di kuil itu.. Bisa untuk foto-foto deh.. Tapi ternyata Ibuk saya yang semangat & narsis.. Katanya baru sekali ini masuk kuil itu.. Wewww padahal Ibu saya kan sejak kecil lahir & besar di sana.. Hmmm.. -_-”

Kuil itu di dalamnya bagus banget, besar, dan ada jembatan kayak rumah-rumah di Cina.. Bagus banget buat poto-poto.. Banyak juga wisatawan atau jemaat yang ke sana untuk tujuan ‘berwisata’..

Karena tidak tau nama kuil itu, saya beri ciri-cirinya aja ya : terletak di pinggir pantai, ada patung kepiting di atas gapura masuknya..

Hahahaha, sama sekali gak menolong ya? ^^” ya nanti kalau ke Tuban, tanya aja sama orang-orang, pasti tau dimana kuil itu.. Gampang kog nemuinnya, secara Tuban itu kotanya gak terlalu besar juga.. Gambar bangunan di dalam kuil tersebut bisa dilihat pada gambar yang sudah saya sertakan dalam blog ini, semoga dapat menjadi salah satu referensi wisasta Anda.. (loh??)

Kuil yang ada kepiting di atasnya

Setelah puas foto-foto di dalam kuil, selanjutnya kami mau pulang (soalnya udah sering ke pantai).. Tapi begitu keluar kuil itu, wuaaaaaaa langitnya buagus buanget.. Langit senja..

Padahal pas berangkat tadi ragu-ragu dikiranya mau ujan, soalnya mendung.. Tapi ternyata moment-nya perfect banget, emang kita berdua ditakdirkan buat foto-foto.. Hahahahaha..

Pantai dengan senja yang sempurna

Nah, ini dia pantai yang akhirnya saya foto karena langit senjanya bener-bener bagus.. Di foto sih cuman seperti ini tapi aslinya bagus banget,, maklum yang moto gak profesional..

Selanjutnya, karena udah maghrib, saya dan Ibu saya pulang ke rumah nenek saya dengan perasaan gembira(??)

Singkat cerita, kami pulang ke Solo pada H+3 karena masih ada acara lain di Solo yang menanti kami.. Padat-padatnya arus balik tuh.. Kalau tau kemaren kami kejebak macet cuman di daerah Masaran saja, tapi kali ini macet udah mulai kerasa bahkan sebelum kami masuk kota Sragen..

suasana arus balik mudik

Macetny dari sebelum masuk Sragen sampai pertigaan Solo-Tawangmangu.. Wew..

Walhasil, kami baru sampai rumah jam 18.30an.. Padahal berangkat dari Tuban sekitar jam 10.30an lho..

Tapi, conclussion dari semua itu adalah : mudik itu seru! Satu mobil kecil bareng keluarga kecil.. :)

(meskipun lampu retting mati pas di tengah-tengah jalan, disusul wiper mobil yang macet padahal ujan deres.. Hihihihi, alhamdulillah deh, masih untung mobilnya bisa jalan & penumpangnya semuanya selamat sapai rumah)

Bosan…

Hari Jumat adalah hari libur untuk TI 07, karena emang gak ada kuliah.. Sebelum-sebelumnya memang hari Jumat ini sengaja diperuntukkan bagi praktikum Perancangan Teknik Industri yang berisi simulasi bisnis menggunakan software.. Lalu setengah semester sudah berlalu, dan praktikum itu usai sudah.. huaaahaa.. (tiba-tiba terharu)

Dilanjut dengan laporan, yang sekarang juga terlewati sudah (lengkap nian perjuangan kami).. Sekarang, tiap Jumat kami libur, atau lebih tepatnya : “saya” karena sepertinya hampir setiap Jumat teman-teman 07 yang lain masih pada riwut ngampus.. Saya sendiri heran, apa yang mereka riwut-kan di kampus itu, padahal saya sampai setengah hidup kebosanan di rumah.. Betapa kontrasnya idup ini.. -_-”

bosan

Entah kenapa, saya merasa gak ada kerjaan.. Padahal kalau mau dirinci, masih ada laporan PTLF, seminar kewirausahaan, panitia wisuda, kunjungan laboratorium sistem produksi, tugas ilmu sosial budaya, dan seabrek-abrek tugas lain yang sepertinya mendadak menjadi “kasat mata” bagi saya.. hehe.. ^^v

Sudah dari minggu kemarin saya rajin sekali menjadi gadis rumahan.. Apalagi minggu kemarin kamisnya tanggal merah, lengkap sudah, 4 hari berturut-turut ublek sendiri di rumah, gak pakai kemana-mana.. Kalau diingat-ingat lagi sekarang, saya sendiri heran, ngapain aja ya kemarin 4 hari itu saya di rumah?? Tapi sudahlah, kemarin sudah berlalu.. Yang jadi masalah adalah sekarang : baru 1 hari di rumah, saya udah migrain sana sini! hiks..

Mungkin saking gak ada kerjaannya ya? Tiduuur mulu jadinya.. Begitu bangun, kepala sebelah kanan sakit sekali rasanya, senut senut.. Setelah makan, mandi, nonton TV, dan online (kegiatan selama liburan), saya lalu menyadari “kog kegiatan saya ini ini aja ya??”

Sayang sekali kan idup dilewatkan dengan makan, tidur, nonton TV, online, lalu tidur lagi, makan lagi, dan begitu seterusnya.. Apalagi online juga sudah mulai bosan.. Akhirnya saya memutuskan untuk TIDUR LAGI!! wakakkakaka.. Walhasil, bangun-bangun, kepala yang kiri gantian senut senut..

Terpikir mau hunting foto aja, tapi sorenya ternyata mendung, yasudah akhirnya kembali tidur (hiihi dasarnya kebo sihh).. Hingga saat hari telah gelap, saya menyadari satu hal : “kebosanan lama-lama bisa membunuhmu!” wuihh ngeri banget kata-kata mutiaranya!

ciri-ciri orang kurang kerjaan

Tapi emang bener sih,, rasanya jadi frustasi, pengen triak-triak, pengen jedug2ke kepala (karena migrainnya gak ilang-ilang seharian hiks..), pengen kabur, pengen dolan ke tempat yg belum pernah dikunjungi, pengen keluar kota, pengen cari cowo (loh? gak ada hubungannya ^^v), pengen gigit orang, dan masih banyak kepinginan-kepinginan yg aneh lainnya..

Segera saja, saya utarakan keinginan dan keluh kesah saya pada ibuk :

Buk, pengen kawin!

(gubrak!! gak ada hubungannya.. hehe)

dan tarra!!

Ibuk pun dengan penuh pengertian memberi saya sesuatu.. Apakah itu? Ternyata sebuah sikat! Dalam kebingungan, saya bertanya-tanya apakah ini pertanda….

Bantu nguras kolah ya!

Doenk! Ternyata saya menyadari bahwa keanehan saya ini adalah sebuah turunan dari ibu saya.. T_T

Yasudah, daripada stress sendiri, akhirnya saya nguras kolah (Bahasa Indonesianya apa yak?? menguras kamar mandi? hmmm, nilai bahasa Indonesia perlu dipertanyakan ini.. -_-) deh.. Ehh, ternyata menguras kolah itu asyik juga yak! (apakah ini salah satu keanehan saya?)

Bagaikan anak kecil yang dapet mainan baru, saya asyik menguras kolah sambil bermain air di bak mandi (nyemplung, red).. Pokoknya, setelah selesai nguras kolah, saya jadi merasakan dua hal positif, yaitu :

1. Kepuasan tersendiri karena kolah bersih

2. Kebosanan sedikit terobati

Hohoho, bagi teman-teman yang mengalami kebosanan serupa dengan saya dan sudah menunjukkan gejala seperti yang saya sebutkan di atas, saya merekomendasikan untuk NGURAS KOLAH dan teman-teman akan rasakan sendiri ‘sensasi’nya.. hihihihi..

NB :

dengan statement yang saya tulis di atas, bukan berarti saya mendeklarasikan diri sebagai ‘tukang penguras kolah panggilan’.. hoo..