Back to School.. #2

Back to school!

Slogan iklan atribut perlengkapan sekolah yang sering muncul di tivi-tivi setiap pergantian tahun ajaran baru.. Dulu, semasa saya masih berstatus sebagai siswa, eneg rasanya mendengar kalimat tersebut.. Membayangkan jam pelajaran yang membosankan, tugas dan PR yang banyak, ulangan yang bejibun, dan serentetan kegiatan belajar mengajar yang mengantre setahun ke depan..

Setelah sekian lama melepas status tersebut, ternyata sekarang senang rasanya mendapati diri saya dan teman-teman berada sekolah.. Seperti menjadi siswa lagi.. Back to school! Kangen.. Dari kebersamaan bersama teman-teman hingga remidi ujian kenaikan kelas..

Berbagai perasaan dapat tiba-tiba hadir saat berada di sekolah yang telah lama kami tinggalkan itu.. Senang, masih diberi kesempatan berkunjung.. Haru, mengenang semua perjuangan yang pernah kami lalui bersama.. Sedih, menyadari bahwa semua sudut tak lagi sama, menyadarkan usia tak lagi muda.. Semua perubahan yang terjadi mengingatkan kami bahwa kehidupan terus berjalan..

Jika kamu terus hidup dalam kenangan, semua yang dulu kamu kenal pelan-pelan akan meninggalkan kamu sendiri, tanpa kamu sadari..

Saatnya beranjak.. Keep moving and keep fighting! ;- )

40693076ef4011e2800122000a1fbf61_7

Satu yang kami temukan belum berubah dari kunjungan kami sore itu : pohon beringin tua di halaman depan sekolah..

Advertisements

Masa Remaja..

Pagi ini, saya berangkat ke kanto terlalu awal.. Padahal saya merasa rutinitas saya pagi ini biasa saja, sama seperti pagi-pagi yang lain.. Saya bahkan sempat mendengarkan musik selepas Subuh, kemudian bermain piano sebelum mandi..

Karena sudah tidak ada yang dirasa perlu untuk dikerjakan, maka berangkatlah saya dari rumah tepat saat jam di kamar saya (yang notabene lebih awal 15 menit) menunjukkan pukul 7.05 WIB.. Dan karena merasa hari ini terlalu dini, maka saya jalan (mmmh, sebenarnya sih naik motor.. Hehe) perlahan-lahan menuju ke kantor..

Di suatu titik di perjalanan saya, seorang remaja laki-laki berseragam putih abu-abu mendahului motor saya.. Dalam hati saya berkata “Wah, Mas-nya ini mepet banget tadi, hampir aja“..

Kemudian saya tiba-tiba berpikir lebih jauh.. Mas? Saya memanggilnya.. Terdengar ada yang mengganjal.. Karena ternyata dia sedang tergesa-gesa mengejar jam 7 untuk mencapai sekolahnya, sedangkan saya berjalan santai karena saya tahu tak akan saya melewatkan bel kantor pada jam 7.30 pagi ini..

Sudah setua inikah saya? :-(

Hati saya sedih.. Ingin rasanya tetap memanggil orang tadi dengan sebutan “Mas” meskipun pada kenyataannya saya tau bahwa tak mungkin saya lebih muda daripada dia..

Entah kenapa, di banyak kesempatan saya masih merasa seumuran dengan para remaja yang mengenakan seragam putih abu-abu.. Atau pun tidak, jika berpapasan dengan para mahasiswa saya akan masih berpikir bahwa tujuan kita sama “wah, mau ngampus juga tuh kayaknya Mbaknya“..

Bahkan saat salah seorang kenalan saya mengatakan bahwa saat itu dia sedang berulang tahun yang ke-18, saya dengan girangnya menimpali “Wah, kita sebaya donk??” dan sesaat kemudian hening sambil menghitung dalam hati, karena saya telah lulus kuliah sedangkan dia baru saja lulus SMA.. Hehe..

Miss this moment..

Masa-masa SMA.. Masa-masa remaja.. Bila sungguh-sungguh mengingatnya, saya akan menemukan begitu banyak kenangan indah yang terjadi bersama teman-teman yang alhamdulillah sampai saat ini masih sering bertemu meskipun terpisahkan jarak antar-kota..

Masa-masa kami kini, masa-masa yang lebih tenang dan dewasa.. Kami bergurau dan bersenang-senang dengan cara yang berbeda.. Masa-masa indah saat remaja itu boleh dibilang telah berakhir.. Namun, segera akan digantikan oleh masa-masa yang jauh lebih indah.. :)
***

Perjalanan ke kantor, 12-11-2012..

Sepotong Kisah Masa Lalu : Ganjil..

Kemarin saya mengalami sebuah perasaan yang aneh.. Tapi seringkali saya rasakan.. Segala kesibukan kampus membuat saya rasanya ingin ‘lari’..

Moment With You Guys..

Mungkin saking penatnya tiba-tiba saya ingin pergi ke suatu tempat, yang entah benar-benar ada atau hanya dalam khayalan saya saja..

Sebuah tempat yang rasa-rasanya saya pernah berada di sana oleh suatu acara TV yang entah kapan pernah saya tonton.. Dan apakah saya benar-benar pernah menontonnya pun saya juga tidak yakin..

Atau mungkin bisa lebih tepat jika saya katakan bahwa saya merindukan sebuah suasana.. Yang entah kapan pernah saya rasakan, tapi kali ini saya yakin pernah mengalami suasana ini..

Tlatar, Januari 2011..

Seyakin saya pernah mengalami masa-masa sewaktu saya kecil, atau masa-masa saya duduk di salah satu Sekolah Dasar di desa saya, atau masa-masa saya tidak percaya bisa sekolah di sebuah Sekolah Menengah Pertama di Solo, atau masa-masa yang sangat menyenangkan sewaktu Sekolah Menengah Atas, atau masa-masa canggung awal kuliah dulu..

Mungkin saya merindukan masing masing sepotong suasana dari setiap masa yang pernah saya punya.. Saya sendiri juga tidak mengerti apa yang sebenarnya saya rasakan..

Saya jadi berpikir, betapa setiap detik dari waktu yang kita punya sangat berharga.. Bukan hanya karena nanti akan kita pertanggungjawabkan, tapi juga karena kita tak bisa mengulangnya lagi suatu hari nanti..

It was almost 24 years ago..

Meskipun hanya sekedar untuk merasakan kembali, bahwa kita pernah merasakan masa-masa indah sewaktu bisa bermanja pada orangtua, atau bermain bersama teman-teman SD, atau sewaktu bersusah payah naik bus sepulang dari SMP, atau ketika bersenang senang bersama teman-teman SMA, atau saat tidak ada kerjaan di kampus pada waktu awal2 kuliah, bahkan saat pulang malam setelah praktikum..

Nikmatilah sebaik-baiknya apa yang kita punyai saat ini.. Karena bukan tak mungkin kita akan merindukannya kelak.. Entah itu suasana, atau seseorang yang pernah ada dalam hidup kita..

18 Juni 2009 12:34